Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
KILAS

Proteksi Gagal Panen Akibat Iklim, Mentan SYL Imbau Petani Barito Kuala Gunakan AUTP

Kompas.com - 23/02/2022, 10:08 WIB
Inang Jalaludin Shofihara,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan, pertanian merupakan sektor yang rentan terhadap perubahan iklim dan organisme pengganggu tumbuhan (OPT).

Untuk itu, dia mengimbau petani memproteksi diri dengan Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) agar tidak mengalami kerugian saat gagal panen yang diakibatkan perubahan iklim dan serangan OPT.

“AUTP merupakan upaya perlindungan bagi petani ketika mengalami gagal panen akibat perubahan iklim maupun serangan OPT. Maka dari itu, AUTP akan memberikan pertanggungan kepada petani,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu (23/2/2022).

Paling anyar, Kementerian Pertanian (Kementan) mengimbau petani di Barito Kuala, Kalimantan Selatan memproteksi diri dengan AUTP untuk mengantisipasi timbulnya kerugian akibat curah hujan yang tinggi.

SYL menjelaskan, asuransi pertanian memberikan perlindungan berupa pertanggungan agar petani tetap memiliki modal untuk memulai kembali usaha pertaniannya.

Baca juga: Mentan SYL: Tata Kelola dan Regulasi Soal Pupuk Bersubsidi Harus Disederhanakan

"Asuransi pertanian merupakan program perlindungan bagi petani agar tenang dalam mengembangkan usaha pertanian mereka. Dengan mengikuti asuransi, petani tak perlu khawatir ketika mengalami gagal panen, karena mendapat pertanggungan," tuturnya.

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan Ali Jamil menambahkan, pertanggungan yang diberikan AUTP ketika petani mengalami kerugian sebesar Rp 6 juta per hektar (ha) per musim.

"Jadi petani tidak merugi. Mereka juga memiliki modal untuk memulai kembali budidaya pertanian mereka," tuturnya.

Ali melanjutkan, program AUTP juga dirancang untuk menjaga tingkat produktivitas pertanian meski mengalami gagal panen.

"Ketika terjadi gagal panen, petani tak kehilangan daya produktivitasnya. Mereka tetap dapat berproduksi sehingga kesejahteraan mereka juga terjaga," jelasnya.

Baca juga: Mentan SYL Dorong Petani Bone Tingkatkan Produksi Padi dengan IP 400

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com