Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

IHSG Ditutup Melemah, Bagaimana dengan Rupiah?

Kompas.com - 08/03/2022, 15:45 WIB
Kiki Safitri,
Akhdi Martin Pratama

Tim Redaksi


JAKARTA, KOMPAS.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di zona merah pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (8/3/2022). Sepanjang hari ini IHSG bergerak fluktuatif.

IHSG ditutup turun 54,88 poin (0,8 persen) pada 6.814,18. Asing tercatat melakukan aksi beli bersih (net buy) sebesar Rp 604,9 miliar pada perdagangan hari ini.

Melansir RTI, terdapat 196 saham yang hijau, 365 saham merah, dan 121 saham lainnya stagnan. Jumlah transaksi seharian ini mencapai Rp 25,1 triliun dengan volume 30,5 miliar saham.

Baca juga: IHSG Turun Tipis di Sesi I, Asing Borong ASII, TLKM, dan ADRO

Bank Rakyat Indonesia (BBRI) catatkan net sell asing tertinggi hari ini sebesar Rp 287,8 miliar. Saham BBCA turun 1,9 persen di level Rp 4.430 per saham. BBRI mencatatkan transaksi sebesar Rp 961 triliun dengan volume 214,9 juta saham.

Net sell asing tertinggi juga dicatatkan oleh Bank Central Asia (BBCA) sebesar Rp 182,2 miliar. BBCA selama sesi II perdagangan melemah 0,6 persen di level Rp 7.650 per saham. BBCA mecatatkan total transaksi Rp 923,4 miliar dengan volume 119,3 juta saham.

Kemudian, Sarana Menara Nusantara (TOWR) juga mencatatkan aksi jual bersih asing tertinggi sebesar Rp 74,5 miliar. Saham TOWR stagnan di level Rp 1.025 per saham. Adapun volume perdagangan TOWR mencapai 152,2 juta saham dengan total transaksi Rp 156,4 miliar.

Saham–saham yang menahan indeks hari ini antara lain, Harum Energy (HRUM) yang ambles 6,9 persen di level Rp 12.800 per saham. Kemudian, Elang Mahkota Teknologi (EMTK) juga merosot 6,8 persen di level Rp 2.030 per saham. Sementara itu, Adaro Minerals (ADMR) melemah 6,8 persen di posisi Rp 1.575 per saham.

Saham yang menopang indeks dipimpin oleh Merdeka Copper Gold (MDKA) melesat 7,8 persen di level Rp 4.700 per saham. Dilanjutkan oleh Astra International (ASII) yang meroket 7,7 persen di level Rp 6.250 per saham, dan Vale Indonesia (INCO) yang menguat 4,9 persen di level Rp 6.400 per saham.

Baca juga: IHSG Masih Bakal Melemah? Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Bursa Asia merah, dengan penurunan Nikkei 1,7 persen, Shanghai Komposit 2,3 persen, Strait Times 1,5 persen, dan Hang Seng Hong Kong 1,3 persen.

Sementara itu, Bursa Eropa bergerak di zona hijau dengan kenaikan FTSE 0,3 persen, dan Xetra Dax 1,1 persen.

Rupiah

Adapun nilai tukar rupiah terhadap dollar AS di pasar spot sore ini menguat.

Berdasarkan Bloomberg, rupiah berada di level Rp 14.396 per dollar AS atau naik 18 poin atau 0,13 persen.

Baca juga: Harga Batu Bara Melonjak, Pengusaha Jangan Lupa Penuhi Pasokan Dalam Negeri!

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Menteri PPN Sebut Masih Ada Pejabat Eselon I Terima Bansos

Menteri PPN Sebut Masih Ada Pejabat Eselon I Terima Bansos

Whats New
Saham Bank-bank Besar Terkoreksi, OJK: Lumrah dan Sejalan dengan Mekanisme Pasar

Saham Bank-bank Besar Terkoreksi, OJK: Lumrah dan Sejalan dengan Mekanisme Pasar

Whats New
E-commerce Makin Ngetren, Ini Wujud Transformasi Perusahaan Jasa Logistik

E-commerce Makin Ngetren, Ini Wujud Transformasi Perusahaan Jasa Logistik

Whats New
Emiten Kertas TKIM Bakal Tebar Dividen Rp 77,8 Miliar

Emiten Kertas TKIM Bakal Tebar Dividen Rp 77,8 Miliar

Whats New
Kembangkan Energi Bersih, Pertamina NRE Siapkan Investasi 6,2 Miliar Dollar AS pada 2029

Kembangkan Energi Bersih, Pertamina NRE Siapkan Investasi 6,2 Miliar Dollar AS pada 2029

Whats New
Link Cek Hasil Seleksi Administrasi Sekolah Kedinasan 2024

Link Cek Hasil Seleksi Administrasi Sekolah Kedinasan 2024

Whats New
INKP Bakal Tebar Dividen Rp 273,5 Miliar

INKP Bakal Tebar Dividen Rp 273,5 Miliar

Whats New
AI Jadi 'Sephia' di Tempat Kerja: Benci tapi Rindu

AI Jadi "Sephia" di Tempat Kerja: Benci tapi Rindu

Whats New
P2MI: Masyarakat Jangan Lagi Termakan Pesan Berantai soal Daftar Makanan dan Bumbu Masak Tidak Halal

P2MI: Masyarakat Jangan Lagi Termakan Pesan Berantai soal Daftar Makanan dan Bumbu Masak Tidak Halal

Whats New
Strategi Pupuk Indonesia Tingkatkan Penyerapan Pupuk Bersubsidi

Strategi Pupuk Indonesia Tingkatkan Penyerapan Pupuk Bersubsidi

Whats New
PYFA Resmi Akuisisi 100 Persen Saham Perusahaan Farmasi Australia

PYFA Resmi Akuisisi 100 Persen Saham Perusahaan Farmasi Australia

Whats New
Waspada, Ini 15 Ciri-ciri Atasan Pelaku 'Micromanagement'

Waspada, Ini 15 Ciri-ciri Atasan Pelaku "Micromanagement"

Work Smart
Gandeng Baznas, Mitratel Salurkan Hewan Kurban ke Wilayah Terluar Indonesia

Gandeng Baznas, Mitratel Salurkan Hewan Kurban ke Wilayah Terluar Indonesia

Whats New
Pemerintah Bangun Pipa Gas Bumi Cirebon-Semarang II Senilai Rp 3 Triliun

Pemerintah Bangun Pipa Gas Bumi Cirebon-Semarang II Senilai Rp 3 Triliun

Whats New
Rupiah Melemah Lagi di Atas 16.400, Simak Kurs Dollar AS di 5 Bank Besar Indonesia

Rupiah Melemah Lagi di Atas 16.400, Simak Kurs Dollar AS di 5 Bank Besar Indonesia

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com