Profil Muhammad Lutfi, Menteri Perdagangan yang Disorot karena Minyak Goreng

Kompas.com - 18/03/2022, 11:08 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi, saat ini menjadi sorotan banyak pihak, di tengah polemik harga minyak goreng yang tak kunjung usai.

Seperti diberitakan, harga minyak goreng di Tanah Air melesat sejak akhir tahun lalu, seiring dengan meningkatnya harga bahan baku utama, yakni minyak kelapa sawit atau crude palm oil (CPO) di pasar global.

Merespons hal tersebut, Lutfi melakukan intervensi pasar dengan menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng melalui Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 06 Tahun 2022 tentang Penetapan Harga Eceran Tertinggi Minyak Goreng Sawit.

Baca juga: Ketika Mendag Lutfi Kunjungi Pasar, Tak Satu Pun Pedagang Jual Minyak Goreng Murah...

Melalui aturan yang berlaku sejak 1 Februari 2022 itu, pemerintah membatasi HET minyak goreng curah di harga Rp 11.500 per liter, HET minyak goreng kemasan sederhana Rp 13.500 per liter, dan HET minya minyak goreng kemasan premium sebesar Rp 14.000 per liter.

Aturan itu memang sempat membuat harga minyak goreng di pasaran turun. Hanya saja, ketika harga minyak goreng di pasaran sudah turun, keberadaan barang tersebut justru secara misterius lenyap.

Minyak goreng seharga Rp 11.500 hingga Rp 14.000 per liter di toko ritel, supermarket, pasar tradisional menjadi langka dan selalu cepat habis jika sewaktu-waktu ada pasokan datang.

Pemerintah pun pada akhirnya memutuskan untuk mencabut ketentuan HET itu, dengan melepas harga minyak goreng kemasan sesuai ketentuan pasar dan hanya mengatur HET minyak goreng curah, yakni Rp 14.000 per liter.

Yang menjadi aneh, tidak lama setelah ketentuan HET dicabut, sejumlah pasar dan toko ritel tampak dibanjiri lagi stok minyak goreng.

Hal itu pun membuat nama Lutfi kembali menjadi sorotan, mengingat tugasnya sebagai menteri perdagangan untuk mengatasi krisis minyak goreng ini.

Baca juga: Heran Ibu-ibu Berebut Minyak Goreng, Megawati: Saya Sampai Ngelus Dada

Profil Muhammad Lutfi

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.