Tanya-tanya Pajak di Kompas.com
Konsultasi dan Update Pajak

Tanya-tanya Pajak merupakan wadah bagi Sahabat Kompas.com bertanya (konsultasi) dan memperbarui (update) informasi seputar kebijakan dan praktik perpajakan.

Takut Dipajaki Lagi, Apakah Investasi Saham Wajib Dilaporkan di SPT?

Kompas.com - 25/02/2022, 09:41 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

 

Dear, Tanya-tanya Pajak...

Saya karyawan swasta yang memulai berinvestasi di saham dalam beberapa tahun terakhir. Selain jumlahnya tidak besar, saya tidak terpikirkan untuk melaporkan saham dalam SPT karena khawatir menimbulkan tunggakan pajak. 

Sebenarnya bagaimana mekanisme pemajakan dan administrasi perpajakan terkait investasi di pasar saham?

Terima kasih.

~Reno K, Bandung~

Jawaban:

Salaam, Pak Reno.

Terima kasih atas pertanyaan Anda.

Bagi investor saham, setidaknya terdapat dua transaksi yang merupakan objek pajak penghasilan (PPh), yaitu (1) atas transaksi penjualan saham dan (2) atas dividen yang diterima pemegang saham. Adapun tarif PPh-nya bersifat final, yakni sebesar 0,1 persen dari nilai transaksi penjualan saham dan 10 persen dari nilai dividen yang diterima. 

Biasanya, perusahaan sekuritas akan langsung memotong PPh 0,1 persen dari nilai transaksi penjualan saham sekaligus menyetorkannya ke kas negara. Demikian pula dengan dividen, dalam hal ini perusahaan terkait akan langsung memotong 10 persen dari nilai dividen yang dibagikan ke setiap pemegang saham dan menyetorkannya langsung ke kas negara. 

Baca juga: Bagaimana Aspek Pajak atas Keuntungan Investasi Saham di Singapura?

Namun, dengan berlakunya UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, efektif per Maret 2021 dividen yang diperoleh oleh Wajib Pajak Orang Pribadi dikecualikan dari objek pajak jika syarat-syarat berikut ini terpenuhi:

  • Seluruh dividen dari dalam negeri harus diinvestasikan kembali di Indonesia 
  • Dividen dari luar negeri harus diinvestasikan di Indonesia minimal 30 persen dari laba setelah pajak. 
  • Investasi harus dilakukan paling singkat tiga tahun sejak dividen diterima.
  • Apabila dividen yang diinvestasikan kurang dari dividen yang diterima maka selisihnya dikenakan PPh sesuai dengan ketentuan yang berlaku normal. 

Ilustrasi

Sebagai ilustrasi, Anda menjual 50 lot saham PT A di harga Rp 2.000 per lembar maka perusahaan sekuritas akan memotong PPh final sebesar 0,1 persen atau Rp 10.000 dari transaksi tersebut dan menyetorkannya langsung ke kas negara. 

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perusahaan Konsultan IT Asal AS Bidik Pasar 'Cloud Computing' di RI

Perusahaan Konsultan IT Asal AS Bidik Pasar "Cloud Computing" di RI

Whats New
Dekati UMKM, PT Pos Buka 7.700 'Drop Point' PosAja di 500 Kabupaten dan Kota

Dekati UMKM, PT Pos Buka 7.700 "Drop Point" PosAja di 500 Kabupaten dan Kota

Whats New
Mengapa Adopsi Komputasi Awan Penting untuk Transformasi Digital Perusahaan di Indonesia?

Mengapa Adopsi Komputasi Awan Penting untuk Transformasi Digital Perusahaan di Indonesia?

Whats New
Pemerintah Dinilai Perlu Tolak Intervensi Asing soal Kebijakan Industri Rokok

Pemerintah Dinilai Perlu Tolak Intervensi Asing soal Kebijakan Industri Rokok

Rilis
Genjot Produksi Jagung, Kementan Gandeng Bayer Indonesia

Genjot Produksi Jagung, Kementan Gandeng Bayer Indonesia

Whats New
Pertamina Kembangkan Teknologi Diesel Biohidrokarbon dan Bioavtur

Pertamina Kembangkan Teknologi Diesel Biohidrokarbon dan Bioavtur

Whats New
HUT Ke-77 RI, Menkominfo Sebut Digitalisasi Kunci Pemulihan Ekonomi

HUT Ke-77 RI, Menkominfo Sebut Digitalisasi Kunci Pemulihan Ekonomi

Whats New
Menhub: Gunakan Tema Besar HUT Ke-77 RI agar Sektor Transportasi Pulih Lebih Cepat

Menhub: Gunakan Tema Besar HUT Ke-77 RI agar Sektor Transportasi Pulih Lebih Cepat

Whats New
Cara Daftar m-Banking Mandiri lewat HP dengan Mudah

Cara Daftar m-Banking Mandiri lewat HP dengan Mudah

Whats New
Saat Para Penumpang Pesawat Sikap Sempurna dan Hormat Bendera...

Saat Para Penumpang Pesawat Sikap Sempurna dan Hormat Bendera...

Whats New
Simak Promo dan Diskon HUT Ke-77 RI di Taman Safari, Dufan hingga Trans Snow World

Simak Promo dan Diskon HUT Ke-77 RI di Taman Safari, Dufan hingga Trans Snow World

Whats New
HUT Ke-77 RI, Sandiaga Uno Ajak Pelaku Pariwisata Bangkit

HUT Ke-77 RI, Sandiaga Uno Ajak Pelaku Pariwisata Bangkit

Whats New
Kemendagri: Banyak Kasat Pol PP yang Belum Punya Sertifikat PPNS

Kemendagri: Banyak Kasat Pol PP yang Belum Punya Sertifikat PPNS

Rilis
Luhut Nilai Peringatan HUT Ke-77 RI Sangat Spesial, Ini Alasannya

Luhut Nilai Peringatan HUT Ke-77 RI Sangat Spesial, Ini Alasannya

Whats New
Sandiaga Uno Ajak Investor Brunei Darussalam Tanam Investasi di 5 Destinasi Super Prioritas dan KEK

Sandiaga Uno Ajak Investor Brunei Darussalam Tanam Investasi di 5 Destinasi Super Prioritas dan KEK

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.