Kompas.com - 02/03/2022, 12:45 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebagian masyarakat mungkin mafhum dengan obligasi. Obligasi sendiri merupakan surat utang jangka menengah atau jangka panjang yang diperjualbelikan.

Obligasi berisi janji dari pihak yang menerbitkannya, untuk membayar imbalan berupa bunga (kupon) pada periode tertentu. Selain bunga, penerbit obligasi juga perlu melunasi pokok utang pada akhir waktu yang telah ditentukan kepada pembeli obligasi.

Secara sederhana, penerbit obligasi adalah debitor. Sedangkan, pembeli obligasi adalah kreditor. Atau, pembeli bisa juga disebut investor.

Mengutip dari sikapiuangmu.ojk.go.id, obligasi merupakan salah satu investasi efek berpendapatan tetap. Tujuannya, untuk meningkatkan nilai investasi yang relatif stabil.

Baca juga: Ada Tapering AS, Seberapa Cuan Berinvestasi di Obligasi Tahun Ini?

Risiko dari pembelian obligasi juga terbilang relatif stabil, dibandingkan dengan saham.

Yang menarik dari berinvestasi obligasi yaitu sebagai investor, keuntungan tidak hanya dari pembayaran bunga tetap (kupon), tetapi juga bisa mendapatkan keuntungan dari capital gain (selisih harga beli dan jual).

Ini karena obligasi bisa diperdagangkan di pasar sekunder, artinya obligasi bisa diperjual belikan kembali dengan harga lebih tinggi.

Baca juga: Penerbitan Obligasi Hijau Tembus Rp 12.283 Triliun, Terbesar Sepanjang Sejarah

Jenis-jenis obligasi

Berikut ini adalah jenis obligasi yang lazim ditemui.

1. Obligasi Pemerintah

Obligasi ini biasanya berbentuk Surat Utang Negara (SUN). Penerbit obligasi ini adalah Pemerintah Republik Indonesia.

Adapun, obligasi yang diterbitkan pemerintah adalah obligasi dengan kupon tetap (seri FR- Fixed Rate), obligasi dengan kupon variable (seri VR –Variable Rate), dan obligasi dengan prinsip syariah/ Sukuk Negara.

Obligasi pemerintah dinilai lebih aman karena pemerintah berwenang membebankan pajak dan mencetak uang.

Baca juga: Apa Itu Investasi Obligasi dan Hal yang Harus Dipahami Seputarnya

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.