KILAS

Bangun Tradisi Kebersamaan lewat Imlek Nasional 2022 Spesial Cap Go Meh

Kompas.com - 16/02/2022, 16:33 WIB

“Kita belajar banyak hal. Belajar menguatkan empati, membangkitkan solidaritas dan kepedulian tanpa batasan, dan melakukan aksi spontan secara sendiri-sendiri maupun kelompok untuk mengatasi dampak luas pandemi,” ucapnya.

Lebih lanjut, Jokowi mengingatkan masyarakat bahwa tugas menghadapi pandemi Covid-19 masih banyak.

Ia mengatakan, pemerintah RI bersama seluruh elemen masyarakat masih terus mengoptimalkan upaya penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia.

“Tahun baru ini mari kita berdoa, bekerja dan berikhtiar, serta tetap optimistis menyiapkan diri untuk menyongsong tahun baru dengan semangat kebersamaan,” pesan Jokowi.

Baca juga: Dukung Industri Minyak Sawit Berkelanjutan, Sinar Mas Agribusiness and Food Capai 95 Persen Proses Kemamputelusuran hingga ke Perkebunan

Sebagai informasi, rangkaian peringatan Imlek Nasional 2022 masih akan dilanjutkan hingga Maret 2022 dengan kegiatan bakti sosial berupa pembagian 500 ton beras kepada warga terdampak pandemi di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

Bantuan bagi masyarakat terdampak Covid-19

Memasuki momen Cap Go Meh dalam rangkaian perayaan Imlek Nasional 2022, para pengusaha yang tergabung dalam Pengusaha Peduli Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak pandemi Covid-19 melalui Yayasan Buddha Tzu Chi.

Kegiatan bakti sosial dalam rangka perayaan Imlek Nasional 2022 dilaksanakan mulai Januari sampai Maret 2022.

Selama periode tersebut, Pengusaha Peduli NKRI menyerahkan paket beras cinta kasih Imlek kepada sebanyak 50.000 kepala keluarga di Jabodetabek. Masing-masing kepala keluarga akan menerima 10 kilogram beras dan masker.

Untuk diketahui, sepanjang 2021, Pengusaha Peduli NKRI juga memberikan bantuan beras dan masker kepada 7.000.000 kepala keluarga terdampak pandemi Covid-19 di Jabodetabek.

Baca juga: 5 Tanaman Hias yang Dipercaya Bawa Hoki di Tahun Baru Imlek

Tak hanya itu, pada periode sama, Pengusaha Peduli NKRI memberikan bantuan berupa 5.000 unit oksigen konsentrator, sembako, sanitasi, dan program pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Tercatat, pada 2020, Pengusaha Peduli NKRI berhasil menggalang dana sebesar lebih dari Rp 660 miliar dalam bentuk bahan pangan, peralatan kesehatan, alat pelindung diri (APD), peralatan uji cepat, dan masker bagi masyarakat serta tenaga kesehatan (nakes).

Bantuan tersebut diserahkan kepada 358 institusi dan 1.080 rumah sakit dan pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) yang tersebar di Jabodetabek serta 26 provinsi lain di Indonesia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemerintah Dinilai Perlu Cepat Turun Tangan Atasi Kenaikan Harga Avtur

Pemerintah Dinilai Perlu Cepat Turun Tangan Atasi Kenaikan Harga Avtur

Whats New
Ditjen Pajak: Peserta PPS Meningkat Sangat Signifikan dalam 24 Jam

Ditjen Pajak: Peserta PPS Meningkat Sangat Signifikan dalam 24 Jam

Whats New
Emiten Pengelola Lucy in The Sky Ekspansi Gerai di Baru di Cikini

Emiten Pengelola Lucy in The Sky Ekspansi Gerai di Baru di Cikini

Whats New
Begini Langkah INACA untuk Bantu Pemulihan Industri Penerbangan

Begini Langkah INACA untuk Bantu Pemulihan Industri Penerbangan

Whats New
Daftar MyPertamina, Boleh Lebih 1 Kendaraan dalam 1 Akun

Daftar MyPertamina, Boleh Lebih 1 Kendaraan dalam 1 Akun

Whats New
Pertamina: 60 Persen Orang Kaya Nikmati BBM Subsidi

Pertamina: 60 Persen Orang Kaya Nikmati BBM Subsidi

Whats New
INACA Ungkap Tantangan yang Dihadapi Maskapai Penerbangan Saat Ini, Apa Saja?

INACA Ungkap Tantangan yang Dihadapi Maskapai Penerbangan Saat Ini, Apa Saja?

Whats New
Simak 3 Tips agar UMKM Tembus Pasar Global

Simak 3 Tips agar UMKM Tembus Pasar Global

Work Smart
Pemerintah Diminta Beri Insentif buat Produk Keuangan 'Hijau', Ini Alasannya

Pemerintah Diminta Beri Insentif buat Produk Keuangan "Hijau", Ini Alasannya

Whats New
Daripada Impor Daging dari India, Peternak Minta Bulog Serap Sapi dan Kerbau Mereka yang Bebas PMK

Daripada Impor Daging dari India, Peternak Minta Bulog Serap Sapi dan Kerbau Mereka yang Bebas PMK

Whats New
BERITA FOTO: Pandemi Mereda, 'Angin Segar' Bisnis Kuliner

BERITA FOTO: Pandemi Mereda, "Angin Segar" Bisnis Kuliner

Whats New
Pemotor Tak Perlu Daftar MyPertamina saat Beli Pertalite

Pemotor Tak Perlu Daftar MyPertamina saat Beli Pertalite

Whats New
Digiserve by Telkom Indonesia Tunjuk Adil Siagian sebagai Direktur Sales dan Operation

Digiserve by Telkom Indonesia Tunjuk Adil Siagian sebagai Direktur Sales dan Operation

Whats New
Gotrade Sudah Legal di Indonesia, Saham Emiten Ternama Negeri Paman Sam Kini Bisa Dibeli mulai dari 1 Dollar AS

Gotrade Sudah Legal di Indonesia, Saham Emiten Ternama Negeri Paman Sam Kini Bisa Dibeli mulai dari 1 Dollar AS

BrandzView
MRT Fatmawati-TMII Dibangun Tahun Depan, Panjang 12 Km dan Lewati 10 Stasiun

MRT Fatmawati-TMII Dibangun Tahun Depan, Panjang 12 Km dan Lewati 10 Stasiun

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.