Ini Aturan Baru bagi PPLN yang Masuk ke RI lewat Bali, Batam, dan Bintan

Kompas.com - 09/03/2022, 14:50 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) keluarkan regulasi baru bagi Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN), khususnya bagi PPLN yang masuk melalui Bali, Batam, dan Bintan.

Surat Edaran (SE) Nomor 26 Tahun 2022 yang berlaku mulai 8 Maret 2022 ini merupakan tindak lanjut dari SE Satuan Tugas Covid-19 Nomor 13 Tahun 2022.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Novie Riyanto mengatakan, penerbitan regulasi baru ini dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) bagi industri penerbangan dan pariwisata.

Baca juga: Bebas Karantina PPLN, Sandiaga Uno: Ini Sinyal Kebangkitan Ekonomi Kita

"PPLN khusus Bali dapat memasuki kawasan Bali melalui Bandara Ngurah Rai, dan PPLN khusus Batam dan Bintan dapat masuk melalui Bandara Hang Nadim di Batam dan Bandara Raja Haji Fisabilillah di Tanjung Pinang," ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (9/3/2022).

Pada saat kedatangan di bandara, PPLN yang masuk dari Bali, Batam, dan Bintan wajib memenuhi beberapa syarat berikut ini:

  • Menunjukkan kartu vaksin Covid-19 kedua minimal 14 hari sebelum keberangkatan.
  • Hasil negatif tes RT-PCR di negara asal maksimal 2x24 jam sebelum jam keberangkatan.
  • Mengunduh Aplikasi PeduliLindungi dan e-HAC Indonesia.
  • Bagi PPLN khusus Bali wajib menunjukkan bukti konfirmasi pemesanan dan pembayaran paket wisata atau tempat akomodasi penginapan minimal 4 hari di Bali.
  • Bagi PPLN khusus Batam dan Bintan hanya menunjukkan bukti konfirmasi pemesanan dan pembayaran paket wisata di Batam dan Bintan.
  • Bagi PPLN yang merupakan masyarakat domisili Bali, Batam, dan Bintan hanya perlu menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) domisili.

Sementara, bagi PPLN Khusus Bali, Batam, dan Bintan yang berstatus Warga Negara Asing (WNA), wajib memenuhi persyaratan, yaitu:

  • Menunjukkan visa kunjungan atau izin masuk sesuai ketentuan peraturan perundangan.
  • Bukti kepemilikan asuransi kesehatan yang mencakup pembiayaan penanganan Covid-19 dan evakuasi medis menuju rumah sakit rujukan minimal 20.000 SGD.

Baca juga: Tak Perlu Karantina, Ini Syarat Masuk Bali, Batam, dan Bintan dari Luar Negeri

“Para PPLN khusus Bali, Batam dan Bintan, kami imbau untuk dapat mematuhi protokol kesehatan yang berlaku dan memenuhi persyaratan pada saat pemeriksaan dokumen kesehatan ataupun keimigrasian di pintu kedatangan bandara,” kata dia.

Kemenhub juga menerbitkan SE Nomor 22 Tahun 2022 sebagai tindak lanjut dari SE Satgas Covid-19 Nomor 12 Tahun 2022.

Berdasarkan regulasi tersebut, PPLN yang telah menerima vaksin dosis pertama diminta  melakukan karantina selama 7x24 jam bagi.

Sementara bagi PPLN yang telah menerima vaksin dosis kedua atau ketiga tidak perlu melakukan karantina tapi akan dipantau selama 1x24 jam.

Dia menegaskan, pengawasan terhadap operator bandara dan maskapai penerbangan dilakukan oleh para direktur di Lingkungan Ditjen Hubud dan Kepala Kantor Otoritas Bandara dengan berkoordinasi dengan pemerintah daerah, TNI, Polri, Satgas Bandara, Kantor Kesehatan Pelabuhan, kementerian/lembaga terkait, serta stakeholder lainnya.

"Dengan pemberlakuan bebas karantina khusus Bali, Batam, dan Bintan diharapkan secara bertahap dan berkelanjutan, dapat mendukung kebangkitan pariwisata dan menjadi momentum, untuk membangkitkan kembali industri penerbangan di tanah air," tutur dia.

Baca juga: Ini Syarat Penyeberangan Kapal Ferry di Jawa-Bali Mulai 9 Maret 2022

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Ada 4 Tuntutan, Petani Tembakau Bakal Duduk Bareng Pemerintah Pekan Depan

Ada 4 Tuntutan, Petani Tembakau Bakal Duduk Bareng Pemerintah Pekan Depan

Whats New
Investasi Hampir Rp 2 Triliun, Kraft Heinz Perluas Pabrik dan Modernisasi Sistem

Investasi Hampir Rp 2 Triliun, Kraft Heinz Perluas Pabrik dan Modernisasi Sistem

Whats New
Bos OJK Ungkap Sederet Tantangan yang Dihadapi Sektor Jasa Keuangan Indonesia

Bos OJK Ungkap Sederet Tantangan yang Dihadapi Sektor Jasa Keuangan Indonesia

Whats New
Jelang Libur Natal dan Tahun Baru, Cek Jadwal 20 Kereta Api Tambahan

Jelang Libur Natal dan Tahun Baru, Cek Jadwal 20 Kereta Api Tambahan

Whats New
UMP Jawa Timur 2023 Naik 7,8 Persen Jadi Rp 2,04 Juta

UMP Jawa Timur 2023 Naik 7,8 Persen Jadi Rp 2,04 Juta

Whats New
Saat Brand Lokal Sukses Jadi Official Licensed Product FIFA di Piala Dunia 2022

Saat Brand Lokal Sukses Jadi Official Licensed Product FIFA di Piala Dunia 2022

Whats New
Ada Isu Resesi 2023, Investor Enggan Suntik Dana ke 'Startup'?

Ada Isu Resesi 2023, Investor Enggan Suntik Dana ke "Startup"?

Whats New
Ratusan Petani Demo ke Kantor Sri Mulyani Tolak Kenaikan Cukai Rokok, Ini Hasilnya

Ratusan Petani Demo ke Kantor Sri Mulyani Tolak Kenaikan Cukai Rokok, Ini Hasilnya

Whats New
Bengkak Lagi, Utang Pemerintah Era Jokowi Kini Tembus Rp 7.496 Triliun

Bengkak Lagi, Utang Pemerintah Era Jokowi Kini Tembus Rp 7.496 Triliun

Whats New
Jelang Libur Natal & Tahun Baru, KAI: Sudah 254.336 Tiket KA Terjual

Jelang Libur Natal & Tahun Baru, KAI: Sudah 254.336 Tiket KA Terjual

Spend Smart
Cek Daftar Kenaikan UMP DKI Jakarta dari Tahun ke Tahun

Cek Daftar Kenaikan UMP DKI Jakarta dari Tahun ke Tahun

Work Smart
Saham Sektor Teknologi Anjlok, IHSG Sesi I Ditutup Melemah

Saham Sektor Teknologi Anjlok, IHSG Sesi I Ditutup Melemah

Whats New
BEI Targetkan 57 Perusahaan Melantai Tahun Depan

BEI Targetkan 57 Perusahaan Melantai Tahun Depan

Whats New
Luhut: Tidak Ada Kebijakan Saya yang Menghancurkan Anak-Cucu

Luhut: Tidak Ada Kebijakan Saya yang Menghancurkan Anak-Cucu

Whats New
Mengintip Gaji Kabareskrim Komjen Agus Andrianto, Plus Semua Tunjangannya

Mengintip Gaji Kabareskrim Komjen Agus Andrianto, Plus Semua Tunjangannya

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.