Salurkan Kredit ke Sektor Prioritas, Bank Akan Dapat Insentif

Kompas.com - 27/01/2022, 14:51 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Indonesia (BI) akan memberikan insentif kepada perbankan yang menyalurkan kredit ke sektor-sektor prioritas. Insentif ini mulai diberikan pada Maret 2022.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan, insentif yang diberikan berupa pengurangan Giro Wajib Minimum (GWM) harian sampai 100 basis poin (bps).

Insentif diberikan untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional namun tetap menjaga stabilitas sistem keuangan (SSK).

"Kami memutuskan untuk memberikan insentif ke perbankan yang menyalurkan kredit ke sektor prioritas. Kami berikan insentif (berupa) penurunan GWM bagi bank-bank," kata Perry dalam Rapat Kerja Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) bersama Komisi XI DPR RI, Kamis (27/1/2022).

Baca juga: Transaksi Belanja di Malaysia dan Thailand Bisa Pakai QRIS

Perry mengungkapkan, bank sentral sudah menyisir ada sekitar 30 sektor prioritas yang bisa didukung dengan penyaluran kredit.

Insentif diberikan bersamaan dengan kenaikan GWM rupiah, baik di bank umum konvensional maupun bank syariah mulai 1 Maret 2021 secara bertahap. Di samping itu, BI juga mengimplementasikan RPIM sesuai expertise dan kemampuan perbankan.

"Kami menyampaikan supaya perbankan bisa mengantisipasi. Kemudian memperkirakan (penyaluran kredit), dan memasukkan dalam langkah-langkah mereka," jelas Perry.

Sebagai informasi, kenaikan GWM rupiah di bank-bank merupakan salah satu kebijakan pengurangan likuiditas. Walau demikian, BI memastikan kebijakan ini tidak mengganggu kegiatan perbankan dalam penyaluran kredit ataupun pembelian Surat Berharga Negara (SBN).

Baca juga: Omicron Melonjak, Sri Mulyani: Ini Akan Jadi Perhatian agar Tak Pengaruhi Pemulihan Ekonomi

Adapun tahapan dalam kenaikan secara bertahap Giro Wajib Minimum rupiah untuk bank umum konvensional yang saat ini 3,5 persen sebagai berikut:

1. Kenaikan 150 bps sehingga menjadi 5 persen dengan pemenuhan secara harian sebesar 1 persen dan secara rata-rata sebesar 4 persen yang berlaku 1 Maret 2022.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.