Ini Tingkat Imbalan Sukuk Negara yang Akan Dilelang Besok

Kompas.com - 24/01/2022, 18:01 WIB
Penulis Yoga Sukmana
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah masih terus mencari dana segar lewat lelang surat berharga negara. Rencananya, Selasa (25/1/2022), pemerintah bakal kembali melelang 6 seri Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk negara.

Berdasarkan siaran pers Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR), Kementerian Keuangan (Kemenkeu), yang dikutip Kompas.com, Senin (24/1/2022), pemerintah menetapkan target indikatif lelang sukuk negara sebesar Rp 11 trilun.

"Seri SBSN yang akan dilelang adalah seri SPN-S (Surat Perbendaharaan Negara - Syariah) dan PBS (Project Based Sukuk) untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2021," tulis DJPPR.

Adapun keenam seri sukuk negara yang akan dilelang pekan depan yaitu SPN-S 12072022 (reopening), PBS031 (reopening), PBS032 (reopening), PBS030 (reopening), PBS029 (reopening), dan PBS033 (reopening).

Baca juga: Sri Mulyani: Enggak Mungkin Saya Sembunyikan Utang..

Sementara itu, imbalan yang ditawarkan yaitu SPN-S 12072022 (diskonto), PBS031 (4 persen), PBS032 (4,87 persen), PBS030 (5,87 persen), PBS029 (6,37 persen), dan PBS033 (6,75 persen).

Tanggal jatuh temponya mulai 12 Juli 2022 hingga yang paling lama 15 Juni 2047.

Lelang akan dilaksanakan dengan menggunakan sistem pelelangan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia sebagai agen lelang SBSN.

Lelang bersifat terbuka dan menggunakan metode harga beragam. Semua pihak, baik investor individu maupun institusi, dapat menyampaikan penawaran pembelian dalam lelang.

Namun dalam pelaksanaannya, penyampaian penawaran pembelian harus melalui peserta lelang yang telah mendapat persetujuan dari Kementerian Keuangan.

Baca juga: Mengenal Status Tenaga Honorer yang Akan Dihapus mulai 2023

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.