Mal Sepi, APPBI: Bukan Pandemi Faktor Utamanya

Kompas.com - 03/02/2022, 08:18 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Belakangan ini banyak mal besar di Jakarta yang terlihat sepi lantaran banyak tenant yang tutup dan sepi pengunjung.

Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja mengatakan, pusat perbelanjaan saat ini sepi pengunjung disebabkan bukan hanya karena pandemi yang menjadi faktor utamanya.

Menurutnya, pandemi hanyalah faktor pemicu ataupun faktor pendorongnya saja.

Baca juga: Menengok Keadaan Mal di Jakarta, Banyak Tenant yang Tutup Akibat Pandemi

"Namun yang menjadi faktor utama sebenarnya yang terjadi sejak sebelum pandemi adalah bahwa fungsi pusat perbelanjaan bukan lagi hanya fungsi sekadar tempat belanja. Pusat perbelanjaan yang masih mempertahankan fungsinya hanya sebagai tempat belanja maka akan berhadapan langsung dengan e-commerce," ujar Alphonzus saat dihubungi Kompas.com, Rabu (2/2/2022).

Keadaan tersebut lah menurut Alphonzus yang membuat keadaan semakin berat. Apalagi ketika berada dalam kondisi pandemi pengunjung sepi akibat diberlakukannya Work Form Home (WFH) hingga pembelajaran jarak jauh.

"Efeknya adalah daya beli kelas menengah bawa yang masih belum pulih, masih diberlakukannya berbagai pembatasan dan lain sebagainya," kata Alphonzus.

Baca juga: Luhut Minta Masyarakat Jangan Masuk ke Mal dan Restoran yang Tidak Menerapkan PeduliLindungi

Sementara itu, Staff ahli Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Belanja Indonesia (HIPPINDO) Yongky Susilo mengatakan, trade center atau mal lama yang tidak berevolusi pasti akan menderita alias suffer.

Oleh sebab itu dia bilang sudah saatnya mal untuk melakukan perubahan gaya atau desain untuk menarik pengunjung lagi.

"Mal menjadi gaya, jadi harus stylish. Konsepnya aja ganti. Kalau masih kokoh, ganti design, ganti konten seperti tenant, kalau perlu rombak biar up to date. Arsitek masuk," jelas Yongky.

Baca juga: Mal, Resto, Tempat Wisata Tak Terapkan PeduliLindungi Akan Dicabut Izin Usahanya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.