Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mau Gadai Laptop di Pegadaian? Simak Syarat dan Tata Caranya

Kompas.com - Diperbarui 31/12/2022, 18:02 WIB
Nur Jamal Shaid

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com – Gadai laptop di Pegadaian bisa menjadi salah satu alternatif untuk mendapatkan pinjaman tunai dalam waktu cepat. Terutama bagi masyarakat yang belum bisa mengakses layanan perbankan.

Selain aman dan terdaftar di OJK, cara gadai laptop di Pegadaian juga terbilang mudah. Meski begitu, nasabah perlu mengetahui apa saja syarat gadai laptop di Pegadaian agar pinjaman bisa langsung dicairkan.

Laptop sendiri termasuk salah satu barang yang bisa digadaikan di Pegadaian. Untuk menggadaikan laptop di Pegadaian, nasabah bisa memanfaatkan layanan Gadai Elektronik dari KCA (Kredit Cepat Aman).

Dikutip dari laman resmi Pegadaian, KCA adalah kredit dengan sistem gadai yang diberikan kepada semua golongan nasabah, baik untuk kebutuhan konsumtif maupun kebutuhan produktif.

Baca juga: Gubernur BI: Ekonomi Global Akan Membaik Secara Merata

KCA merupakan solusi terpercaya untuk mendapatkan pinjaman secara mudah, cepat dan aman. Untuk mendapatkan kredit, nasabah hanya perlu membawa agunan berupa perhiasan emas, emas batangan, mobil, sepeda motor, laptop, handphone, dan barang elektronik lainnya.

Syarat gadai laptop di Pegadaian

Bagi Anda yang ingin menggadaikan laptop di Pegadaian, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi. Selain laptop yang menjadi agunan, syarat lain yang perlu disiapkan adalah kuitansi asli dari laptop yang Anda beli untuk menunjukkan kisaran harga barang tersebut.

Jangan lupa untuk menyiapkan data diri seperti KTP dan dokumen lain yang diperlukan supaya proses gadai yang Anda lakukan tidak menemui kendala. Nantinya, petugas akan membantu Anda menaksir harga pinjaman yang bisa didapatkan dari kondisi laptop yang akan digadaikan.

Baca juga: Cara Melakukan Pengaduan PLN saat Mengalami Gangguan Listrik

Secara lebih rinci, berikut syarat gadai laptop di Pegadaian:

  • Fotocopy KTP atau identitas resmi lainnya
  • Menyerahkan barang jaminan yaitu laptop beserta kuitansi aslinya
  • Nasabah menandatangani Surat Bukti Kredit (SBK)

Cara gadai laptop di Pegadaian dan syarat yang diperlukanPIXABAY Cara gadai laptop di Pegadaian dan syarat yang diperlukan

Cara gadai laptop di Pegadaian

Setelah semua persyaratan lengkap, Anda bisa menggadaikan laptop di Pegadaian. Berikut langkah-langkahnya:

  • Datang ke kantor cabang Pegadaian terdekat dengan membawa persyaratan lengkap.
  • Isi formulir pengajuan pinjaman cepat di kantor cabang Pegadaian terdekat.
  • Anda juga bisa mendaftar online lewat Pegadaian Digital Service.
  • Setelah itu, petugas dari Pegadaian akan menaksir dan menilai barang jaminan laptop Anda.
  • Jika disetujui, uang akan ditransfer ke rekening Anda atau diserahkan dalam bentuk tunai.

Baca juga: Tiga Cara Hindari Gaji Sekadar Numpang Lewat

Keuntungan gadai laptop di Pegadaian

Dikutip dari laman resmi Pegadaian, ada beberapa keuntungan bagi Anda yang menggadaikan laptop di Pegadaian. Berikut penjelasannya:

1. Mudah dan cepat

Agar bisa mencairkan dana dari gadai laptop, Anda hanya perlu menyerahkan KTP dan barang jaminan. Untuk barang jaminan berupa laptop, sertakan bukti pembelian asli dari toko. Setelah lengkap, Anda harus membubuhkan tanda tangan di formulir khusus.

Keseluruhan proses tersebut berlangsung selama kurang lebih 15 menit. Jika lembaga menyetujui pengajuan kredit, Anda bisa menerima dana secara tunai atau nontunai.

2. Tenor dan sistem pembayaran fleksibel

Lembaga formal peminjaman uang biasanya memberlakukan tenor gadai laptop maksimal 120 hari. Jika Anda belum bisa melunasi sampai batas tenor, lembaga tersebut memberikan perpanjangan berulang kali. Syaratnya, Anda harus mencicil barang agunan sesuai dengan nilai penyusutan.

Baca juga: Sepanjang Januari Bitcoin Merah, Bagaimana Prospeknya di Februari?

3. Pelunasan mudah

Lembaga formal gadai laptop memberikan kemudahan dalam pelunasan meski belum jatuh tempo. Anda bisa membayarnya tanpa harus takut dikenai denda atau syarat yang memberatkan.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pengumpulan Data Tersendat, BTN Belum Ambil Keputusan Akuisisi Bank Muamalat

Pengumpulan Data Tersendat, BTN Belum Ambil Keputusan Akuisisi Bank Muamalat

Whats New
Cara Hapus Daftar Transfer di Aplikasi myBCA

Cara Hapus Daftar Transfer di Aplikasi myBCA

Work Smart
INA Digital Bakal Diluncurkan, Urus KTP hingga Bayar BPJS Jadi Lebih Mudah

INA Digital Bakal Diluncurkan, Urus KTP hingga Bayar BPJS Jadi Lebih Mudah

Whats New
Suku Bunga Acuan BI Naik, Anak Buah Sri Mulyani: Memang Kondisi Global Harus Diantisipasi

Suku Bunga Acuan BI Naik, Anak Buah Sri Mulyani: Memang Kondisi Global Harus Diantisipasi

Whats New
Ekonom: Kenaikan BI Rate Bakal 'Jangkar' Inflasi di Tengah Pelemahan Rupiah

Ekonom: Kenaikan BI Rate Bakal "Jangkar" Inflasi di Tengah Pelemahan Rupiah

Whats New
Menpan-RB: ASN yang Pindah ke IKN Bakal Diseleksi Ketat

Menpan-RB: ASN yang Pindah ke IKN Bakal Diseleksi Ketat

Whats New
Lebaran 2024, KAI Sebut 'Suite Class Compartment' dan 'Luxury'  Laris Manis

Lebaran 2024, KAI Sebut "Suite Class Compartment" dan "Luxury" Laris Manis

Whats New
Rupiah Melemah Sentuh Rp 16.200, Mendag: Cadangan Divisa RI Kuat, Tidak Perlu Khawatir

Rupiah Melemah Sentuh Rp 16.200, Mendag: Cadangan Divisa RI Kuat, Tidak Perlu Khawatir

Whats New
Rasio Utang Pemerintahan Prabowo Ditarget Naik hingga 40 Persen, Kemenkeu: Kita Enggak Ada Masalah...

Rasio Utang Pemerintahan Prabowo Ditarget Naik hingga 40 Persen, Kemenkeu: Kita Enggak Ada Masalah...

Whats New
Giatkan Pompanisasi, Kementan Konsisten Beri Bantuan Pompa untuk Petani

Giatkan Pompanisasi, Kementan Konsisten Beri Bantuan Pompa untuk Petani

Whats New
IHSG Turun 19,2 Poin, Rupiah Melemah

IHSG Turun 19,2 Poin, Rupiah Melemah

Whats New
Catat, Ini Jadwal Perjalanan Ibadah Haji Indonesia 2024

Catat, Ini Jadwal Perjalanan Ibadah Haji Indonesia 2024

Whats New
Pada Liburan ke Luar Negeri, Peruri Sebut Permintaan Paspor Naik 2,5 Lipat Pasca Pandemi

Pada Liburan ke Luar Negeri, Peruri Sebut Permintaan Paspor Naik 2,5 Lipat Pasca Pandemi

Whats New
Jakarta, Medan, dan Makassar  Masuk Daftar Smart City Index 2024

Jakarta, Medan, dan Makassar Masuk Daftar Smart City Index 2024

Whats New
Pentingnya Transparansi Data Layanan RS untuk Menekan Klaim Asuransi Kesehatan

Pentingnya Transparansi Data Layanan RS untuk Menekan Klaim Asuransi Kesehatan

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com