Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

"Perang" di RI: Pengerahan TNI saat Warga Saling Berebut Minyak Goreng

Kompas.com - 27/02/2022, 09:53 WIB

Menurut pihak toko swalayan untuk hari ini pihaknya menyediakan sebanyak 400 liter lebih minyak goreng bersubsidi agar kebagian semua setiap pelanggan hanya dibolehkan membeli 2 liter sementara ke tersediaan minyak goreng di toko swalayan tergantung kiriman dari penyuplainya.

Baca juga: Ironi Mahalnya Minyak Goreng: Produk Lokal, Dijual Harga Internasional

TNI turun tangan

Polda Sumut dan Kodam I/Bukit Barisan memperbantukan truk untuk mempercepat distribusi minyak goreng kepada masyarakat. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan masyarakat akan minyak goreng terpenuhi dan mengantisipasi kelangkaan di pasaran.

Pantauan pada 23 Februari lalu, truk yang diperbantukan itu dari Polda Sumut dan Kodam I/BB, lebih dari 5 armada. Truk itu tiba secara bersamaan pada pukul 13.23 WIB, dikawal oleh sejumlah mobil dari Forkopimda.

Distribusi minyak goreng di Sumatera Utara itu bahkan disaksikan langsung oleh Pangdam I/BB, Mayjend TNI Hassanudin dan Kapolda Sumut Kapolda Sumut Irjen RZ Panca Putra Simanjuntak.

Sementara di Papua, pesawat angkut TNI AU juga dikerahkan untuk mengangkut minyak goreng ke Papua. Dengan menggunakan satu unit pesawat C-130 milik Skadron Udara 33 Lanud Sultan Hasanuddin Makassar, TNI AU menerbangkan 12,7 ton minyak goreng bantuan dari pemerintah.

Selain itu, sudah jadi pemandangan umum di Indonesia, aparat dari TNI ikut diperbantukan saat operasi pasar berlangsung untuk mencegah terjadinya kericuhan. 

Baca juga: Blusukan ke Jambi, Mendag: Minyak Goreng Tersedia dan Aman

Mendag klaim minyak goreng aman

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi melakukan kunjungan ke Pasar Modern Angso Duo Provinsi Jambi dan meninjau langsung ketersediaan minyak goreng di pasar.

"Hari ini kita meninjau langsung ketersediaan minyak goreng di Jambi, hasilnya ketersediaan minyak goreng di Dashbord Kementerian Perdagangan dan kondisi di lapangan angkanya cocok, minyak goreng di Jambi tersedia dan aman," kata Muhammad Lutfi dilansir dari Antara, Sabtu (26/2/2022).

Didampingi Gubernur Jambi Al Haris dan Direktorat Perdagangan Jendral Perdagangan Luar Negeri dan Dalam Negeri, Menteri Perdagangan meninjau sejumlah toko yang berada di kawasan Pasar Angso Duo Jambi.

Muhammad Lutfi menjelaskan secara angka ketersediaan minyak di Jambi positif, artinya barang tersedia dan aman. Pemerintah Daerah setempat turut mengatur distribusi minyak goreng di pasaran sehingga tidak terjadi kelangkaan dalam waktu yang lama.

Baca juga: Ombudsman: Ekspor CPO Dibatasi, tapi Kenapa Minyak Goreng Langka?

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman Selanjutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BERITA FOTO: Sri Mulyani Optimis Pertumbuhan Ekonomi RI di Atas 5 Persen

BERITA FOTO: Sri Mulyani Optimis Pertumbuhan Ekonomi RI di Atas 5 Persen

Whats New
Ada Isu Biaya Haji Naik, Pegadaian Tawarkan Produk Pembiayaan Arrum Haji

Ada Isu Biaya Haji Naik, Pegadaian Tawarkan Produk Pembiayaan Arrum Haji

Rilis
Cara Daftar BBM Subsidi Pertamina Tanpa Aplikasi dan Syaratnya

Cara Daftar BBM Subsidi Pertamina Tanpa Aplikasi dan Syaratnya

Work Smart
BERITA FOTO: Fasilitas Data Center Area31 Resmi Beroperasi

BERITA FOTO: Fasilitas Data Center Area31 Resmi Beroperasi

Whats New
PUPR Kebut Pembangunan Akses Jalan di Labuan Bajo Sebelum Pelaksanaan ASEAN Summit

PUPR Kebut Pembangunan Akses Jalan di Labuan Bajo Sebelum Pelaksanaan ASEAN Summit

Rilis
IFG Targetkan Proses Migrasi Polis Jiwasraya Bisa Rampung Tahun Ini

IFG Targetkan Proses Migrasi Polis Jiwasraya Bisa Rampung Tahun Ini

Whats New
Imbas Merosotnya Bisnis Penjualan Ventilator, Philips akan PHK 6.000 Karyawannya

Imbas Merosotnya Bisnis Penjualan Ventilator, Philips akan PHK 6.000 Karyawannya

Whats New
Sri Mulyani Yakin Ekonomi RI Tetap Kuat meski IMF Pangkas Proyeksi Pertumbuhan

Sri Mulyani Yakin Ekonomi RI Tetap Kuat meski IMF Pangkas Proyeksi Pertumbuhan

Whats New
Menteri Teten: Inkubator Wirausaha Penting untuk Mengembangkan Usaha

Menteri Teten: Inkubator Wirausaha Penting untuk Mengembangkan Usaha

Whats New
Pastikan Ketersediaan Beras Aman, Mentan SYL: Januari-Maret Ada Overstock 3 Juta Ton

Pastikan Ketersediaan Beras Aman, Mentan SYL: Januari-Maret Ada Overstock 3 Juta Ton

Whats New
Kelanjutan Kasus Wanaartha Life, 600 Nasabah yang Mewakili 1.400 Polis Sudah Daftar ke Tim Likuidasi

Kelanjutan Kasus Wanaartha Life, 600 Nasabah yang Mewakili 1.400 Polis Sudah Daftar ke Tim Likuidasi

Whats New
Minyakita Langka, ID Food Minta Produsen Genjot Produksi

Minyakita Langka, ID Food Minta Produsen Genjot Produksi

Whats New
Bank Mandiri Salurkan Kredit Rp 1.202 Triliun di 2022, Paling Banyak Segmen Korporasi

Bank Mandiri Salurkan Kredit Rp 1.202 Triliun di 2022, Paling Banyak Segmen Korporasi

Whats New
Papan Pemantauan Khusus akan Meluncur Tahun Ini

Papan Pemantauan Khusus akan Meluncur Tahun Ini

Whats New
Dipanggil Jokowi ke Istana, Buwas: Bahas Harga Beras, Bukan 'Reshuffle'

Dipanggil Jokowi ke Istana, Buwas: Bahas Harga Beras, Bukan "Reshuffle"

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+