Kompas.com - 21/01/2022, 21:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (GIMNI) angkat bicara soal dugaan kartel terkait naiknya harga minyak goreng. Direktur Eksekutif GIMNI Sahat Sinaga menampik adanya dugaan kartel minyak goreng.

“Tidak benar (adanya dugaan kartel minyak goreng),” ujar Sahat saat dihubungi, Jumat (21/1/2022).

Sahat mengatakan, GIMNI telah bertemu dengan KPPU untuk menjelaskan mahalnya harga minyak goreng pada 18 Januari lalu. Sahat menerangkan, sawit adalah salah satu bagian dari pergerakan minyak nabati dunia (17 jenis Oils & Fats). Produksi sawit Indonesia lebih banyak dipakai di pasar luar negeri (65 persen) dibanding pasar dalam negeri (35 persen).

Pasar dalam negeri sawit untuk makanan; oleochem (kosmetik, sabun dll) dan biodiesel. Jadi penjualan sawit Indonesia masih berkiblat ke luar negeri, maka harga CPO dipasar domestik sangat dipengaruhi gejolak pasar oils & fats global.

Baca juga: Stok Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter Kosong, Ini Kata Alfamart dan Indomaret

Sahat mengatakan, saat ini di pasar global suplai lebih rendah dari permintaan. Hukum ekonomi berlaku, maka harga meroket.

“Dan beruntung Indonesia cuaca di tahun 2021 lalu tidak begitu buruk, dan produksi CPO + CPKO bisa mencapai 51,3 juta ton,” terang Sahat.

Sahat mengatakan, pelaku bisnis sawit Indonesia, semua mengacu pada harga harian CPO yang ditetapkan oleh PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (PT KPBN) yang merupakan unit usaha milik PTPN (BUMN). Harga CPO harian yang dikeluarkan KPBN merupakan KPBN ex Dumai dan mengacu pada harga di pasar internasional.

“Demikian informasi yang dapat saya sampaikan dan itulah kondisi yang ada di lapangan,” ucap Sahat.

Lebih lanjut, Sahat menyebutkan, kini dengan harga CPO yang meroket di level Rp 15.150 per kilogram ex Dumai dan harga jual ke pasar Rp 14.000 per liter, maka semua pihak akan mengalami "sharing the pain".

Baca juga: Ini Hotline Pengaduan Penjualan Minyak Goreng di Atas Rp 14.000 Per Liter

Oleh karena itu selisih harga pasar dengan harga produksi yang demikian besar akan ditanggung pemerintah, melalui Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP-KS).

Halaman:


Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kereta Api Pertama di Sulawesi Selatan, Jalur Maros-Barru Ditargetkan Beroperasi Oktober 2022

Kereta Api Pertama di Sulawesi Selatan, Jalur Maros-Barru Ditargetkan Beroperasi Oktober 2022

Whats New
Forum B20 Indonesia, Kadin Soroti Permasalahan Pendidikan di Era Digital

Forum B20 Indonesia, Kadin Soroti Permasalahan Pendidikan di Era Digital

Whats New
Kekuatan UKM Lokal dalam Menghidupi Wisata dan Masyarakat Lokal

Kekuatan UKM Lokal dalam Menghidupi Wisata dan Masyarakat Lokal

Smartpreneur
BCA Raih Penghargaan “The Best Overall Big Caps” dari IICD

BCA Raih Penghargaan “The Best Overall Big Caps” dari IICD

Whats New
RUPST PGN 2022 Setujui Deviden 67,8 Persen dari Laba Bersih 2021

RUPST PGN 2022 Setujui Deviden 67,8 Persen dari Laba Bersih 2021

Whats New
Antisipasi Kecelakaan, Tempat Wisata Diminta Sediakan Tempat Istirahat Sopir Bus yang Memadai

Antisipasi Kecelakaan, Tempat Wisata Diminta Sediakan Tempat Istirahat Sopir Bus yang Memadai

Whats New
Kala Jokowi Bandingkan Harga BBM dan Beras di Indonesia dengan Negara Lain

Kala Jokowi Bandingkan Harga BBM dan Beras di Indonesia dengan Negara Lain

Whats New
Perlunya Menciptakan Personal Branding agar Karier Cemerlang

Perlunya Menciptakan Personal Branding agar Karier Cemerlang

Earn Smart
Biografi Pablo Escobar, Bos Kartel Narkoba Terkaya Dunia

Biografi Pablo Escobar, Bos Kartel Narkoba Terkaya Dunia

Whats New
Pascainsiden Kecelakaan Kerja, PGN Jamin Layanan Gas Bumi di Medan Aman

Pascainsiden Kecelakaan Kerja, PGN Jamin Layanan Gas Bumi di Medan Aman

Rilis
Harum Energy (HRUM) Bakal Stock Split Saham dengan Ratio 1:5, Cek Jadwalnya

Harum Energy (HRUM) Bakal Stock Split Saham dengan Ratio 1:5, Cek Jadwalnya

Earn Smart
Cara Bayar PBB di ATM BRI dan Brimo dengan BRIVA

Cara Bayar PBB di ATM BRI dan Brimo dengan BRIVA

Spend Smart
Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Spend Smart
CIMB Niaga Finance Gelar Pameran Virtual,  Sasar Pertumbuhan Pembiayaan 2 Kali Lipat

CIMB Niaga Finance Gelar Pameran Virtual, Sasar Pertumbuhan Pembiayaan 2 Kali Lipat

Whats New
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 2.000 Per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 2.000 Per Gram

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.