Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cerita Pedagang Warung Kelontong, Enggan Jual Minyak Goreng Murah karena Takut Rugi

Kompas.com - 09/02/2022, 07:14 WIB
|

Dia lebih memilih menggunakan minyak goreng stok lama untuk kebutuhan sehari-seharinya saja, karena terlanjur pesimis tidak ada pembeli yang membeli minyak dari warungnya.

Sementara itu, bila minyak goreng tersebut dijual dengan harga murah mengikuti ketentuan pemerintah, maka Mirna bakal rugi.

"Dulu saya jual Rp 24.000 per liter waktu lagi mahal-mahalnya, itu yang beli sedikit. Terus pas harga turun otomatis orang pada lari ke Alfamart atau Indomaret kan. Mana mau ke warung kelontong. Ya saya malas lagi aja jual, saya simpan untuk pribadi saja," kata Mirna.

Mirna menambahkan dirinya belum tahu entah sampai kapan akan kembali menjual minyak goreng di warungnya.

Baca juga: Program Minyak Goreng Murah Sudah Didistribusikan, tapi Kenapa Masih Mahal?

Sebelumnya, pemerintah menetapkan minyak goreng satu harga Rp 14.000 per liter pada 19 Januari 2022. Kebijakan itu diambil menyusul tingginya harga minyak goreng di pasaran.

Sementara itu pada 1 Februari 2022, pemerintah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) baru minyak goreng. Lewat HET baru, harusnya harga minyak goreng kembali turun.

Sebab HET minyak goreng curah ditetapkan Rp 11.500 per liter, minyak goreng kemasan sederhana Rp 13.500 per liter, dan minyak goreng kemasan premium Rp 14.000 per liter.

Namun setelah kebijakan itu, masyakat banyak masyarakat justru mengeluhkan kesulitan mendapatkan minyak goreng. Sejumlah toko ritel modern mengaku kehabisan stok minyak goreng. Sementara harga minyak goreng di pasar tradisonal belum mengikuti HET kerena alasan stok lama. 

Baca juga: Saat Cari Minyak Goreng Saja Susah...

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+