Daftar Negara Pengimpor Senjata Militer Terbesar di Dunia

Kompas.com - 01/03/2022, 18:24 WIB


KOMPAS.com – Arab Saudi tercatat sebagai negara pengimpor senjata terbesar di dunia dalam beberapa tahun belakangan, tepatnya selama periode 2016-2020.

Hal ini terungkap dari laporan Institut Penelitian Perdamaian Internasional Stockholm (Stockholm International Peace Research Institute/SIPRI) tahun 2021 lalu.

Secara keseluruhan, SIPRI mengidentifikasi 164 negara masuk sebagai importir senjata utama pada 2016–2020. Dari semua negara itu, Arab Saudi menjadi negara yang paling banyak impor senjata.

Baca juga: Daftar Negara Pengekspor Senjata Terbesar Dunia, AS dan Rusia Bersaing

SIPRI mencatat, lima importir senjata terbesar adalah Arab Saudi, India, Mesir, Australia dan China, yang bersama-sama menyumbang 36 persen dari total impor senjata.

Berikut daftar 10 negara pengimpor senjata terbesar di dunia:

  1. Arab Saudi: 11 persen
  2. India: 9,5 persen
  3. Mesir: 5,8 persen
  4. Australia: 5,1 persen
  5. China: 4,7 persen
  6. Aljazair: 4,3 persen
  7. Korea Selatan: 4,3 persen
  8. Qatar: 3,8 persen
  9. UEA: 3 persen
  10. Pakistan: 2,7 persen

Baca juga: Daftar Perusahaan Penjual Senjata Militer Terlaris Dunia, AS Juaranya

Pasokan senjata dunia

Adapun wilayah yang menerima volume terbesar pasokan senjata utama pada 2016–2020 adalah Asia dan Oseania, menyumbang 42 persen dari total global, diikuti oleh Timur Tengah, yang menerima 33 persen.

Aliran senjata ke dua wilayah meningkat jika mengacu data 2011–2015 dan 2016–2020. Impor senjata negara-negara Timur Tengah naik sebesar 25 persen dan Eropa naik 12 persen.

Sementara itu, aliran ke tiga wilayah lainnya menurun. Afrika turun 13 persen, Amerika turun sebesar 43 persen, serta Asia dan Oseania turun 8,3 persen.

Baca juga: Intip Kinerja 9 Pabrik Senjata Terbesar di Dunia Asal Rusia

Negara pengekspor senjata

Amerika Serikat (AS) dan Rusia masih bersaing dalam peringkat teratas pada daftar negara pengekspor senjata terbesar di dunia.

Selain AS dan Rusia, pemasok senjata terbesar di dunia pada 2016–2020 adalah Prancis, Jerman, dan China yang juga termasuk negara pembuat senjata.

Lima negara urutan teratas tersebut menyumbang 76 persen dari total volume ekspor senjata utama, disusul sejumlah negara lain yang berkontribusi tidak lebih dari 5 persen.

Berikut 10 negara pengekspor senjata terbesar di dunia selengkapnya:

  1. Amerika Serikat: 37 persen
  2. Rusia: 20 persen
  3. Prancis: 8,2 persen
  4. Jerman: 5,5 persen
  5. China: 5.2 persen
  6. Britania Raya: 3,3 persen
  7. Spanyol: 3,2 persen
  8. Israel: 3 persen
  9. Korea Selatan: 2,7 persen
  10. Italia: 2,2 persen

SIPRI menyebut, sejak 1950, AS dan Rusia (atau Uni Soviet sebelum 1992) secara konsisten menjadi pemasok senjata terbesar di dunia sejauh ini.

Pada 2016–2020, ekspor senjata AS berkontribusi sebesar 37 persen terhadap total global. Angka tersebut 15 persen lebih tinggi dari pada 2011–2015.

Baca juga: Ini Daftar Negara Konsumen Batu Bara Terbesar di Dunia

Hampir setengahnya, tepatnya 47 persen dari ekspor senjata AS dikirimkan ke Timur Tengah pada 2016–2020.

Sebaliknya, ekspor senjata Rusia menurun sebesar 22 persen dan bagiannya dari total global turun dari 26 persen pada 2011–2015 menjadi 20 persen pada 2016–2020.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Syarat, Alur, Link, dan Cara Daftar Pendataan Non-ASN 2022

Syarat, Alur, Link, dan Cara Daftar Pendataan Non-ASN 2022

Whats New
Petrokimia Gresik Klaim Sukses Buat Pendapatan Petani Edamame di Jember Meningkat Jutaan Rupiah

Petrokimia Gresik Klaim Sukses Buat Pendapatan Petani Edamame di Jember Meningkat Jutaan Rupiah

Rilis
Sri Mulyani Kasih Hadiah Uang Tunai 10 Provinsi yang Tekan Inflasi

Sri Mulyani Kasih Hadiah Uang Tunai 10 Provinsi yang Tekan Inflasi

Whats New
Gaji Tersendat, Guru PPPK dan Honorer di Bandar Lampung Mengadu ke Hotman Paris

Gaji Tersendat, Guru PPPK dan Honorer di Bandar Lampung Mengadu ke Hotman Paris

Whats New
Selamat dari Pailit, Garuda Mau Pakai Duit dari APBN untuk Rawat Pesawat

Selamat dari Pailit, Garuda Mau Pakai Duit dari APBN untuk Rawat Pesawat

Whats New
Resmikan Proyek QMB, Luhut: Kita Melihat Lahirnya Museum Industri Nikel yang Pertama Dalam Sejarah RI

Resmikan Proyek QMB, Luhut: Kita Melihat Lahirnya Museum Industri Nikel yang Pertama Dalam Sejarah RI

Whats New
Info Lengkap Pendataan Non ASN: Syarat, Dokumen, dan Tenggat Waktunya

Info Lengkap Pendataan Non ASN: Syarat, Dokumen, dan Tenggat Waktunya

Work Smart
Cerita Bos Garuda Turunkan Utang Miliaran Dollar AS, dari Pangkas Sewa Pesawat hingga Rute Terbang

Cerita Bos Garuda Turunkan Utang Miliaran Dollar AS, dari Pangkas Sewa Pesawat hingga Rute Terbang

Whats New
Pengamat: Perusahaan BUMN Harus Bisa Jadi Motor Tumbuhnya Ekonomi Syariah di Indonesia

Pengamat: Perusahaan BUMN Harus Bisa Jadi Motor Tumbuhnya Ekonomi Syariah di Indonesia

Whats New
Dalam Waktu Dekat, Nasabah Bank DKI Bisa Setor dan Tarik Tunai Tanpa Kartu di ATM BCA

Dalam Waktu Dekat, Nasabah Bank DKI Bisa Setor dan Tarik Tunai Tanpa Kartu di ATM BCA

Whats New
Sri Mulyani: Rp 203,4 Triliun Dana Pemda Mengendap di Bank Per Agustus 2022, Tertinggi dari Jatim

Sri Mulyani: Rp 203,4 Triliun Dana Pemda Mengendap di Bank Per Agustus 2022, Tertinggi dari Jatim

Whats New
Cara Cek Penerima BSU Tahap 3 yang Cair Pekan Ini

Cara Cek Penerima BSU Tahap 3 yang Cair Pekan Ini

Whats New
Sri Mulyani: APBN Agustus 2022 Surplus Rp 107,4 Triliun

Sri Mulyani: APBN Agustus 2022 Surplus Rp 107,4 Triliun

Whats New
Cerita Luhut ke AS, Ungkap Banyak Masalah Kelautan Saat Bertemu Majelis Umum PBB

Cerita Luhut ke AS, Ungkap Banyak Masalah Kelautan Saat Bertemu Majelis Umum PBB

Whats New
Merdeka Finansial: Bisa Memisahkan Kebutuhan dan Keinginan

Merdeka Finansial: Bisa Memisahkan Kebutuhan dan Keinginan

Earn Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.