Kompas.com - 10/03/2022, 20:10 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) mendukung penindakan tegas terhadap pelaku penyelewengan distribusi pupuk di wilayah operasional perusahaan.

PKT menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dalam pengamanan distribusi pupuk subsidi bersama dengan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Sulsel).

"Kerja sama yang terjalin hari ini bersama Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan menjadi kelanjutan dari komitmen PKT dalam upaya pencegahan dan pengawasan distribusi pupuk subsidi," ujar Direktur Utama PKT Rahmad Pribadi melalui keterangan tertulis, Kamis (10/3/2022).

"Kami berharap, lewat sinergi dan kolaborasi ini, pupuk subsidi dapat tersalurkan secara tepat kepada petani yang membutuhkan di wilayah Sulawesi Selatan dan terhindar dari oknum praktik penyelewengan dan mafia pupuk," sambungnya.

Baca juga: Laba Bank DKI Tumbuh 25,27 Persen Sepanjang 2021

Lingkup kerja sama yang akan dilaksanakan dalam Nota Kesepahaman tersebut meliputi pengawasan serta pengamanan pelaksanaan penyaluran pupuk PKT, koordinasi tugas dan fungsi antar instansi, juga sosialisasi peraturan perundang-undangan di bidang pengadaan dan penyaluran pupuk.

Secara keseluruhan, alokasi nasional untuk pupuk bersubsidi masing-masing jenis sebesar Urea 4.232.704 ton, SP-36 541.201 ton, ZA 823.475 ton, NPK 2.470.445 ton, NPK Formula Khusus 11.469 ton, Organik granul 1.038.763 ton, dan Organik Cair 1.870.380 liter.

Sementara itu, wilayah Sulawesi Selatan memperoleh alokasi Urea subsidi sebesar 335.643 ton dan NPK Formula Khusus sebesar 2.466 ton pada 2022.

"Kami mengapresiasi sinergi yang baik dari pihak Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan atas upaya kolaboratif ini. Ke depannya, kami berharap bahwa langkah ini dapat terus berjalan dengan kemitraan serupa bersama seluruh instansi penegak hukum di berbagai daerah, guna memberantas praktik mafia pupuk," ucap dia.

Baca juga: Sudah 5,4 Juta Wajib Pajak Laporkan SPT Tahunan, Masih Jauh dari Target

Dalam kesempatan itu, Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan Raden Febrytriyanto mengatakan, akan mendukung program pemerintah dalam rangka pengamanan dan pengawalan penyaluran distribusi pupuk.

Menurut Raden pengamanan dan pengawalan penyaluran distribusi pupuk selaras dengan perintah dari Jaksa Agung terkait pemberantasan mafia pupuk termasuk pupuk subsidi.

"Dalam pelaksanaannya, kami juga bekerja sama dengan instansi-instansi terkait, sehingga diharapkan ada saling pengertian dan koordinasi yang antar instansi sehingga dapat menghindari adanya penyimpangan di proses penyaluran pupuk khususnya pupuk subsidi," kata dia.

Baca juga: MRT Jakarta Ubah Jam Operasional Mulai Besok, Ini Jadwalnya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Selain Tol BSD, Kementerian PUPR Sebut Tol Jakarta-Cikampek Rawan Banjir

Selain Tol BSD, Kementerian PUPR Sebut Tol Jakarta-Cikampek Rawan Banjir

Whats New
Suku Bunga Acuan BI Naik, Backlog Perumahan Bakal Melebar?

Suku Bunga Acuan BI Naik, Backlog Perumahan Bakal Melebar?

Whats New
Berbeda dengan Mata Uang Asia Lain, Rupiah Melemah terhadap Dollar AS

Berbeda dengan Mata Uang Asia Lain, Rupiah Melemah terhadap Dollar AS

Whats New
Laju Penguatan IHSG Berlanjut Hari Ini, Saham Sektor Teknologi Melesat

Laju Penguatan IHSG Berlanjut Hari Ini, Saham Sektor Teknologi Melesat

Whats New
97 Persen Nasabah BSI Beralih ke Kanal Digital

97 Persen Nasabah BSI Beralih ke Kanal Digital

Whats New
Disorot New York Times, Berapa Anggaran Jumbo Polri dari APBN?

Disorot New York Times, Berapa Anggaran Jumbo Polri dari APBN?

Whats New
Bertemu Presiden FIFA, Erick Thohir: Mereka Siap Dukung Sepakbola Indonesia Secara Maksimal

Bertemu Presiden FIFA, Erick Thohir: Mereka Siap Dukung Sepakbola Indonesia Secara Maksimal

Whats New
Fakta-fakta Banjir di Tol BSD, Kejadian Keempat Kalinya, Penyempitan Air Sungai hingga Peninggian Badan Jalan

Fakta-fakta Banjir di Tol BSD, Kejadian Keempat Kalinya, Penyempitan Air Sungai hingga Peninggian Badan Jalan

Whats New
Turun Rp 5.000 Per Gram, Berikut Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Turun Rp 5.000 Per Gram, Berikut Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Earn Smart
Distributor Merek Honda Buka Banyak Lowongan Kerja untuk Lulusan S1, Tertarik?

Distributor Merek Honda Buka Banyak Lowongan Kerja untuk Lulusan S1, Tertarik?

Work Smart
Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Spend Smart
Daftar Lelang Rumah Murah di Bogor, Nilai Limit Mulai Rp 69 Juta

Daftar Lelang Rumah Murah di Bogor, Nilai Limit Mulai Rp 69 Juta

Spend Smart
Ini 4 Tips Anti-menganggur ala Stafsus Mensesneg Pasca-lulus Kuliah

Ini 4 Tips Anti-menganggur ala Stafsus Mensesneg Pasca-lulus Kuliah

Work Smart
Bahlil: Dunia Sedang Menyaksikan Pertarungan Para Pemimpin Negara Atasi Ketidakpastian Ekonomi Global

Bahlil: Dunia Sedang Menyaksikan Pertarungan Para Pemimpin Negara Atasi Ketidakpastian Ekonomi Global

Whats New
Harga Minyak Mentah Dunia Naik Usai OPEC+ Umumkan Pemangkasan Produksi 2 Juta Barrel Per Hari

Harga Minyak Mentah Dunia Naik Usai OPEC+ Umumkan Pemangkasan Produksi 2 Juta Barrel Per Hari

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.