Sebulan Tax Amnesty, PPh Terkumpul Hampir Rp 1 Triliun

Kompas.com - 01/02/2022, 14:14 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengungkapan harta yang dilakukan para Wajib Pajak (WP) dalam program Pengungkapan Sukarela (PPS) atau tax amnesty jilid II makin bertambah. Hal ini mempengaruhi besaran pajak penghasilan (PPh) yang diterima negara.

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan melaporkan, PPh yang diterima negara dari program PPS sudah mendekati Rp 1 triliun, yakni Rp 931,18 miliar per 31 Januari 2022.

Sebulan sejak berlangsung PPS, pengungkapan harta sudah tembus Rp 8,77 triliun. Harta yang diungkap ini bertambah dari Rp 8,27 triliun pekan lalu.

Baca juga: Pengungkapan Harta dalam PPS Tembus Rp 8,2Triliun, Simak Cara Pelaporannya

Data per 13 Januari 2022 menunjukkan, harta tersebut diungkap oleh 9.545 WP dengan 10.472 surat keterangan.

"Pelaporan PPS dilakukan secara online melalui akun wajib pajak di situs https://djponline.pajak.go.id/account/login dalam jangka waktu 24 jam sehari dan 7 hari seminggu dengan standar WIB," ucap DJP dalam laman resmi pajak.go.id/pps, Selasa (1/2/2022).

Bila dirinci, deklarasi harta dalam negeri dan repatriasi oleh wajib pajak mencapai Rp 7,48 triliun.

Sementara itu, deklarasi harta luar negeri mencapai Rp 728,7 miliar. Adapun harta yang diinvestasikan ke dalam Surat Berharga Negara (SBN) mencapai Rp 565,5 miliar.

Dua kebijakan dalam PPS

Berdasarkan dua kebijakan dalam PPS, harta yang diinvestasi dalam SBN atau hilirisasi SDA/energi terbarukan mendapat tarif paling rendah. Namun ada beberapa syarat yang harus dipenuhi.

Syaratnya adalah, investasi SBN dilakukan di pasar perdana dengan mekanisme private placement melalui Dealer Utama dengan menunjukkan Surat Keterangan.

Investasi dilakukan paling lambat tanggal 30 September 2023, paling singkat (holding period) 5 tahun sejak diinvestasikan. Investasi dapat dipindahkan ke bentuk lain setelah minimal 2 tahun.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.