Bagaimana Cara Mengetahui Kadar Emas Perhiasan?

Kompas.com - 08/02/2022, 06:08 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Investasi emas masih menjadi salah satu jenis investasi yang banyak dipilih masyarakat. Selain lebih aman dan mudah, investasi emas juga dianggap menjanjikan karena harga emas cenderung naik dari tahun ke tahun.

Umumnya, investasi emas dilakukan dalam bentuk emas perhiasan maupun emas batangan. Emas perhiasan di sini misalnya gelang emas, cincin emas, kalung emas atau anting emas. Membeli perhiasan emas pun cukup mudah, Anda hanya perlu mendatangi toko emas terdekat.

Sedangkan investasi emas batangan biasanya dikenal dengan istilah logam mulia. Di Indonesia, dua merek yang umum tersedia di pasar logam mulia emas adalah Antam dan UBS.

Baik emas perhiasan maupun emas batangan, keduanya memiliki karakteristik dan keunggulannya masing-masing. Masyarakat bisa memilih salah satu atau pun keduanya untuk menambah portofolio investasi.

Baca juga: Menteri Tjahjo Minta Gedung Pusdiklat Pemerintahan Diubah Jadi Tempat Isolasi ASN

Jika kamu memilih investasi pada emas perhiasan, ada baiknya untuk mengetahui kandungan kemurnian emas dan karatnya (kadar emas perhiasan). Mengetahui kadar emas dalam perhiasan, tentu akan berguna apabila ingin menjualnya kembali.

Sebagai informasi, ketika diolah jadi perhiasan, emas dicampur dengan bahan lain yang mengurangi kadar kemurniannya. Lantas, bagaimana cara mengetahui kadar emas perhiasan?

Jenis kadar emas

Kandungan kemurnian emas yang terdapat dalam perhiasan ini diukur dalam satuan karat, mulai dari 1K (1 karat) hingga 24K (24 karat).

Kadar 24 karat merupakan kadar paling tinggi. Artinya angka untuk emas murni atau kadar emas 99,9 persen seperti pada emas batangan.

Baca juga: Ada Perbaikan di GT Kalihurip, Ruas Arah Jakarta dan Cirebon Tak Dapat Dilintasi Mulai Hari Ini

Semakin tinggi kadar emas, semakin mahal pula harga emas perhiasan tersebut. Begitupun sebaliknya, semakin rendah kadar emas, maka harga emas perhiasan akan semakin rendah.

Selain itu, semakin banyak kandungan emas pada perhiasan, maka perhiasan tersebut akan semakin berkilau.

Semakin tinggi kadar emas pada perhiasan, semakin mahal pula harga emas perhiasan tersebut dan sebaliknyaKwangmoozaa Semakin tinggi kadar emas pada perhiasan, semakin mahal pula harga emas perhiasan tersebut dan sebaliknya

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pasang Panel Surya di Medan, APL Yakin Bisa Kurangi 63,5 Ton Karbon Emisi Per Tahun

Pasang Panel Surya di Medan, APL Yakin Bisa Kurangi 63,5 Ton Karbon Emisi Per Tahun

Whats New
Perkuat Bisnis, Farmasi Digital Lifepack Dapat Suntikan Dana Rp 103,3 Miliar

Perkuat Bisnis, Farmasi Digital Lifepack Dapat Suntikan Dana Rp 103,3 Miliar

Whats New
Tingkatkan Riset di Perguruan Tinggi, Pemerintah Gelontorkan Rp 2,15 Triliun

Tingkatkan Riset di Perguruan Tinggi, Pemerintah Gelontorkan Rp 2,15 Triliun

Whats New
RI dan Arab Saudi Teken Kesepakatan Sistem Penempatan Satu Kanal PMI

RI dan Arab Saudi Teken Kesepakatan Sistem Penempatan Satu Kanal PMI

Whats New
Citi Indonesia Perkirakan BI akan Naikkan Suku Bunga Acuan 0,5 Persen Sampai Akhir Tahun

Citi Indonesia Perkirakan BI akan Naikkan Suku Bunga Acuan 0,5 Persen Sampai Akhir Tahun

Whats New
Kemenperin: Kinerja Industri Kaca Nasional Terus Tumbuh Setiap Tahunnya

Kemenperin: Kinerja Industri Kaca Nasional Terus Tumbuh Setiap Tahunnya

Whats New
Prospek Profitabilitas GoTo Usai Perluas Kerja Sama dengan Bank Jago

Prospek Profitabilitas GoTo Usai Perluas Kerja Sama dengan Bank Jago

Earn Smart
Soal Isu Harga Mi Instan Naik 3 Kali Lipat, Kementan: Pemerintah Mengedepankan Kewaspadaan

Soal Isu Harga Mi Instan Naik 3 Kali Lipat, Kementan: Pemerintah Mengedepankan Kewaspadaan

Whats New
Soal Penyesuaian Harga Tiket Pesawat, Garuda Indonesia Masih Pantau Harga Avtur

Soal Penyesuaian Harga Tiket Pesawat, Garuda Indonesia Masih Pantau Harga Avtur

Whats New
Y20 Didorong Jadi Solusi Konkret dan Rumusan Rekomendasi dalam 'Leader's Declaration' G20

Y20 Didorong Jadi Solusi Konkret dan Rumusan Rekomendasi dalam "Leader's Declaration" G20

Whats New
Harga Mie Instan Melonjak, Kementan Ajak Masyarakat Waspada Ancaman Krisis Pangan Global

Harga Mie Instan Melonjak, Kementan Ajak Masyarakat Waspada Ancaman Krisis Pangan Global

Rilis
Nakes Bakal Lebih Dulu Terima Vaksin Dosis Keempat, Kapan untuk Masyarakat Umum?

Nakes Bakal Lebih Dulu Terima Vaksin Dosis Keempat, Kapan untuk Masyarakat Umum?

Whats New
Brand Lokal Makin Dilirik, Ini Kisah UMKM yang Raup Cuan melalui Shopee

Brand Lokal Makin Dilirik, Ini Kisah UMKM yang Raup Cuan melalui Shopee

Smartpreneur
Biaya Balik Nama Motor 2022 serta Syarat dan Cara Mengurusnya

Biaya Balik Nama Motor 2022 serta Syarat dan Cara Mengurusnya

Spend Smart
Sri Mulyani Waspadai Lonjakan Inflasi Imbas Ketidakpastian Global

Sri Mulyani Waspadai Lonjakan Inflasi Imbas Ketidakpastian Global

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.