Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Hampir 40 Tahun Mati Suri, Rel Cibatu-Garut Segera Beroperasi Kembali

Kompas.com - 04/03/2022, 18:09 WIB
Isna Rifka Sri Rahayu,
Erlangga Djumena

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan meninjau kegiatan uji coba terbatas pada jalur kereta api Cibatu-Garut pada Kamis (03/03/2022).

Direktur Jenderal Perkeretaapian Zulfikri mengatakan, peninjauan ini untuk memastikan kesiapan dan pemenuhan aspek keselamatan jalur kereta api Cibatu-Garut sebelum dapat dioperasikan.

Salah satu yang ditinjau dalam kegiatan uji coba ini adalah kestabilan struktur melalui uji dinamis dengan menggunakan sarana berpenumpang.

"Kita harus betul-betul memastikan keamanan dan keselamatan prasarana sepanjang jalur ini sebelum dapat dioperasikan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (4/3/2022).

Baca juga: Mati Sejak Orde Baru, Rel Cibatu-Garut Kini Bisa Dilintasi Kereta Api

Selain itu, kegiatan ini juga dimanfaatkan oleh pihak operator sebagai bentuk sosialisasi kepada masyarakat terhadap pengoperasian jalur kereta api yang hampir 40 tahun tidak beroperasi.

Kegiatan uji coba kali ini diikuti oleh masyarakat dengan jumlah yang dibatasi. Salah satu penumpang yang mengikuti kegiatan uji coba ini mengaku jauh-jauh datang dari Purwakarta.

“Kami sangat antusias ketika mendengar kabar jalur ini akan diaktifkan jadi sengaja mengajak keluarga datang khusus untuk mengikuti kegiatan uji coba,” kata seorang warga, Hamdi (40).

Jalur kereta api Cibatu-Garut ini diaktifkan kembali sesuai dengan rencana tata ruang dan rencana rencana pembangunan (RT/RWN, RIPN 2030).

Reaktivasi jalur ini juga didukung oleh Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 50 Tahun 2020 tentang Penugasan kepada PT Kereta Api Indonesia (Persero) untuk Penyelenggaraan Prasarana Perkeretaapian Umum Lintas Cibatu-Garut.

Untuk mendorong masyarakat agar dapat beralih menggunakan kereta api menuju Garut, Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian turut memberikan dukungan berupa subsidi PSO.

Subsidi PSO ini nantinya akan dapat menekan harga tiket kereta api relasi Pasar Senen-Garut sehingga lebih terjangkau dengan harapan dapat menarik minat masyarakat.

Baca juga: Proyek Rel Kereta Api Layang Terpanjang di Indonesia Resmi Dimulai

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com