IHSG Sepekan Sentuh Level 6.800, Kapitalisasi Pasar Jadi Rp 8.587 Triliun

Kompas.com - 12/02/2022, 09:04 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat pergerakan data perdagangan di pasar modal selama sepekan atau periode 7-11 Januari 2022 ditutup di zona positif dengan berhasil menyentuh level psikologis 6.800.

Mengutip keterangan resmi BEI, Sabtu (12/2/2022), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama sepekan naik 1,25 persen, menjadi berada di level 6.815,6 dari penutupan pekan sebelumnya yang di level 6.731,3.

Begitu pula dengan kapitalisasi pasar bursa yang menunjukkan total nilai saham emiten BEI, naik 1,17 persen menjadi sebesar Rp 8.587,7 triliun dari pekan lalu yang sebesar Rp 8.488,3 triliun.

Baca juga: BEI Panggil Manajemen HK Metals Utama, Ada Apa?

Peningkatan juga terjadi pada rata-rata frekuensi transaksi harian sebesar 14,41 persen, menjadi 1,56 juta kali transaksi dari sebelumnya 1,36 juta kali transaksi pada penutupan pekan sebelumnya.

Rata-rata nilai transaksi harian bursa pun meningkat 11,52 persen menjadi sebesar Rp 13,5 triliun dari penutupan pekan lalu yang mencapai Rp 12,1 triliun.

Pergerakan positif terjadi juga pada rata-rata volume transaksi harian bursa yang mengalami peningkatan tertinggi yakni 17,74 persen, menjadi 26,27 miliar saham dari 22,31 miliar saham di pekan sebelumnya.

Sementara itu, investor asing pada penutupan pekan ini mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp 963,3 miliar. Sedangkan sepanjang tahun berjalan 2022 investor asing mencatatkan beli bersih sebesar Rp 15,3 triliun.

Baca juga: Manfaat JHT Baru Bisa Diklaim Saat Usia 56 Tahun, Ini Kata BPJS Ketenagakerjaan

Pada pekan ini juga terdapat dua perusahaan baru yang tercatat di BEI. Terdiri dari PT Champ Resto Indonesia Tbk (ENAK) dan PT Nusatama Berkah Tbk (NTBK) yang mencatatkan sahamnya di papan pengembangan.

Selain itu, terdapat pula dua perusahaan yang menerbitkan obligasi pada pekan ini. Terdiri dari PT Sinar Mas Multifinance yang menerbitkan Obligasi Berkelanjutan II Sinar Mas Multifinance Tahap III Tahun 2022 dengan nilai emisi Rp 559,2 miliar.

Lalu ada PT Usaha Pembiayaan RelianceIndonesia (REFI) yang menerbitkan Obligasi I REFI Tahun 2022 dengan nilai emisi sebesar Rp 400 miliar. .

Dengan demikian, total emisi obligasi dan sukuk yang sudah tercatat sepanjang 2022 adalah 6 emisi dari 5 perusahaan tercatat senilai Rp 4,1 triliun.

Maka secara keseluruhan, total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI kini berjumlah 484 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp 433,2 triliun dan 47,5 juta dollar AS yang diterbitkan oleh 124 emiten.

Sementara untuk Surat Berharga Negara (SBN) yang tercatat di BEI kini berjumlah 146 seri dengan nilai nominal Rp 4.687 triliun dan 200 juta dollar AS. Sementara Efek Beragun Aset (EBA) sebanyak 10 emisi senilai Rp 4,86 triliun.

Baca juga: [POPULER MONEY] Pertamina Masih Bisa Untung Meski Harga BBM Tak Naik | Alasan Ibu Kota Pindah dari Jakarta ke Kalimantan Timur

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Produk UMKM Indonesia Sukses Jadi Sorotan Warga Paris Usai Diboyong Shopee ke Le BHV Marais

Produk UMKM Indonesia Sukses Jadi Sorotan Warga Paris Usai Diboyong Shopee ke Le BHV Marais

Whats New
Nasib 6 Juta Pekerja Tembakau, Bertahan dari Isu Kesehatan hingga Lingkungan

Nasib 6 Juta Pekerja Tembakau, Bertahan dari Isu Kesehatan hingga Lingkungan

Whats New
Didominasi Generasi Muda, Investor Pasar Modal Indonesia Mencapai 9 Juta

Didominasi Generasi Muda, Investor Pasar Modal Indonesia Mencapai 9 Juta

Whats New
Pluang: Inklusi Finansial Masih Jauh Tertinggal dari Inklusi Digital

Pluang: Inklusi Finansial Masih Jauh Tertinggal dari Inklusi Digital

Whats New
Pastikan Daging Kerbau Impor Bebas PMK, Bulog Kirim Tim ke India

Pastikan Daging Kerbau Impor Bebas PMK, Bulog Kirim Tim ke India

Whats New
Komisi VI DPR Dukung BNI dan Jamkrindo Fasilitasi Petani Bogor Ekspor Tanaman ke Belanda

Komisi VI DPR Dukung BNI dan Jamkrindo Fasilitasi Petani Bogor Ekspor Tanaman ke Belanda

Whats New
Ini Daftar 12 Outlet Holywings di Jakarta yang Izin Usahanya Dicabut

Ini Daftar 12 Outlet Holywings di Jakarta yang Izin Usahanya Dicabut

Whats New
Garuda Diminta Fokus Layani Penerbangan Domestik, Erick Thohir: Ngapain Kita Bisnis Gaya-gayaan...

Garuda Diminta Fokus Layani Penerbangan Domestik, Erick Thohir: Ngapain Kita Bisnis Gaya-gayaan...

Whats New
Dari Pelonggaran PPKM hingga Peningkatan Permintaan GrabCar, Ekonomi Mulai Pulih?

Dari Pelonggaran PPKM hingga Peningkatan Permintaan GrabCar, Ekonomi Mulai Pulih?

Work Smart
3 Persen Kreditur Garuda Tak Setujui Restrukturisasi, Erick Thohir: Mungkin Akan Tertinggal Pembayarannya

3 Persen Kreditur Garuda Tak Setujui Restrukturisasi, Erick Thohir: Mungkin Akan Tertinggal Pembayarannya

Whats New
Tetap Ingin Berkurban Meski Ada Wabah PMK? Simak Aturannya

Tetap Ingin Berkurban Meski Ada Wabah PMK? Simak Aturannya

Whats New
Menperin Ajak Perusahaan Asal Prefektur Aichi Investasi di Indonesia

Menperin Ajak Perusahaan Asal Prefektur Aichi Investasi di Indonesia

Rilis
Rincian Biaya Admin BRI Tabungan BritAma hingga Simpedes

Rincian Biaya Admin BRI Tabungan BritAma hingga Simpedes

Spend Smart
Perkuat Sistem Perpajakan, Indonesia Dapat Pinjaman Rp 11 Triliun dari Bank Dunia

Perkuat Sistem Perpajakan, Indonesia Dapat Pinjaman Rp 11 Triliun dari Bank Dunia

Whats New
Menang PKPU, Erick Thohir Pastikan Garuda Indonesia Disuntik PMN Rp 7,5 Triliun

Menang PKPU, Erick Thohir Pastikan Garuda Indonesia Disuntik PMN Rp 7,5 Triliun

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.