Profil Mendiang Arifin Panigoro, Sang Raja Minyak Indonesia, Bangun Medco Saat "Oil Boom" hingga Pernah Jadi Watimpres Jokowi

Kompas.com - 28/02/2022, 11:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Arifin Panigoro, pengusaha yang juga dikenal sebagai pendiri dan pemilik Medco Group meninggal dunia pada Minggu (27/2/2022) pukul 02.29 waktu Rochester Minneapolis USA atau Senin (28/2/2022) dini hari sekitar pukul 03.29 WIB.

Arifin meninggal di usia ke-76 tahun. Rencananya jenazah Arifin akan disemayamkan di rumah duka di Griya Jenggala, Jalan Jenggala 1, Jakarta Selatan.

Kabar tersebut dikonfirmasi oleh Direktur Utama PT MedcoEnergi Internasional Tbk (MEDC), Hilmi Panigoro yang juga merupakan adik dari mendiang Arifin Panigoro.

"Kami keluarga besar Bapak Arifin Panigoro dan Medco Group berterima kasih atas bantuan dari semua pihak dan pekerja atas dukungan dan doa selama beliau dirawat Mohon dimaafkan apabila ada kekhilafan selama beliau beraktivitas selama ini,” ujar Hilmi saat dikonfirmasi Kompas.com, Senin (28/2/2022).

Baca juga: Pendiri Medco Group Arifin Panigoro Meninggal Dunia, Ini Kata Sang Adik

Pria kelarihan 14 Maret 1945 di Bandung tersebut, merupakan pendiri dan pemilik Medco Group yaitu perusahaan energi dan pertambangan yang berdiri sejak 1980 di Indonesia. Melalui MedcoEnergi, perusahaan fokus pada eksplorasi dan produksi minyak bumi serta gas.

Arifin Panigoro lahir di Bandung pada 14 Maret 1945 silam, merupakan pengusaha yang dijuluki 'Raja Minyak Indonesia'. Lantaran ia mendirikan MedcoEnergi, perusahaan pertambangan minyak dan gas bumi swasta terbesar di Indonesia.

Baca juga: Arifin Panigoro: Indonesia Tidak Lagi Kaya Minyak

"Oil Boom" 1980

Namun sebelum dikenal sebagai 'juragan minyak', Arifin lebih dulu menjadi kontraktor alat kelistrikan dari pintu ke pintu, saat kuliah di Institut Teknologi Bandung (ITB). Ia mulai mendirikan Medco beberapa tahun setelah lulus kuliah, ketika ada momentum oil boom.

Pada 1979-1980 harga minyak dunia sedang melambung tinggi, di mana minyak bumi pun menjadi komoditas primadona ekspor Indonesia saat itu. Arifin bersama teman-temannya sesama alumni ITB mencetuskan gagasan untuk membangun bisnis jasa pengeboran migas.

Saat itu, bisnis tersebut masih dikuasai oleh pemain asing lantaran modalnya yang besar. Namun, ia dan rekan-rekannya tak putus asa hingga akhirnya mendirikan Meta Epsi Pribumi Drilling Company (Medco).

Pada awal berdirinya, Medco berhasil mendapatkan kontrak tender demi tender eksplorasi dan eksploitasi minyak dari pemerintah Indonesia, meski saat itu hanya bermodalkan 1 rig.

Baca juga: Jika Tak Ada Penemuan Baru, Minyak Bumi Indonesia Akan Habis dalam 9 Tahun

Gurita bisnis Medco

Sepuluh tahun kemudian, Medco mulai berkembang menjadi perusahaan migas dengan mengakuisi Tesoro Indonesia Peteroleum Company pada 1992.

Bahkan pada 1994, Medco mulai mencatatkan saham perdananya di pasar bursa dan mengakuisisi operasi Stanvac di Indonesia.

Hingga saat ini bisnis Medco terus berkembang. Perusahaan energi ini bahkan telah mengakuisisi blok-blok migas internasional. Selain itu, Medco juga sudah melakukan ekspansi ke bisnis pembangkit listrik melalui anak usahanya, Medco Power Indonesia.

Berkat kesuksesannya, Forbes bahkan mencatat kekayaan bersih Arifin pada awal 2021 sebesar 550 juta dollar AS, yang sekaligus menempatkannya di urutan ke-47 orang terkaya di Indonesia atau persis di bawah konglomerat minyak lainnya, Soegiarto Adikoesoemo.

Baca juga: Bersiap Akuisisi Ophir Energy, Medco Bisa Jadi Produsen Migas Terbesar Ke-7 Asia Tenggara

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Jurus BRI Finance Jaga Tingkat Kredit Macet Tahun Depan

5 Jurus BRI Finance Jaga Tingkat Kredit Macet Tahun Depan

Whats New
Menteri Teten Sebut 40.473 UMKM dengan 763.385 Produk Telah Masuk e-Katalog LKPP

Menteri Teten Sebut 40.473 UMKM dengan 763.385 Produk Telah Masuk e-Katalog LKPP

Whats New
Efek China Mereda, Nilai Tukar Rupiah Bergerak Mendatar

Efek China Mereda, Nilai Tukar Rupiah Bergerak Mendatar

Whats New
Dukung Program Kendaraan Listrik, OJK Berikan 4 Insentif di Sektor Perbankan

Dukung Program Kendaraan Listrik, OJK Berikan 4 Insentif di Sektor Perbankan

Whats New
Tarif Ojol Akan Ditetapkan Gubernur, Asosiasi Driver: Itu Salah Satu Tuntunan Kami

Tarif Ojol Akan Ditetapkan Gubernur, Asosiasi Driver: Itu Salah Satu Tuntunan Kami

Whats New
Kerap Merugikan Pencari Kerja, Ini 6 Cara Menghindari Lowongan Kerja Palsu

Kerap Merugikan Pencari Kerja, Ini 6 Cara Menghindari Lowongan Kerja Palsu

Whats New
Dibuka Melemah, IHSG Mencoba Bangkit

Dibuka Melemah, IHSG Mencoba Bangkit

Whats New
Krakatau Sarana Properti Jual Lahan Senilai Rp 500 Miliar ke Sinar Mas

Krakatau Sarana Properti Jual Lahan Senilai Rp 500 Miliar ke Sinar Mas

Whats New
Mendag Zulhas Optimistis Ekonomi Indonesia Tumbuh Meski Ada Prediksi Resesi Global

Mendag Zulhas Optimistis Ekonomi Indonesia Tumbuh Meski Ada Prediksi Resesi Global

Whats New
Belum Final, Pemerintah Masih Kaji soal Rencana Bagi-bagi 'Rice Cooker' untuk Warga Miskin

Belum Final, Pemerintah Masih Kaji soal Rencana Bagi-bagi "Rice Cooker" untuk Warga Miskin

Whats New
Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Spend Smart
Komitmen Petrokimia Gresik Menjaga Stok Pupuk Nasional dari Kelangkaan

Komitmen Petrokimia Gresik Menjaga Stok Pupuk Nasional dari Kelangkaan

Whats New
Naik Rp 4.000 Per Gram, Simak Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Naik Rp 4.000 Per Gram, Simak Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Whats New
Berkarier sebagai Fotografer, Apakah Menjanjikan?

Berkarier sebagai Fotografer, Apakah Menjanjikan?

Work Smart
Dorong Percepatan Pemanfaatan EBT, Erick Thohir Dorong Transformasi di PLN

Dorong Percepatan Pemanfaatan EBT, Erick Thohir Dorong Transformasi di PLN

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.