Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

IHSG Menguat di Sesi I, Investor Asing Borong Saham BBRI, TLKM, dan INCO

Kompas.com - 22/03/2022, 12:44 WIB
Kiki Safitri,
Yoga Sukmana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com – Pada penutupan sesi I perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (22/3/2022), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona hijau. Hal ini berbeda dengan kurs rupiah di pasar spot yang melemah.

Melansir RTI, pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG berada pada level 6.980,09 atau naik 24,91 poin atau 0,36 persen dibandingkan penutupan sebelumnya di level 6.955,18.

Sementara itu, terdapat 297 saham yang hijau, 203 saham merah dan 169 saham lainya stagnan. Jumlah transaksi siang ini mencapai Rp 7,6 triliun dengan volume 13,2 miliar saham.

Siang ini, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) mencatatkan aksi beli bersih tertinggi sebesar Rp 328,8 miliar. Saham BBRI naik 1,5 persen di level Rp 4.660 per saham. Adapun volume perdagangan BBRI mencapai 116,5 juta saham dengan total transaksi Rp 545,4 miliar.

Baca juga: Jokowi: IKN Nusantara Akan Jadi Motor Inovasi Pembangunan Ekonomi Masa Depan

Net buy asing tertinggi juga dicatatkan oleh Telkom Indonesia (TLKM) sebesar Rp 68,7 miliar. TLKM siang ini menguat 0,2 persen di level Rp 4.560 per saham. TLKM mecatatkan total transaksi Rp 158 miliar dengan volume 34,6 juta saham.

Menyusul saham Vale Indonesia (INCO) yang juga mencatatkan aksi beli bersih tertinggi selanjutnya, sebesar Rp 62,7 miliar. INCO siang ini melesat 7,3 persen di level Rp 6.175 per saham. Total transaksi INCO siang ini mencapai Rp 153,7 miliar dengan volume 25,2 juta saham.

Sementara itu, aksi beli bersih tertinggi siang ini antara lain Bank Mandiri (BMRI) dan Indo Tambangraya Megah (ITMG) masing-masing sebesar Rp 35,7 miliar dan Rp 15,7 miliar. BMRI siang ini stagnan di level Rp 7.650 per saham, berbeda dengan ITMG yang menguat 2,25 di level Rp 27.250 per saham.

Gainers siang ini antara lain Surya Esa Perkasa (ESSA) yang melesat 5,95 persen di level Rp 890 per saham. Kemudian, Aneka Tambang (ANTM) yang naik 5,5 persen di posisi 2.490 per saham, dan Adaro Energy (ADRO) yang menguat 3,6 persen pada posisi Rp 2.820 per saham.

Losers siang ini antara lain Adi Sarana Armada (ASSA) yang ambles 2,7 persen di level Rp 2.450 per saham, Kalbe Farma (KLBF) turun 1,8 persen di posisi Rp 1.620 per saham, dan Bank Negara Indonesia (BBNI) di level Rp 8.000 per saham atau terkoreksi 0,9 persen.

Sementara itu, bursa Asia mayoritas hijau dengan kenaikan Shanghai Komposit 0,35 persen, Hang Seng Hong Kong 1,01 persen, dan Nikkei 1,38 persen, Strait Times melemah 0,2 persen.

Adapun berdasarkan data Bloomberg, rupiah pada tengah siang ini bergerak melemah. Pukul 12.02 WIB mata uang garuda berada di level Rp 14.352 per dollar AS atau turun 16 poin (0,11 persen) dibanding sebelumnya Rp 14.336 per dollar AS.

Baca juga: Sri Mulyani soal Kenaikan PPN: Bukan untuk Menyusahkan Rakyat

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com