IHSG Menguat di Sesi I, Investor Asing Borong Saham BBRI, TLKM, dan INDY

Kompas.com - 01/03/2022, 12:54 WIB
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Pada penutupan sesi I perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (1/3/2022), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona hijau. Demikian juga dengan mata uang garuda di pasar spot yang menguat.

Melansir RTI, pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG berada pada level 6.953,17 atau naik 65 poin (0,94 persen) dibandingkan penutupan sebelumnya di level 6.888,17.

Sementara itu, terdapat 317 saham yang hijau, 211 saham merah dan 142 saham lainya stagnan. Jumlah transaksi siang ini mencapai Rp 12,06 triliun dengan volume 15,7 miliar saham.

Baca juga: Daftar Perusahaan Penjual Senjata Militer Terlaris Dunia, AS Juaranya

Siang ini, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) catatkan aksi beli bersih tertinggi sebesar Rp 424,8 miliar. Saham BBRI melesat 3,7 persen di level Rp 4.720 per saham. Adapun volume perdagangan BBRI mencapai 331,8 juta saham dengan total transaksi Rp 1,6 triliun.

Net buy asing tertinggi juga dicatatkan oleh Telkom Indonesia (TLKM) sebesar Rp 117,1 miliar. TLKM siang ini naik 1,15 persen di level Rp 4.390 per saham. TLKM mecatatkan total transaksi Rp 564,4 miliar dengan volume 125 juta saham.

Menyusul saham Indika Energy (INDY) yang juga mencatatkan aksi beli bersih tertinggi selanjutnya, sebesar Rp 95,4 miliar. INDY siang ini melesat 22,8 persen di level Rp 2.740 per saham. Total transaksi INDY siang ini mencapai Rp 429,7 miliar dengan volume 168,6 juta saham.

Sementara itu, aksi jual bersih tertinggi siang ini antara lain Bank Mandiri (BMRI) dan Harum Energy (HRUM) masing-masing sebesar Rp 40,7 miliar dan Rp 38,7 miliar. BMRI siang ini stagnan di level Rp 7.700 per saham, sementara HRUM ambles 3,4 persen di level Rp 11.850 per saham.

Baca juga: Jokowi: Saya Tidak Ingin Indonesia Hanya Jadi Pasar Ekonomi Digital, Harus Jadi Pemain

Gainers siang ini antara lain Adaro Energy (ADRO) yang melesat 9,8 persen di level Rp 2.690 per saham. Kemudian, Indo Tambangraya Megah (ITMG) yang melonjak 4,8 persen di posisi Rp 27.975 per saham, dan Bukit Asam (PTBA) di posisi Rp 3.250 per saham atau naik 3,5 persen.

Losers siang ini antara lain Kalbe Farma (KLBF) yang ambles 3,04 persen di level Rp 1.595 per saham, Vale Indonesia (INCO) juga teperosok 1,8 persen di level Rp 5.300 per saham, dan AKR Corporindo (AKRA) di level Rp 745 per saham atau turun 1,3 persen.

Bursa Asia mayoritas hijau dengan kenaikan Nikkei 1,3 persen, Shanghai Komposit 0,2 persen, dan Strait Times 0,8 persen, dan Hang Seng Hong Kong turun 0,37 persen

Adapun berdasarkan Bloomberg, rupiah pada tengah siang ini bergerak menguat. Pukul 12.20 WIB mata uang garuda berada di level Rp 14.346 per dollar AS atau naik 35 poin (0,25 persen) dibanding sebelumnya Rp 14.381 per dollar AS.

Baca juga: Meski Terjadi Deflasi, BPS Nilai Daya Beli Masyarakat Masih Tinggi

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mentan SYL Dorong Petani Beradaptasi dengan Tantangan Alam

Mentan SYL Dorong Petani Beradaptasi dengan Tantangan Alam

Whats New
Sri Mulyani Jamin Gaji Ke-13 Cair Juli, Anggaran Tersedia Rp 35,5 Triliun

Sri Mulyani Jamin Gaji Ke-13 Cair Juli, Anggaran Tersedia Rp 35,5 Triliun

Whats New
Perkuat Pengawasan Industri Keuangan, OJK Resmikan Gedung KR 7 Sumbagsel

Perkuat Pengawasan Industri Keuangan, OJK Resmikan Gedung KR 7 Sumbagsel

Rilis
Gaji Ke-13 Cair Juli 2022, Komponennya Disertai 50 Persen Tunjangan Kinerja

Gaji Ke-13 Cair Juli 2022, Komponennya Disertai 50 Persen Tunjangan Kinerja

Whats New
Genjot Produksi Lokal, idsMED dan ASKI Akan Luncurkan Produk Kesehatan

Genjot Produksi Lokal, idsMED dan ASKI Akan Luncurkan Produk Kesehatan

Whats New
Akulaku PayLater Hadir di Platform Pegipegi

Akulaku PayLater Hadir di Platform Pegipegi

Rilis
Cek Tarif Tol Surabaya-Gresik Terbaru untuk Semua Golongan Kendaraan

Cek Tarif Tol Surabaya-Gresik Terbaru untuk Semua Golongan Kendaraan

Spend Smart
Cara Pakai Fitur 'Pembayaran Tempo', agar Mitra Blibli Bisa Beli Stok Jualan, Bayarnya Akhir Bulan

Cara Pakai Fitur "Pembayaran Tempo", agar Mitra Blibli Bisa Beli Stok Jualan, Bayarnya Akhir Bulan

Whats New
Gelar RUPST, GoTo Angkat Kevin Aluwi Jadi Komisaris

Gelar RUPST, GoTo Angkat Kevin Aluwi Jadi Komisaris

Whats New
Garuda Indonesia Sasar Pasar Penerbangan 'Low Cost Carrier' Melalui Citilink

Garuda Indonesia Sasar Pasar Penerbangan "Low Cost Carrier" Melalui Citilink

Whats New
MDRT Targetkan Punya 3.000 Agen di Indonesia pada 2023

MDRT Targetkan Punya 3.000 Agen di Indonesia pada 2023

Whats New
Ada Larangan Penggunaan HP di SPBU, Beli BBM Pakai Aplikasi MyPertamina Aman?

Ada Larangan Penggunaan HP di SPBU, Beli BBM Pakai Aplikasi MyPertamina Aman?

Whats New
Daftar 5 Golongan Pelanggan PLN yang Kena Kenaikan Tarif Listrik

Daftar 5 Golongan Pelanggan PLN yang Kena Kenaikan Tarif Listrik

Whats New
OJK: Target Inklusi Keuangan Capai 90 Persen di Tahun 2024

OJK: Target Inklusi Keuangan Capai 90 Persen di Tahun 2024

Whats New
Ini Penyebab Agen Asuransi Belum Bisa Diganti dengan Kecanggihan Teknologi

Ini Penyebab Agen Asuransi Belum Bisa Diganti dengan Kecanggihan Teknologi

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.