Sri Mulyani: Jika Tak Ditangani Baik, Bekas Luka Pandemi Hambat Pemulihan Industri

Kompas.com - 17/02/2022, 12:15 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengajak negara anggota G20 untuk menangani bekas luka memar (scarring effect) akibat pandemi Covid-19.

Adapun bekas luka akibat pandemi adalah jumlah pengangguran yang tinggi, investasi yang lemah, dan produktivitas tenaga kerja yang rendah.

Menurutnya jika tidak ditangani dengan baik, bekas luka ini akan berimplikasi pada perlambatan pemulihan.

"Seperti yang ditunjukkan oleh sejarah, bekas luka tersebut jika tidak ditangani dengan benar dan cepat, pasti akan meninggalkan bekas luka yang bertahan lama," kata Sri Mulyani dalam pembukaan 1st FMCBG Meetings di JCC Senayan, Jakarta, Kamis (17/2/2020).

Baca juga: Sri Mulyani Sebut Covid-19 Bukan Pandemi Terakhir, Negara G20 Harus Siap-siap

Sri Mulyani mengungkapkan, bekas luka tersebut dapat menghambat pemulihan sektor swasta serta menyebabkan dampak jangka panjang pada keuangan publik.

Tak hanya itu, bekas luka pandemi bisa mempengaruhi pemulihan di sektor riil maupun sektor keuangan.

Jika tidak ditangani bersama, seluruh negara di dunia tidak bisa mencapai pemulihan yang lancar, kuat, berkelanjutan, seimbang, dan inklusif. Saat ini saja, pemulihan di seluruh negara tidak merata (uneven recovery).

"Pada akhirnya hal ini akan menghambat kemajuan menuju pertumbuhan ekonomi yang kuat dan tangguh," tutur dia.

Baca juga: Sri Mulyani Tagih 3 Janji BRI, Soal Jumlah Nasabah, Kredit UMKM hingga Laba

Semua negara harus pulih bersama

Wanita yang akrab disapa Ani ini meminta dunia bergerak bersama menuju pemulihan.

Dia bilang, sangat penting memastikan semua negara pulih bersama untuk menghindari ketidakseimbangan.

Artinya, kebijakan apapun baik dari sisi fiskal dan moneter yang diambil negara manapun harus terencana dan matang.

Negara tersebut harus mengomunikasikan kebijakan yang diambil agar memperkecil risiko exit strategy.

"Mengomunikasikan exit strategy, dan memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi akan inklusif, tidak ada yang tertinggal," ujar Ani.

Baca juga: Sambut Forum G20, Jokowi: Winter yang Berat Benar-benar Datang...

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dukung Program Kendaraan Listrik, OJK Berikan 4 Insentif di Sektor Perbankan

Dukung Program Kendaraan Listrik, OJK Berikan 4 Insentif di Sektor Perbankan

Whats New
Tarif Ojol Akan Ditetapkan Gubernur, Asosiasi Driver: Itu Salah Satu Tuntunan Kami

Tarif Ojol Akan Ditetapkan Gubernur, Asosiasi Driver: Itu Salah Satu Tuntunan Kami

Whats New
Kerap Merugikan Pencari Kerja, Ini 6 Cara Menghindari Lowongan Kerja Palsu

Kerap Merugikan Pencari Kerja, Ini 6 Cara Menghindari Lowongan Kerja Palsu

Whats New
Dibuka Melemah, IHSG Mencoba Bangkit

Dibuka Melemah, IHSG Mencoba Bangkit

Whats New
Krakatau Sarana Properti Jual Lahan Senilai Rp 500 Miliar ke Sinar Mas

Krakatau Sarana Properti Jual Lahan Senilai Rp 500 Miliar ke Sinar Mas

Whats New
Mendag Zulhas Optimistis Ekonomi Indonesia Tumbuh Meski Ada Prediksi Resesi Global

Mendag Zulhas Optimistis Ekonomi Indonesia Tumbuh Meski Ada Prediksi Resesi Global

Whats New
Belum Final, Pemerintah Masih Kaji soal Rencana Bagi-bagi 'Rice Cooker' untuk Warga Miskin

Belum Final, Pemerintah Masih Kaji soal Rencana Bagi-bagi "Rice Cooker" untuk Warga Miskin

Whats New
Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Spend Smart
Komitmen Petrokimia Gresik Menjaga Stok Pupuk Nasional dari Kelangkaan

Komitmen Petrokimia Gresik Menjaga Stok Pupuk Nasional dari Kelangkaan

Whats New
Naik Rp 4.000 Per Gram, Simak Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Naik Rp 4.000 Per Gram, Simak Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Whats New
Berkarier sebagai Fotografer, Apakah Menjanjikan?

Berkarier sebagai Fotografer, Apakah Menjanjikan?

Work Smart
Dorong Percepatan Pemanfaatan EBT, Erick Thohir Dorong Transformasi di PLN

Dorong Percepatan Pemanfaatan EBT, Erick Thohir Dorong Transformasi di PLN

Whats New
Menteri PUPR Temui 12 Perwakilan Investor Jepang Bahas Pembangunan IKN Nusantara

Menteri PUPR Temui 12 Perwakilan Investor Jepang Bahas Pembangunan IKN Nusantara

Whats New
Pemerintah Diimbau Segera Impor Beras agar Harga Tak Melonjak 3 Bulan ke Depan

Pemerintah Diimbau Segera Impor Beras agar Harga Tak Melonjak 3 Bulan ke Depan

Whats New
Dibayangi Pelonggaran Pembatasan Covid-19 di China, Harga Minyak Dunia Bervariasi

Dibayangi Pelonggaran Pembatasan Covid-19 di China, Harga Minyak Dunia Bervariasi

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.