Disuntik APBN, Kereta Cepat Jakarta Bandung Diklaim Tetap B to B

Kompas.com - 05/03/2022, 09:58 WIB

KOMPAS.com - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menegaskan bahwa proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) adalah murni bisnis alias business to business (B to B) yang dilakukan konsorsium BUMN 2 negara, Indonesia-China.

Seperti diketahui, untuk menggarap proyek ini, kedua negara memang menugaskan perusahaan BUMN. Indonesia membentuk PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) yang terdiri PT KAI (Persero), PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Jasa Marga (Persero) Tbk, dan PTPN.

PT PSBI kemudian mengenggam 60 persen saham di PT KCIC. Sementara konsorsium China diwakili oleh konsorsium perusahaan perkeretaapian melalui Beijing Yawan HSR Co.Ltd yang menguasai 40 persen saham PT KCIC.

Sebagaimana diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan menggunakan dana APBN melalui Penyertaan Modal Negara (PMN) PT Kereta Api Indonesia (Persero) sebesar Rp 4,3 triliun. PMN dikucurkan untuk menutupi kekurangan setoran modal konsorsium BUMN (base equity).

Baca juga: Siapa yang Akan Membayar Utang dari Kereta Cepat Jakarta-Bandung?

PMN dari APBN dikucurkan setelah Presiden Jokowi meneken Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 93 Tahun 2021. Regulasi itu sekaligus merevisi Perpres 107 Tahun 2015 yang sebelumnya secara tegas melarang duit APBN digunakan untuk proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

Meski belakangan konsorsium BUMN Indonesia mendapatkan dana ABPN dari pemerintah, PT KCIC menyatakan bahwa proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung tetap murni proyek bisnis.

"PMN melalui PT KAI dilakukan untuk memenuhi kewajiban setoran modal dasar dikarenakan BUMN sponsor Indonesia tidak bisa melakukan setoran modal akibat tersampak dari pandemi Covid-19," kata Coporate Secretary PT KCIC Rahadian Ratry dalam keterangannya dikutip pada Sabtu (5/3/2022).

Rahadian Ratry berujar, dana dari APBN tersebut dipakai sebagai base equity, dalam hal ini PT KAI, sehingga proyek ini masih dijalankan dengan skema bisnis murni.

Baca juga: Segini Potensi Penumpang Kereta Cepat Halim-Padalarang

"Dengan demikian, pelaksanaan proyek ini sebetulnya masih berjalan dengan skema B to B antara konsosium BUMN Indonesia yakni PSBI dengan konsosium BUMN China yaitu Beijing Yawan.

Dikutip dari Kontan, Staf khusus Menteri BUMN Arya Mahendra Sinulingga mengatakan, problem pembangunan proyek tersebut karena adanya pandemi Covid-19.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Orientasi Kualitas, Naikkan Modal Inti Koperasi Simpan Pinjam

Orientasi Kualitas, Naikkan Modal Inti Koperasi Simpan Pinjam

Whats New
Dogecoin Melonjak 5,25 Persen, Cek Harga Kripto Hari Ini

Dogecoin Melonjak 5,25 Persen, Cek Harga Kripto Hari Ini

Earn Smart
IHSG Bakal Melemah Lagi Hari Ini? Simak Rekomendasi Sahamnya

IHSG Bakal Melemah Lagi Hari Ini? Simak Rekomendasi Sahamnya

Whats New
Perekonomian Global Tidak Menentu, OJK: Sektor Jasa Keuangan Indonesia Terjaga Baik

Perekonomian Global Tidak Menentu, OJK: Sektor Jasa Keuangan Indonesia Terjaga Baik

Whats New
Wall Street Ditutup Melemah, Saham-saham Fluktuatif Jelang Penutupan Paruh Pertama 2022

Wall Street Ditutup Melemah, Saham-saham Fluktuatif Jelang Penutupan Paruh Pertama 2022

Whats New
KEEN Bagikan Dividen 1,35 Juta Dollar AS

KEEN Bagikan Dividen 1,35 Juta Dollar AS

Whats New
Kisah Bisnis Balon Bunga Kian Merekah dengan Bantuan Aplikasi Selly

Kisah Bisnis Balon Bunga Kian Merekah dengan Bantuan Aplikasi Selly

Smartpreneur
[POPULER MONEY] Alasan Pertamina Pilih 11 Wilayah Wajib Daftar MyPertamina | Gaji ke-13 PNS Cair Jumat

[POPULER MONEY] Alasan Pertamina Pilih 11 Wilayah Wajib Daftar MyPertamina | Gaji ke-13 PNS Cair Jumat

Whats New
KAI Gelar Kampanye Cegah Pelecehan Seksual di 14 Stasiun

KAI Gelar Kampanye Cegah Pelecehan Seksual di 14 Stasiun

Whats New
Promosikan Wisata Bahari, INSA dan Kadin Gelar Yacht Festival

Promosikan Wisata Bahari, INSA dan Kadin Gelar Yacht Festival

Whats New
Daftar PNS yang Tidak Dapat Gaji ke-13 pada 1 Juli 2022

Daftar PNS yang Tidak Dapat Gaji ke-13 pada 1 Juli 2022

Whats New
Jalan Tol Cimanggis-Cibitung Diblokir Warga, Pengelola: Sudah Kondusif

Jalan Tol Cimanggis-Cibitung Diblokir Warga, Pengelola: Sudah Kondusif

Whats New
Sri Mulyani Heran, dari Luasnya Hutan RI, Negara Cuma Dapat Rp 5 Triliun Setahun

Sri Mulyani Heran, dari Luasnya Hutan RI, Negara Cuma Dapat Rp 5 Triliun Setahun

Whats New
Ultra Voucher Bisa Digunakan untuk Belanja di Alfamart

Ultra Voucher Bisa Digunakan untuk Belanja di Alfamart

Whats New
Beli Pertalite dan Solar Wajib Pakai MyPertamina, YLKI: Harus Ada Opsi Lain

Beli Pertalite dan Solar Wajib Pakai MyPertamina, YLKI: Harus Ada Opsi Lain

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.