Satgas BLBI Bakal Lelang Aset Anak Obligor Kaharudin Ongko

Kompas.com - 23/03/2022, 17:33 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Satgas Bantuan Likuiditas Bank Indonesia ( BLBI) berencana melelang aset milik anak obligor Kaharudin Ongko, Irjanto Ongko.

Kaharudin Ongko adalah obligor Bank Umum Nasional dan Bank Arya Panduarta, penerima dana BLBI yang digulirkan pemerintah tahun 1997-1998. Adapun aset yang disita adalah dua bidang tanah dan bangunan di Kuningan Timur, Jakarta Selatan.

"Atas kedua aset yang telah dilakukan penyitaan akan dilanjutkan proses pengurusannya sesuai ketentuan perundang- undangan, yaitu dilakukannya penjualan secara terbuka (lelang) dan/atau penyelesaian lainnya," kata Ketua Satgas BLBI, Rionald Silaban, Rabu (23/3/2022).

Baca juga: Kaharudin Ongko Tak Kunjung Bayar Utang, Aset Anaknya Disita Satgas BLBI

Pria yang karib disapa Rio ini menjelaskan, penyitaan aset Irjanto Ongko dilakukan karena ayahnya, Kaharudin, belum menyelesaikan seluruh kewajibannya untuk membayar utang kepada negara.

Tercatat, Kaharudin Ongko masih memiliki kewajiban selaku obligor Bank Umum Nasional sebesar Rp 7,7 triliun, tepatnya Rp7.727.984.148.737 tidak termasuk Biaya Administrasi Pengurusan Piutang Negara sebesar 10 persen.

Utang tersebut ditambah lagi sebesar Rp 359,4 miliar atau tepatnya Rp 359.435.826.603,76 selaku obligor Bank Arya Panduarta. Utang pun tidak termasuk Biaya Administrasi Pengurusan Piutang Negara sebesar 10 persen.

"Satgas BLBI akan terus melakukan upaya berkelanjutan untuk memastikan pengembalian hak tagih negara melalui serangkaian upaya seperti pemblokiran, penyitaan, dan penjualan aset-aset obligor/debitur yang merupakan barang jaminan," ucap Rio.

Pria yang juga menjabat sebagai Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kemenkeu ini juga menjelaskan, penyitaan aset dilakukan sesuai perjanjian Master Refinancing And Note Issuance Agreement (MRNIA) tanggal 18 Desember 1998 antara Kaharudin Ongko dan Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN).

Dalam Article 4.8 MRNIA menyatakan, Kaharudin selaku obligor/pemegang saham menanggung kekurangan pembayaran kepada pemerintah.

Kaharudin sepenuhnya harus mengungkapkan kepada pemerintah seluruh properti, aset yang dimiliki/dikendalikan oleh pemegang saham, anak-anaknya, orang tuanya, dan pasangan.

Lalu untuk menutupi kekurangan pembayaran kepada pemerintah sesuai Article 7.9 MRNIA, Rio menemukan obligor gagal mengungkapkan properti/aset seperti yang dimaksud pada article 4.8 MRNIA. Oleh karena itu, pihaknya menetapkan harta kekayaan Irjanto Ongko sebagai jaminan.

"Obligor itu harus menanggung kekurangan dari kewajiban Negara termasuk anak-anaknya sesuai MRNIA," tandas Rio.

Baca juga: Tak Laku, Aset Eks BLBI Milik Tommy Soeharto dkk Dilelang Ulang

Berikut ini rincian aset Irjanto Ongko yang disita negara.

1. Sebidang tanah SHM No. 00553/Kuningan Timur atas nama Irjanto Ongko seluas 1.825 m2 terletak di Kelurahan Kuningan Timur, Kecamatan Setiabudi, Kota Jakarta Selatan, berikut bangunan yang berada di atasnya.

2. Sebidang tanah SHM No. 00554/Kuningan Timur atas nama Irjanto Ongko seluas 1.047 m2 terletak, di Kelurahan Kuningan Timur, Kecamatan Setiabudi, Kota Jakarta Selatan, berikut bangunan yang berada di atasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.