Terus Melesat, Penyaluran Fintech Lending Tembus Rp 295,8 Triliun

Kompas.com - 11/02/2022, 15:37 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, akumulasi atau keseluruhan penyaluran pinjaman financial technology peer to peer lending (fintech P2P lending) terus mengalami pertumbuhan secara signifikan.

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan, sampai dengan akhir tahun 2021, akumulasi penyaluran pinjaman fintech P2P lending telah mencapai Rp 295,85 trililun, tumbuh 89,77 persen secara tahunan (year on year/yoy).

"Pinjaman melalui peer to peer sudah cukup besar, yaitu Rp 295,8 triliun," ujar dia, dalam diskusi virtual, Jumat (11/2/2022).

Baca juga: Anggota Komisi XI DPR Minta OJK Buka Data Soal Konglomerasi di Fintech

Dari total pinjaman tersebut, OJK mencatat, outstanding pinjaman P2P lending sampai dengan Desember tahun lalu mencapai Rp 29,88 triliun, melesat 95,05 persen secara yoy.

"Artinya secara akumulasi Rp 295,8 triliun, tapi sebagian sudah lunas. Yang masih outstanding Rp 29,9 triliun," kata Wimboh.

Pertumbuhan penyaluran pinjaman itu diikuti dengan perbaikan tingkat pengembalian pinjaman. Tercatat tingkat keberhasilan bayar 90 hari (TKB 90) industri fintech P2P lending meningkat dari 95,2 persen pada Desember 2020, menjadi 97,7 persen pada Desember 2021.

Asal tahu saja, TKB 90 merupakan indikator yang digunakan fintech P2P lending untuk menunjukan tingkat keberhasilan pengembalian dana ke pemberi pinjaman atau lender. Semakin tinggi TKB 90, maka semakin kecil tingkat kelalaian pembayaran.

Adapun jumlah penyelenggara fintech P2P lending sampai dengan Januari 2022 sebanyak 103 penyelenggara. OJK saat ini masih menutup pendaftaran perizinan baru penyelenggara fintech P2P lending, dengan tujuan memperbaiki industri tersebut.

"Sementara izin baru kita tutup. Karena dengan 103 ini kita harapkan bisa kita kembangkan," ucap Wimboh.

Baca juga: OJK Beberkan Penyebab Menjamurnya Pinjol Ilegal

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.