Ketika Rating Toko Online Diberi Bintang 1 di Tokopedia dan Shopee...

Kompas.com - 11/02/2022, 06:45 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Rating menjadi salah satu hal yang harus diperhatikan oleh para pengusaha yang memiliki usaha atau toko online.

Sebab ketika rating jelek, kemungkinan besar usaha kita tidak dilirik oleh pelanggan sehingga penjualan pun menurun. Pun sebaliknya.

Baca juga: Cerita Pedagang Sayur Pasar Kramat Jati, Omzet Naik 200 Persen Usai Masuk Platform Online Saat PSBB hingga PPKM

Hal ini pernah dirasakan oleh penjual atau seller online Muhammad Idris ketika mengembangkan bisnis menjual produk pakaian dalam yang diberi nama toko Konveksi Sragen di Tokopedia dan Shopee.

Idris menceritakan produknya di Tokopedia cukup banyak. Di sana pun tokonya diberi rating yang bagus.

Baca juga: Rumahnya Digeruduk, Pelanggan yang Maki dan Beri Bintang 1 Driver Ojol Akhirnya Minta Maaf

Suatu kali ia memiliki produk yang terbilang cukup laku lantaran harganya murah. Ratingnya pun pada saat itu bagus lantaran mendapatkan review yang bagus dari customernya.

"Ratingnya itu bagus karena kan murah Rp 12.000 gitu, yang namanya orang kan wajar ya yang namanya barang murah ya dapat segitu ya wajar makanya dia ngasih bintang 5 yah banyak gitu," cerita Idris saat dihubungi Kompas.com, Kamis (10/2/2022).

Baca juga: Aturan Pajak e-Commerce Diberlakukan, Pedagang Online Wajib Punya NPWP

Di saat itu juga, dia mendapatkan customer yang menurut Idris menjadi penyebab rating dari produknya jelek. Padahal, kata Idris, di bagian deskripsi produk, sudah sangat jelas memaparkan detail informasi produk.

"Padahal sudah dijelasin ya di situ ya kamu berat badannya berapa, tinggi badannya, kalau segitu ya pilihnya ini. Dia pilihnya salah, terus malah yang disalahin toko saya, produk saya. Padahal jelas itu salahnya dia," beber Idris.

Baca juga: Viral soal Driver Diberi Bintang 1 karena Panggil Pelanggannya Mbak, Ini Tanggapan Gojek

Diberi bintang 1, customer enggak mau lagi beli...

Karena itulah customernya pada saat itu hanya memberi rating bintang satu ke tokonya, yang artinya ratingnya jelek.

Alhasil, akibat dari ratingnya yang turun drastis, lebih dari seminggu produk tersebut, yang awalnya jadi favorit atau banyak dibeli, tiba-tiba merosot tidak dibeli sama sekali.

"Dua minggu itu produk sama sekali enggak berkurang karena enggak laku," kata Idris.

Baca juga: Cara Buka Toko Online lewat Aplikasi Tokopedia Seller dengan Mudah

Idris pun mengaku kecewa lantaran omzetnya juga berpengaruh karena penjualannya dari produk tersebut menurun.

Idris menilai, ketika rating diberi bintang 1, ibarat kotoran yang dilempar langsung ke depan toko. "Artinya orang enggak akan mau lagi belanja di toko kita kan. Yah memang pembeli adalah raja tapi yah jangan sampai begitunya," kata Idris.

Baca juga: Cerita Siti Laelatun yang Berhasil Tambah Penghasilan di Usia Senja berkat Jadi Mitra Shopee

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.