Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Menhub Dorong Produsen Mobil Jepang Gunakan Patimban Sebagai Tempat Ekspor

Kompas.com - 09/02/2022, 20:15 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi bertemu dengan Penasihat Khusus Perdana Menteri Jepang Mori Masafumi untuk membahas Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta, progres pengoperasian Pelabuhan Patimban di Jawa Barat, dan proving ground Bekasi.

Menhub mengatakan, setelah dilakukan prosesi handover (serah terima) pengoperasian Pelabuhan Patimban pada akhir 2021, sudah dilakukan beberapa kali kegiatan ekspor dari pelabuhan tersebut dengan tujuan ke Pelabuhan Brunei Darussalam dan Pelabuhan Filipina.

Baca juga: Resmi Dikelola Swasta, Patimban Ekspor Perdana 1.209 Kendaraan ke Filipina

“Kami terus mendorong produsen mobil Jepang untuk menggunakan Patimban sebagai tempat ekspor,” kata Budi dilansir dari Antara, Rabu (9/2/2022).

Ia menyampaikan, pada 2022 dijadwalkan akan dilakukan ekspor kendaraan dari Pelabuhan Patimban dengan lebih dari 130.000 kendaraan/tahun dan berupaya untuk terus ditingkatkan.

Menhub juga membahas dengan pemerintah Jepang terkait kelanjutan tiga proyek infrastruktur yakni MRT Jakarta Timur-Barat Fase 1 dan Fase 2A Selatan-Utara.

Baca juga: PPI dan Toyota Tsusho Kelola Pelabuhan Patimban Mulai 16 Desember 2021

Lalu, pengoperasian Pelabuhan Patimban dan Draft Loan Agreement Fase I-2, dan proving ground Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor (BPLJSB) Bekasi.

Turut hadir dalam rapat pembahasan tersebut yaitu Wakil Ketua DPR RI Rahmat Gobel, Wakil Duta Besar RI untuk Jepang Tri Purna Djaya.

Kemudian, kepala Bappeda DKI Nasruddin Djoko Surjono, Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar, serta para pejabat eselon I dan II terkait di Kementerian Perhubungan.

Baca juga: Pelayaran di Patimban Makin Ramai, Proyek Pembangunan Jalan Terus

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+