OJK Buka Peluang Larang Debt Collector Tagih Utang Pinjol

Kompas.com - 11/02/2022, 16:48 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah fokus melakukan perbaikan industri financial technology peer to peer lending (fintech P2P lending) atau pinjaman online (pinjol).

Salah satu aspek yang disoroti oleh OJK ialah terkait praktik penagihan utang pinjaman debitur platform yang biasa disebut pinjaman online itu.

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan, pihaknya tengah melakukan kajian terhadap praktik penagihan utang pinjol yang menggunakan jasa debt collector.

Baca juga: Mengenal Presidensi G20 Indonesia dan 3 Isu Prioritasnya

Sebagaimana diketahui, penagihan utang pinjol melalui jasa debt collector memang kerap meresahkan masyarakat. Cara-cara penagihan yang tidak etis kerap dirasakan debitur pinjol.

Oleh karenanya, Wimboh bilang, pihaknya berpotensi melarang penyelenggara pinjol untuk menggunakan jasa debt collector dalam proses penagihan utang debitur.

"Kami juga berpikir, penagihan dengan debt collector ini akan kami uji ulang. Bisa-bisa akan kami larang," ujar dia dalam diskusi virtual, Jumat (11/2/2022).

Menurutnya, penagihan utang kepada debitur seharusnya dilakukan oleh pihak penyelenggara pinjol, bukan debt collector, yang sifatnya outsource atau menggunakan jasa pihak ketiga.

"Yang kadang-kadang ini sulit kita untuk melacak," kata dia.

Lebih lanjut Wimboh memastikan, pihaknya akan terus melakukan perbaikan terhadap regulasi serta pengawasan terhadap penyelenggara fintech P2P lending, guna menciptakan ekosistem pembiayaan yang lebih baik ke depan.

Baca juga: OJK Beberkan Penyebab Menjamurnya Pinjol Ilegal

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Cara Naik KRL Bayar Pakai Aplikasi Gojek dan LinkAja

Ini Cara Naik KRL Bayar Pakai Aplikasi Gojek dan LinkAja

Whats New
Mendag Janji Minyak Goreng Rp 14.000 Bakal Memenuhi Rak-rak Minimarket

Mendag Janji Minyak Goreng Rp 14.000 Bakal Memenuhi Rak-rak Minimarket

Whats New
Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Spend Smart
Selama Sepekan, Harga Emas Antam Turun Rp 7.000 Per Gram

Selama Sepekan, Harga Emas Antam Turun Rp 7.000 Per Gram

Whats New
Apa Itu Tanah HGU? Simak Aturan, Jangka Waktu, dan Hapusnya Hak Guna Usaha

Apa Itu Tanah HGU? Simak Aturan, Jangka Waktu, dan Hapusnya Hak Guna Usaha

Earn Smart
 6 Saham Ini Paling Banyak Dilego Asing dalam Sepekan, Ada 4 Emiten Pertambangan

6 Saham Ini Paling Banyak Dilego Asing dalam Sepekan, Ada 4 Emiten Pertambangan

Whats New
Bitcoin Dogecoin, Ethereum Menguat, Cek Harga Kripto Hari Ini

Bitcoin Dogecoin, Ethereum Menguat, Cek Harga Kripto Hari Ini

Whats New
Perusahaan Ini Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan SMA Sederajat

Perusahaan Ini Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan SMA Sederajat

Whats New
Cara Menghadapi Jebakan untuk Investor Newbie

Cara Menghadapi Jebakan untuk Investor Newbie

Earn Smart
Melirik Potensi UMKM sebagai Pendorong Ekonomi Kerakyatan

Melirik Potensi UMKM sebagai Pendorong Ekonomi Kerakyatan

Whats New
Harga TBS Sawit Anjlok, Komisi IV DPR: Pemerintah Harus Selamatkan Petani

Harga TBS Sawit Anjlok, Komisi IV DPR: Pemerintah Harus Selamatkan Petani

Whats New
Daftar Utang Pemerintah Indonesia yang Mencapai Rp 7.002 Triliun

Daftar Utang Pemerintah Indonesia yang Mencapai Rp 7.002 Triliun

Whats New
Sepekan, Dana Asing yang Keluar dari Pasar Modal Mencapai Rp 4,2 Triliun

Sepekan, Dana Asing yang Keluar dari Pasar Modal Mencapai Rp 4,2 Triliun

Whats New
[POPULER MONEY] Cara Sri Lanka Bangkit dari Bangkrut | Beli Migor Pakai PeduliLindungi | Cara Naik KRL Pakai Gojek dan LinkAja

[POPULER MONEY] Cara Sri Lanka Bangkit dari Bangkrut | Beli Migor Pakai PeduliLindungi | Cara Naik KRL Pakai Gojek dan LinkAja

Whats New
Apa Saja Akibatnya bila Seseorang Terkena Sanksi BI Checking?

Apa Saja Akibatnya bila Seseorang Terkena Sanksi BI Checking?

Spend Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.