Pemerintah Bakal Tarik Utang Rp 25 Triliun Pekan Ini

Kompas.com - 31/01/2022, 10:15 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah berencana menarik utang dengan melakukan lelang Surat Utang Negara (SUN) dalam mata uang rupiah pada Rabu, (2/2/2022) pukul 09.00 WIB. Target indikatifnya mencapai Rp 25 triliun sementara target maksimal Rp 37,5 triliun.

Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan mengungkapkan, lelang dibuka mulai pukul 09.00 WIB dan ditutup pukul 11.00 WIB. Tanggal Setelmen ditetapkan pada Jumat, 4 Februari 2022.

"Pelaksanaan lelang dilakukan berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 168/PMK 08/2019 tentang Lelang Surat Utang Negara di Pasar Perdana Domestik dan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 38/PMK.02/2020," sebut DJPPR, Senin (31/1/2022).

Baca juga: Simak Kurs Rupiah Hari Ini di BRI hingga BCA

Dalam lelang kali ini, ada 7 jenis seri yang dirilis dengan tanggal jatuh tempo berbeda-beda. Seri tersebut, yakni SPN03220505, SPN12230203, FR0090, FR0091, FR0093, FR0092, dan FR0089. Masing-masing tanggal jatuh temponya yaitu 5 Mei 2022, 3 Februari 2023, 15 April 2027, 15 April 2032, 15 Juli 2037, 15 Juni 2042, dan 15 Agustus 2051.

Adapun besaran kupon untuk SPN03220505 dan SPN12230203 adalah diskonto. Sementara kupon masing-masing seri FR, yakni FR0090 adalah 5,12 persen; FR0091 sebesar 6,37 persen; FR0093 sebesar 6,37 persen; FR0092 adalah 7,12 persen; dan FR0089 sebesar 6,87 persen.

Alokasi pembelian non kompetitif untuk seri SPN03220505 dan SPN12230203 maksimal 50 persen dari yang dimenangkan. Sementara seri lainnya maksimal 30 persen dari yang dimenangkan.

"Penjualan SUN tersebut akan dilaksanakan dengan menggunakan sistem pelelangan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia," beber DJPPR.

Baca juga: Tak Sembarang Orang Bisa Jadi Mitra Grab, Berikut Syarat dan Tahapan Seleksinya

Peserta lelang SUN sendiri terdiri dari dealer utama, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), dan Bank Indonesia (BI). Dealer utama yang dimaksud, ialah Citibank N.A., Deutsche Bank AG, PT Bank HSBC Indonesia, PT Bank Central Asia, Tbk., PT Bank Danamon Indonesia, Tbk., dan PT Bank Maybank Indonesia, Tbk.

Selain itu ada dealer PT Bank Mandiri (Persero), Tbk., PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk., PT Bank OCBC NISP, Tbk., PT Bank Panin, Tbk., PT Bank Rakyat Indonesia, Tbk., PT Bank Permata, Tbk., PT Bank CIMB Niaga Tbk., PT Bank ANZ Indonesia., Standard Chartered Bank, JP Morgan Chase Bank N.A., PT. Bahana Sekuritas, PT. BRI Danareksa Sekuritas, PT. Mandiri Sekuritas, dan PT. Trimegah Sekuritas Indonesia, Tbk.

"Lelang bersifat terbuka (open auction), menggunakan metode harga beragam (multiple price). Pemenang lelang yang mengajukan penawaran pembelian kompetitif (competitive bids) akan membayar sesuai dengan yield yang diajukan," jelas DJPPR.

Pemerintah memiliki hak untuk menjual ketujuh seri SUN tersebut lebih besar atau lebih kecil dari jumlah indikatif yang ditentukan. SUN yang akan dilelang mempunyai nominal per unit sebesar Rp 1 juta.

"Pemenang lelang mengajukan penawaran pembelian non-kompetitif (non-competitive bids) akan membayar sesuai dengan yield rata-rata tertimbang (weighted average yield) dari penawaran pembelian kompetitif yang dinyatakan menang," tandas DJPPR.

Baca juga: Langgar Aturan, Toko Ini Diberhentikan sebagai Kios Resmi Pupuk Bersubsidi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.