Kompas.com - 24/03/2022, 07:20 WIB


JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan menguat pada Kamis (24/3/2022). IHSG pada Rabu (23/3/2022) ditutup negatif di level 6.996,11 atau turun 4,7 poin (0,07 persen).

Research Analyst Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper mengatakan, secara teknikal candlestick, indeks membentuk higher high dan higher low dengan volume yang masih cukup tinggi mengindikasikan trend bullish masih cukup kuat.

Baca juga: 6 dari 10 Orang Terkaya RI adalah Konglomerat Sawit, Ini Daftarnya

“IHSG berpotensi menguat. Dari dalam negeri masih akan minim sentimen terutama dari data ekonomi. Dari global investor masih akan mencermati perkembangan konfik Rusia-Ukraina serta mencermati rilis data ekonomi dari AS,” kata Dennies dalam rekomendasinya.

Dennies memproyeksikan hari ini IHSG akan bergerak resistance di level 7.020 hingga 7.044, support di level 6.952 sampai dengan 6.974.

Hal senada disampaikan juga oleh Analis Panin Sekuritas William Hartanto. William bilang, hari ini IHSG masih berpeluang menguat sembari kembali menguji resistance pada level 7.000.

"IHSG masih ditopang katalis positif net buy asing dan area support resistance yang sama. Hari ini IHSG berpotensi bergerak mixed cenderung menguat dalam range 6.974 - 7.031," kata William.

Adapun rekomendasi teknikal dari tiga perusahaan sekuritas sebagai berikut:

1. Artha Sekuritas

  • ASII entry level 6.550 – 6.650, TP 6.900 – 7.000, stop loss 6.475
  • ERAA entry level 580 - 600, TP 620 - 640, stop loss 570
  • CTRA entry level 1.040 – 1.070, TP 1.100 – 1.130, stop loss 1.025.

Baca juga: Menjadi Kaya dengan Berwirausaha adalah Mulia

2. Pilarmas Investindo

  • INDY last price 2.280, support 2.210, resistance 2.380
  • MYOR last price 1.670, support 1.635, resistance 1.710, TP 1.300 - 1.550, Exit 1.700 - 2.800
  • ESSA last price 930, support 890, resistance 1.000, TP 955 - 1.050, Exit 730.

3. Panin Sekuritas

  • AALI rekomendasi buy 12.000 - 12.350, TP 12.925 - 13.350, stop loss <11.250 (batas bawah demand zone).
  • HAIS rekomendasi buy on breakout 230, TP 274, stop loss <208.
  • INDY rekomendasi buy 2.250 - 2.280, TP 2.730 - 3.000, stop loss <2.080.

Baca juga: [POPULER MONEY] Profil Putra Siregar | Model Investasi Fahrenheit | Jokowi Perbolehkan Mudik

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.