Cara Menghitung Bea Masuk dan Pajak Impor Belanja Online

Kompas.com - Diperbarui 13/06/2022, 20:03 WIB

Lalu, perusahaan jasa kiriman menalangi terlebih dulu kewajiban pembayaran bea masuk dan pajak impor dengan melakukan transfer uang ke kas negara. Selanjutnya, perusahaan pengiriman akan menagih ke pembeli sebelum barang diantar.

2. Pengiriman melalui Pos Indonesia

Barang langsung dikeluarkan dari bandara ke kantor pos. Kantor pos akan mengirimkan pemberitahuan ke alamat penerima bahwa barang sudah tiba, beserta tagihan yang harus dibayarkan.

Pembeli/penerima diminta melunasi kewajibannya di kantor Pos terdekat. Setelah dibayar, barulah barang tersebut dapat diambil.

Baca juga: 4 Cara Mencari SPBU Pertamina Terdekat lewat HP dengan Mudah

Cara menggunakan kalkulator Bea Cukai

Saat belanja online di e-commerce luar negeri, pembeli sebaiknya mengetahui terlebih dulu rincian perhitungan bea masuk dan pajak impor yang harus dibayar. Ini diperlukan agar Anda tidak kaget dengan besaran tagihan bea dan pajak yang harus dibayar.

Pihak Bea Cukai telah meluncurkan aplikasi kalkulator penghitungan bernama CEISA Mobile (Bea Cukai) yang dapat diunduh dan digunakan di smartphone. Berikut cara menggunakan kalkulator CEISA:

  • Buka aplikasi CEISA dan pilih menu “Duty Calculator”.
  • Pilih jenis impor kategori Barang Kiriman.
  • Pilih jenis barang.
  • Pilih valuta: sesuaikan dengan jenis kurs harga barang saat dibeli.
  • Isilah Free On Board (FOB), Biaya Kirim (Freight), dan Asuransi.
  • Isi pertanyaan punya NPWP? Tidak memiliki NPWP dikenai PPh (20%), Ada NPWP (10%)
  • Klik Count, maka perhitungan bea masuk dan pajak impornya otomatis muncul.

Baca juga: Cara Mudah dan Praktis Bayar Tagihan PDAM di Alfamart dan Alfamidi

Simulasi penghitungan bea masuk dan pajak impor

Dikutip dari laman Indonesia.go.id, berikut ini adalah simulasi penghitungan bea masuk dan pajak impor saat belanja online di e-commerce luar negeri.

Sebagai contoh, nilai impornya (nilai barang dan ongkos kirim) adalah Rp 5.000.000, maka bea masuk dan pajak yang harus dibayarkan adalah:

Bea Masuk 7,5% = 7,5% x Rp5.000.000 = 375.000

PPN 10% = 10% x (Rp5.000.000 + Rp375.000) = Rp 537.500

PPh Pasal 22

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.