Dukung Program 3T, Mitratel Berencana Bangun Lebih dari 1.500 Menara

Kompas.com - 23/02/2022, 09:58 WIB
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk atau Mitratel dengan kode emiten MTEL mulai mengimplementasikan Program Non 3T atau program pemerataan jaringan telekomunikasi ke seluruh pelosok negeri di luar wilayah 3T.

Direktur Utama Dayamitra Telekomunikasi, Theodorus Ardi Hartoko mengatakan, secara spesifik lokasi Non 3T tidak berada di daerah yang terisolir (jarak non 3T dengan BTS existing existing terdekat rata-rata sekitar 5-10 km), namun secara market kurang menjadi prioritas bagi operator.

“MTEL mendukung penuh program operator telekomunikasi dalam pembangunan layanan 4G di Desa Non 3T dengan membangun lebih dari 1.500 desa yang tersebar di area Jawa Bali, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua,” kata Theodorus dalam siaran pers, Rabu (23/2/2022).

Baca juga: Migrasi ke Sistem Baru, Mitratel Luncurkan OneFlux untuk Integrasikan Bisnis

Seperti diketahui, dari total 83.218 desa dan kelurahan di Indonesia, masih terdapat 3.435 desa/kelurahan berada di wilayah Non 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) yang belum terjangkau layanan 4G.

Untuk mendorong implementasi program ini, pemerintah bekerja sama dengan perusahaan telekomunikasi di Indonesia untuk pengembangan layanan di desa tersebut.

“Ssebagai salah satu penyedia menara telekomunikasi di Indonesia, Mitratel berperan dalam penyediaan infrastruktur yaitu implementasi pemenuhan pembangunan menara telekomunikasi Built to Suit untuk dipasangkan perangkat BTS 4G di wilayah Non 3T,” tambah Theodorus.

Baca juga: Akuisisi Menara Telkomsel, Mitratel Dapat 2.580 Tenant Baru

 

Menara Mitratel

Sampai dengan akhir tahun 2021 Mitratel memiliki 516 menara di daerah perbatasan yang sebagian besar berada di wilayah Maluku dan Papua.

Adapun strategi yang dilakukan untuk melakukan penyediaan menara khususnya di daerah Non 3T ini adalah dengan berkoordinasi dengan pemerintah setempat, tokoh masyarakat dan kerja sama dengan para operator telekomunikasi.

“Kami bekerja sama dengan semua operator telekomunikasi di Indonesia untuk menyukseskan program Non 3T dari Pemerintah.

Mitratel akan terus berupaya untuk dapat mendukung akselerasi digital di Indonesia yang akan menghadapi era 5G,” lanjut pria yang akrab disapa Teddy.

Mitratel saat ini memiliki lebih dari 28.200 menara dengan 42.500 tenant, jumlah ini termasuk akumulasi dari penambahan akuisisi dan pembangunan tower yang dilakukan Mitratel sampai akhir tahun 2021.

Dari 28.200 menara milik Mitratel, sebanyak 16.150 menara atau 58 persen Menara berada di luar Jawa.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.