Kompas.com - 19/03/2022, 13:00 WIB
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel) Tbk (MTEL) emiten menara yang baru saja listing di Bursa Efek Indonesia akhir tahun 2021, berencana melakukan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 22 April 2022 mendatang.

Berdasarkan keterbukaan informasi, manajemen Perseroan menyebutkan, agenda pemanggilan RUPST untuk tahun buku 2021 dilakukan melalui situs web PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), Keterbukaan Informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), dan situs perseroan pada 31 Maret 2022 mendatang.

Baca juga: Catat Kinerja Ciamik di Tahun 2021, Simak Rekomendasi Saham Mitratel

Selanjutnya, pemegang saham yang berhak menghadiri dan memberikan suara dalam rapat, namanya harus tercatat dalam Daftar Pemegang Saham perseroan atau rekening efek di KSEI pada 30 Maret 2022 pukul 16.15 WIB.

Sebagai informasi tambahan bagi pemegang saham, terkait pedoman pencegahan dan pengendalian Covid-19, MTEL mengimbau kepada para pemegang saham untuk hadir dan memberikan suaranya secara virtual melalui fasilitas Electronic General Meeting System yang disediakan oleh KSEI.

Baca juga: Melonjak 129,4 Persen, Mitratel Raup Laba Bersih Rp 1,38 Triliun pada 2021

Mekanisme pemberian kuasa secara elektronik (e-Proxy) dalam proses penyelenggaraan RUPST atau memberikan kuasa secara tertulis kepada perwakilan independen yang akan ditunjuk oleh Perseroan dapat menggunakan formulir yang tersedia untuk diunduh di situs www.mitratel.co.id.

Fasilitas e-Proxy ini tersedia bagi pemegang saham yang berhak untuk hadir dalam RUPST sejak tanggal pemanggilan RUPST, yaitu 31 Maret 2022 sampai dengan Kamis, 21 April 2022 pukul 12.00 WIB.

Baca juga: Perkuat Bisnis Menara Telekomunikasi, Mitratel Genjot Jumlah Menara Berjaringan Fiber Optik

Laporan keuangan Mitratel

Sebagai informasi, rencananya MTEL akan mengusulkan dividen payout ratio hingga 70 persen dalam RUPST atau setara dengan Rp 966 miliar atau Rp 42 per saham.

Bedasarkan laporan keuangan, MTEL mencatatkan laba bersih sepanjang tahun 2021 Rp 1,38 triliun atau melonjak 129,4 persen dibanding tahun sebelumnya Rp 602 miliar. Sementara itu, pendapatan Mitratel tumbuh 11 persen menjadi Rp 6,87 triliun dibandingkan tahun sebelumnya Rp 6,18 triliun.

Pada tahun 2022 ini MTEL menetapkan target peningkatkan pendapatan sebesar 10 persen, jauh melampaui rata-rata pertumbuhan industri yang diperkirakan sekitar 5-6 persen.

Pertumbuhan signifikan ini didukung oleh 750 pembangunan menara baru (Build to Suit), 3.000 kolokasi organik, serta akuisisi 3.000 tower anorganik.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.