BrandzView
Konten ini merupakan kerja sama Kompas.com dengan Gojek

Gojek dan GoTo Finansial Ajak UMKM Olah Minyak Jelantah Jadi Lebih Bermanfaat

Kompas.com - 26/02/2022, 10:02 WIB

KOMPAS.com – Pencemaran lingkungan akibat pembuangan sampah dan limbah masih menjadi pekerjaan rumah di Indonesia.

Berdasarkan data Sistem Informasi Persampahan Nasional (SIPSN) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Kementerian LHK) pada 18 Januari 2020, total timbunan sampah nasional mencapai 65,7 juta ton per tahun atau setara dengan 13 juta gajah per tahun.

Dari jumlah tersebut, sampah makanan menjadi penyumpang terbesar, yakni 27,7 persen. Kemudian, sumber sampah terbesar berasal dari rumah tangga dengan kisaran 45,8 persen.

Salah satu penyumbang sampah terbesar adalah limbah rumah tangga yang dihasilkan oleh rumah tangga dan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Limbah jenis ini dapat mencemari dan merusak ekosistem lingkungan.

Guna mengatasi hal tersebut, Gojek dan GoTo Financial (bagian dari Grup GoTo) bekerja sama dengan Kementerian LHK serta Waste4Change menyelenggarakan sustainability workshop bertema “#DariAksiKecil: Ubah Limbah Jadi Berkah, Kelola Minyak Jelantah secara Tepat” bagi mitra UMKM, Selasa (22/2/2022).

Baca juga: Ini Strategi Electrum, Patungan Gojek-TBS, Kembangkan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Head of Merchant Partnership and Brand Strategy Gojek Putri Rusli mengatakan, workshop tersebut mengajak pelaku usaha untuk mengolah limbah rumah tangga agar dapat memberi nilai tambah.

“Gojek dan GoTo Financial terus berupaya mendampingi para mitra untuk mengurangi dan mendaur ulang sampah sebagai resolusi menyambut awal 2022,” tutur Putri pada acara workshop tersebut.

Inisiatif tersebut, lanjut Putri, merupakan aksi kecil untuk mengajak mitra usaha dan masyarakat melakukan langkah konkret terhadap kelestarian lingkungan.

Head of Merchant Partnership and Brand Strategy Gojek Putri Rusli. .DOK. KOMPAS.COM/YOGARTA AWAWA PRABANING ARKA. Head of Merchant Partnership and Brand Strategy Gojek Putri Rusli. .

Ia menjelaskan, workshop pengelolaan limbah minyak jelantah merupakan bagian dari edukasi GoGreener. Edukasi ini merupakan program dari GoTo yang mengajak dan memfasilitasi pelanggan, mitra usaha, dan mitra driver di ekosistemnya untuk dapat melakukan aksi yang lebih ramah lingkungan.

Edukasi GoGreener dilakukan melalui serial workshop #DariAksiKecil yang dilaksanakan selama Februari-Maret 2022.

“Setelah workshop ini, kami akan menyelenggarakan sustainability workshop lanjutan dengan tema menyulap minyak jelantah menjadi sabun ramah lingkungan serta langkah menuju bisnis ramah lingkungan,” ujarnya.

Olah sampah dengan 3R

Pada kesempatan sama, Direktur Pengurangan Sampah Kementerian LHK Sinta Saptarina Soemiarno mengapresiasi upaya Gojek dan GoTo Financial yang mendukung program pengurangan sampah yang bekerja sama dengan pihaknya.

Baca juga: Dukung Pelaku Usaha Jadi #BestSeller, GoSend Luncurkan Ragam Inovasi pada 2022

Untuk diketahui, inisiatif "Dari Aksi Kecil" tersebut adalah salah satu bentuk implementasi kolaborasi berkelanjutan Gojek dan Kementerian LHK melalui nota kesepahaman yang telah ditandatangani pada Hari Peduli Sampah Nasional 2021.

Selain workshop tersebut, Gojek dan Kementerian LHK sudah bekerja sama terkait pengurangan sampah plastik, edukasi etika bisnis berkelanjutan, dan mengampanyekan gaya hidup ramah lingkungan kepada pelaku bisnis.

Sinta melanjutkan, solusi terhadap masalah sampah, bisa diterapkan melalui 3R, yakni mengurangi (reduce), menggunakan kembali (reuse), dan mendaur ulang (recycle).

Direktur Pengurangan Sampah Kementerian LHK Sinta Saptarina Soemiarno. DOK. KOMPAS.COM/YOGARTA AWAWA PRABANING ARKA. Direktur Pengurangan Sampah Kementerian LHK Sinta Saptarina Soemiarno.

Menurutnya, solusi tersebut dapat diterapkan pelaku UMKM melalui sistem ekonomi sirkular untuk memanfaatkan sisa hasil produksi sampai tidak bisa digunakan lagi.

Sementara, masyarakat bisa mengalihfungsikan barang bekas menjadi barang lain yang berdaya guna. Sebagai contoh, menggunakan bahan dari baju bekas untuk diolah menjadi tas.

Baca juga: Terus Berinovasi, GoFood Pelopori Teknologi Robot Otomatis di Layanan Pesan Antar Makanan

“Masyarakat bisa menerapkan gaya hidup minim sampah. Dengan demikian, sampah yang dibuang ke tempat pembuangan sampah akhir (TPA) hanya sedikit dan memang barang yang sudah tidak bisa digunakan lagi,” tutur Sinta

Daur ulang limbah minyak jelantah

Pengolahan limbah 3R bisa diterapkan pada minyak jelantah hasil rumah tangga atau produksi UMKM.

Pada sustainability workshop, Head of Communication & Engagement Waste4Change Hana Nur Auliana menjelaskan daur ulang limbah minyak jelantah dapat menjadi solusi mengatasi masalah lingkungan yang bisa ditimbulkan oleh limbah tersebut.

Seperti diketahui, limbah minyak jelantah dapat menyebabkan kerusakan lingkungan hingga gangguan kesehatan pada manusia.

Baca juga: Bersama OJK, GoTo Financial Luncurkan Buku Pintar Finansial untuk UMKM dalam Bentuk Digital

Limbah tersebut dapat menyumbat saluran air dan menurunkan kadar oksigen di sungai atau kali yang tercemar. Akibatnya, banyak ikan mati di sungai yang tercemar limbah minyak jelantah.

Oleh karena itu, kata Hana, minyak jelantah jangan dibuang di saluran air. Jangan pula dibuang atau ditimbun di tanah.

Sebaiknya, limbah minyak jelantah didaur ulang karena dapat memberi nilai tambah bagi pelaku UMKM. Limbah ini dapat diolah menjadi bahan bakar biodiesel, lilin, dan sabun.

Untuk mendaur ulang, pelaku UMKM tak perlu melakukannya sendiri. Pelaku usaha cukup menampung minyak jelantah sisa produksi. Saat menampung, saring minyak dari sisa-sisa gorengan agar mudah diolah.

Baca juga: Fitur Carbon Offset GoTo Group dan Jejak.in Resmi Diadopsi Kemenparekraf

Setelah tertampung banyak, lanjut Hana, minyak jelantah bisa disalurkan ke tempat penampungan dan penyimpanan minyak jelantah resmi. Saat ini, penampungan tersebut sudah tersedia di banyak tempat, salah satunya milik Waste4Change.

Pelaku UMKM dapat menyalurkan limbah minyak jelantah ke Waste4Change untuk diolah menjadi produk bernilai tambah.

“Kami akan melakukan pengangkutan secara berkala ke lokasi. Minimal volume minyak yang kami angkut sekitar 1 mobil pick-up atau kira-kira 20 jeriken. Minyak jelantah yang diangkut oleh Waste4Change akan disalurkan ke pabrik untuk diolah menjadi biodiesel,” katanya.

Hana menambahkan, selain minyak jelantah, Waste4Change juga menerima barang sisa konsumsi lain, seperti jeriken, botol sampo, sisa kosmetik, serta kardus.

Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sepanjang 2022, OJK Telah Berikan Izin Usaha 15 Perusahaan Pergadaian

Sepanjang 2022, OJK Telah Berikan Izin Usaha 15 Perusahaan Pergadaian

Whats New
Lelang Sukuk Negara, Pemerintah Kantongi Rp 755 Miliar

Lelang Sukuk Negara, Pemerintah Kantongi Rp 755 Miliar

Whats New
Lowongan Kerja di Taulany TV, Perusahaan Milik Andre Taulany, Simak Posisi yang Dicari

Lowongan Kerja di Taulany TV, Perusahaan Milik Andre Taulany, Simak Posisi yang Dicari

Whats New
Hasil Prafinalisasi Pendataan Tenaga non-ASN 2022 Diumumkan, Ini Link dan Tahapannya

Hasil Prafinalisasi Pendataan Tenaga non-ASN 2022 Diumumkan, Ini Link dan Tahapannya

Whats New
Skema KPBU Proyek IKN Tarik Minat Investor Asing

Skema KPBU Proyek IKN Tarik Minat Investor Asing

Whats New
Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 46 Resmi Dibuka, Klik www.prakerja.go.id

Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 46 Resmi Dibuka, Klik www.prakerja.go.id

Whats New
Pengemudi inDriver Difasilitasi Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan

Pengemudi inDriver Difasilitasi Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan

Whats New
11 Indeks Sektoral Kompak Menguat, IHSG Parkir di Zona Hijau

11 Indeks Sektoral Kompak Menguat, IHSG Parkir di Zona Hijau

Whats New
OJK: Jumlah Investor Pasar Modal Capai 9,76 Juta pada September 2022

OJK: Jumlah Investor Pasar Modal Capai 9,76 Juta pada September 2022

Whats New
Jokowi Dorong Perusahaan Besar Lakukan Bina Lingkungan dan Dampingi UMKM

Jokowi Dorong Perusahaan Besar Lakukan Bina Lingkungan dan Dampingi UMKM

Rilis
Mereka yang Bangkit Melalui PaDi UMKM di Tengah Sulitnya Perekonomian

Mereka yang Bangkit Melalui PaDi UMKM di Tengah Sulitnya Perekonomian

Whats New
Dirut Pupuk Kaltim Beberkan 3 Kunci Kesuksesan Penerapan ESG dalam Operasional Bisnis

Dirut Pupuk Kaltim Beberkan 3 Kunci Kesuksesan Penerapan ESG dalam Operasional Bisnis

Whats New
Astra Bakal Bagikan Dividen Sebesar Rp 3,56 Triliun, Simak Jadwalnya

Astra Bakal Bagikan Dividen Sebesar Rp 3,56 Triliun, Simak Jadwalnya

Whats New
Batas dan Pembayaran PDAM Setiap Tanggal Berapa?

Batas dan Pembayaran PDAM Setiap Tanggal Berapa?

Spend Smart
Ditjen Pajak Kaji Rencana Penunjukan Tokopedia dkk Jadi Pemungut Pajak

Ditjen Pajak Kaji Rencana Penunjukan Tokopedia dkk Jadi Pemungut Pajak

Whats New
komentar di artikel lainnya
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.