Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Menko Airlangga Berharap Kasus Covid-19 Landai pada Maret 2022

Kompas.com - 10/02/2022, 12:39 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengharapkan kasus Covid-19 varian Omicron melandai pada awal Maret 2022 setelah mengalami puncak kasus di akhir Februari 2022.

Adapun per tanggal 9 Februari 2022, kasus Covid-19 di Tanah Air melonjak menjadi 46.843 kasus karena penyebaran Omicron. Pemerintah memproyeksi kasus akan terus menanjak naik dua sampai tiga kali lipat lebih banyak dibanding varian Delta hingga mencapai puncak di akhir Februari.

"Berbagai negara melihat bahwa case Omicron dari segi grafik akan memuncak lebih cepat, tapi dari segi amplitudo lebih sempit. Ini kita harapkan puncaknya di bulan Februari dan di bulan Maret akan mulai melandai," kata Airlangga dalam acara BRI Microfinance Outlook 2022, Kamis (10/2/2022).

Baca juga: Sri Mulyani Sebut Ada Kabar Baik dari Omicron, tapi Tak Boleh Takabur

Untuk menekan kasus agar melandai di awal Maret 2022, pihaknya kembali memberlakukan PPKM di Pulau Jawa dan luar Pulau Jawa.

Bahkan, ada beberapa titik wilayah, seperti Jabodetabek, Bandung, DIY, dan Bali, yang level asesmennya ditingkatkan menjadi PPKM Level 3. Hal ini, kata Airlangga, mempertimbangkan ketersediaan tingkat keterisian tempat tidur rumah sakit dan fasilitas karantina.

"Pemerintah akan terus mendorong pembatasan kegiatan yang berujung pada pengurangan penularan menjadi penting. Untuk periode kali ini, pemerintah juga melihat faktor terkait dengan ketersediaan RS dan tingkat fatality rate," ucap Airlangga.

Baca juga: Kasus Omicron Melonjak, Banyak Tamu Hotel Batalkan Pemesanan Kamar

Di sisi lain, pemerintah juga tetap menerapkan dua langkah penting dalam penanganan pandemi Covid-19, yaitu akselerasi vaksinasi Covid-19 dan penerapan protokol kesehatan.

Kemudian, pembatasan juga dibarengi oleh pemberian bantuan sosial dan penanganan kesehatan yang masuk dalam program PEN dengan anggaran 455,62 triliun. Begitu pun menggelontorkan ragam bansos di awal tahun 2022 sebagai program front loading.

"Pemerintah tahun ini membuat kebijakan front loading yang disusun bersama Menkeu, seperti insentif fiskal perumahan. Demikian pula sektor manufaktur melalui PPN DTP kendaraan bermotor roda empat, dan bantuan tunai untuk PKL, warung dan nelayan, serta subsidi KUR," tandas Airlangga.

Baca juga: Bentengi Daerah Luar Jawa-Bali dari Penyebaran Omicron, Ini Langkah Pemerintah

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sumur Migas di Lepas Pantai Karawang Jawa Barat Siap Dioperasikan

Sumur Migas di Lepas Pantai Karawang Jawa Barat Siap Dioperasikan

Whats New
Pemkab Lamongan Salurkan BPJS Ketenagakerjaan kepada 8.000 Nelayan

Pemkab Lamongan Salurkan BPJS Ketenagakerjaan kepada 8.000 Nelayan

Whats New
Mentan SYL: Badan Karantina Pertanian Bukan Penjaga Pintu, Mereka 'Energizer' Ekspor dan Impor

Mentan SYL: Badan Karantina Pertanian Bukan Penjaga Pintu, Mereka "Energizer" Ekspor dan Impor

Rilis
Hampir Rampung, Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bakal Beroperasi Juli 2023

Hampir Rampung, Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bakal Beroperasi Juli 2023

Whats New
Ramai Belanja Pakai Voucher Dibatalkan Otomatis, Ini Penjelasan Tokopedia

Ramai Belanja Pakai Voucher Dibatalkan Otomatis, Ini Penjelasan Tokopedia

Whats New
Komisi IV DPR RI Sidak Pabrik Arang di Batam yang Bahan Bakunya dari Mangrove

Komisi IV DPR RI Sidak Pabrik Arang di Batam yang Bahan Bakunya dari Mangrove

Whats New
Anak Buah Luhut Tak Setuju soal Food Estate Humbahas Dianggap Gagal

Anak Buah Luhut Tak Setuju soal Food Estate Humbahas Dianggap Gagal

Whats New
Harga Tiket Kereta Api Dikeluhkan Mahal, KAI: Harganya Bersifat Fluktuatif, Menyesuaikan Permintaan Pelanggan

Harga Tiket Kereta Api Dikeluhkan Mahal, KAI: Harganya Bersifat Fluktuatif, Menyesuaikan Permintaan Pelanggan

Whats New
Food Estate Humbahas Dinilai Belum Optimal, Kementan: Bukan Lahan Tidak Subur, Tapi Butuh Perlakuan Khusus

Food Estate Humbahas Dinilai Belum Optimal, Kementan: Bukan Lahan Tidak Subur, Tapi Butuh Perlakuan Khusus

Whats New
BUMN Indofarma Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan D3-S1, Simak Kualifikasinya

BUMN Indofarma Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan D3-S1, Simak Kualifikasinya

Whats New
DPR RI Nilai Pengembangan Food Estate Humbahas Belum Optimal

DPR RI Nilai Pengembangan Food Estate Humbahas Belum Optimal

Whats New
Catat, Pengangguran, Korban PHK hingga Pekerja Bisa Ikut Program Kartu Prakerja

Catat, Pengangguran, Korban PHK hingga Pekerja Bisa Ikut Program Kartu Prakerja

Work Smart
Viral Video Petani Buang-buang Tomat, Kementan: Itu Bukan Petani, Tapi Pedagang

Viral Video Petani Buang-buang Tomat, Kementan: Itu Bukan Petani, Tapi Pedagang

Whats New
Antisipasi Ancaman Krisis pada 2023, Sri Mulyani Pastikan Dukungan Fasilitas dan Insentif untuk Pelaku Usaha

Antisipasi Ancaman Krisis pada 2023, Sri Mulyani Pastikan Dukungan Fasilitas dan Insentif untuk Pelaku Usaha

Whats New
Membaca Arah Kebijakan Kendaraan Listrik

Membaca Arah Kebijakan Kendaraan Listrik

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+