Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Varian Omicron Meningkat di Jabodetabek, Luhut: Ini Teater Perang Sesungguhnya

Kompas.com - 21/01/2022, 10:47 WIB
Ade Miranti Karunia,
Erlangga Djumena

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, hingga saat ini angka kematian akibat virus varian Omicron masih tetap terjaga meskipun terjadi peningkatan kasus.

Luhut bilang, kasus saat ini sebagian besar terjadi di daerah Jabodetabek yang capaian vaksinasi dosis 1 dan 2-nya sudah tinggi. Untuk itu vaksinasi booster harus segera dikejar di daerah Jabodetabek.

Hal tersebut ia sampaikan ketika memimpin Rapat Koordinasi Evaluasi PPKM Jawa-Bali bersama seluruh Gubernur Jawa dan Bali dan Forkimpimda, sebagai tindak lanjut mengantisipasi gelombang varian Omicron yang sedang mewabah saat ini, pada Kamis (20/1/2022) kemarin.

Baca juga: Luhut Cerita Yayasan Bill Gates dan Rockefeller Surati Jokowi, Ada Apa?

"Hari ini teater perang sesungguhnya akibat peningkatan kasus terjadi di wilayah Jabodetabek, untuk itu saya minta Provinsi DKI, Banten, dan Jawa Barat agar segera mengakselerasi vaksinasi booster," ujarnya melalui keterangan pers tertulisnya, Jumat (21/1/2022).

Hal itu mengingat Jabodetabek adalah pusat mobilitas, penyebaran kasus ke provinsi lain dapat terjadi dengan lebih cepat. Meski belum terjadi peningkatan signfikan di provinsi lain, namun Luhut yang juga Koordinator Penanganan PPKM wilayah Jawa dan Bali ini mengingatkan agar daerah di luar Pulau Jawa tetap waspada.

"Upaya flattening the curve atau memperlandai kenaikan kasus positif, harus dilakukan untuk mengurangi beban sistem kesehatan. Kuncinya adalah penegakan protokol kesehatan dan akselerasi vaksinasi di tiap daerah," ucapnya.

Terkait dengan jemaah umrah di tengah penyebaran varian Omicron, dirinya ingin memastikan agar perjalanan para jemaah dapat berjalan dengan lancar dan aman. Maka dari itu, Menko Luhut meminta kepada Kemenag, Kemenkes, dan BNPB untuk dapat mempersiapkan keberangkatan dan kedatangan jemaah sebaik mungkin dengan mengatur arusnya supaya tidak terjadi penumpukan.

"Saya minta kapasitas dan kelayakan hotel serta Wisma Haji dapat dipastikan dengan baik, diatur kedatangan antar kloter agar tidak terjadi penumpukan," perintah Luhut.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menambahkan bahwa saat ini kasus terbanyak ada di DKI Jakarta dan segera akan menyebar ke daerah di sekitarnya. "Saat ini kita harus kembali meningkatkan testing dan tracing untuk mengetahui penyebaran yang terjadi di sekitar kita dan terus meningkatkan vaksinasi," ungkap Budi.

Baca juga: Kasus Omicron Terus Bertambah, Luhut: Kalau Masih Mau Hidup Silakan Ikuti Imbauan...

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com