Satgas Covid-19 Keluarkan Aturan Baru, Bebaskan Karantina bagi Pelaku Perjalanan Luar Negeri

Kompas.com - 24/03/2022, 09:30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Satuan Tugas Penanganan (Satgas) Covid-19 telah menerbitkan aturan baru tentang syarat perjalanan luar negeri.

Aturan ini terkandung dalam Surat Edaran Satgas Covid-19 Nomor 15 Tahun 2022 Protokol Kesehatan Perjalanan Luar Negeri Pada Masa Pandemi Covid-19.

Salah satu syaratnya adalah bagi pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) yang sudah melakukan vaksin dosis kedua atau vaksin booster tidak perlu melakukan karantina.

Baca juga: Jika Tes PCR Negatif, Pelaku Perjalanan Luar Negeri Masuk Indonesia Tanpa Karantina

"PPLN diizinkan memasuki Indonesia dengan tetap mengikuti protokol kesehatan ketat sebagaimana ditetapkan pemerintah," tulis aturan tersebut.

Aturan ini berlaku bagi PPLN yang memasuki wilayah Indonesia melalui pintu masuk sebagai berikut:

Bandara:

  • Soekarno-Hatta, Banten
  • Juanda, Jatim
  • Ngurah Rai, Bali
  • Hang Nadim, Kepri
  • Raja Haji Fisabilillah, Kepri
  • Sam Ratulangi, Sulawesi Utara
  • Zainuddin Abdul Madjid, NTB

Pelabuhan

  • Tanjung Benoa, Bali
  • Batam, Kepri
  • Tanjung Pinang, Kepri
  • Bintan, Kepri
  • Nunukan, Kaltara

Pos Lintas Batas Negara:

  • Aruk, Kalbar
  • Entikong, Kalbar
  • Motaai, NTT

PPLN harus mengunduh aplikasi PeduliLindungi dan mengisi e-HAC Indonesia.

Baca juga: Jokowi: Silakan Mudik Lebaran, Pelaku Perjalanan Luar Negeri Tak Perlu Karantina

PPLN wajib menunjukkan kartu atau sertifikat vaksin Covid-19 yang menunjukkan sudah melakukan vaksinasi dosis kedua minimal 14 hari sebelum keberangkatan.

Apabila PPLN baik WNI maupu WNA belum mendapat vaksin, maka akan divaksinasi di pintu masuk kedatangan setelah dilakukan pemeriksaan RT-PCR dengan hasil negatif atau di tempat karantina setelah dilakukan pemeriksaan RT-PCR kedua dengan hasil negatif.

Persyaratan di atas dikecualikan bagi PPLN di bawah usia 18 tahun dan memiliki kondisi kesehatan khusus yang menyebabkan tidak dapat menerima vaksin.

"Dengan persyaratan wajib melampirkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah negara keberangkatan yang menyatakan bahwa yang bersangkutan belum dan atau tidak dapat mengikuti vaksinasi Covid-19," tulis SE tersebut.

Kemudian, PPLN juga wajib menunjukkan hasil negatif dari tes RT-PCR di negara atau wilayah asal yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 2x24 jam sebelum keberangkatan dan dilampirkan saat pemeriksaan kesehatan atau e-HAC Indonesia.

Pada saat kedatangan, PPLN wajib mejalani pemeriksaan ulang RT-PCR. Lalu menunggu hasil pemeriksaan di kamar hotel, kamar pada tempat akomodasi penginapan, atau tempat tinggal.

"Tidak diperkenankan untuk meninggalkan kamar hotel, kamar pada tempat akomodasi penginapan atau tempat tinggal dan tidak diperkenankan untuk melakukan interaksi dengan orang lain sebelum hasil pemeriksaan RT-PCR menunjukkan hasil negatif," tertulis dalam SE tersebut.

Jika hasil negatif, PPLN diperbolehkan melanjutkan aktivitasnya di Indonesia.

Namun, jika PPLN yang mendapat hasil negatif Covid-19 belum divaksinasi Covid-19 dosis penuh, PPLN tersebut wajib melakukan karantina selama 5 hari

Kemudian, jika PPLN mendapat hasil tes ulang RT-PCR menunjukkan hasil positif, tetap diwajibkan menjalani karantina. Jika hanya mengalami gejala ringan, diperbolehkan menjalani isolasi mandiri.

Baca juga: Sandiaga Uno: Kebijakan Bebas karantina Diperluas ke Seluruh Indonesia

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Daftar dan Aktivasi BSI Mobile Banking Tanpa ke Bank

Cara Daftar dan Aktivasi BSI Mobile Banking Tanpa ke Bank

Spend Smart
Kurangi Ketergantungan terhadap APBN, Proyek IKN Didorong Gunakan Skema Pembiayaan Kreatif

Kurangi Ketergantungan terhadap APBN, Proyek IKN Didorong Gunakan Skema Pembiayaan Kreatif

Whats New
Pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung hingga Desember 2022 Sudah 91,7 Persen

Pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung hingga Desember 2022 Sudah 91,7 Persen

Whats New
Mendag Zulhas Bidik Transaksi Harbolnas 2022 Tembus Rp 27 Triliun

Mendag Zulhas Bidik Transaksi Harbolnas 2022 Tembus Rp 27 Triliun

Whats New
IHSG Sesi Ditutup Melemah Hampir 1 Persen, GOTO, MIKA, dan ARTO Jadi Top Losers LQ45

IHSG Sesi Ditutup Melemah Hampir 1 Persen, GOTO, MIKA, dan ARTO Jadi Top Losers LQ45

Whats New
Sri Mulyani Masuk Jajaran Wanita Berpengaruh di 2022 Versi Forbes

Sri Mulyani Masuk Jajaran Wanita Berpengaruh di 2022 Versi Forbes

Whats New
Daftar Lengkap UMK Jateng 2023 di 35 Kabupaten Kota

Daftar Lengkap UMK Jateng 2023 di 35 Kabupaten Kota

Earn Smart
KCIC Minta Masa Konsesi Kereta Cepat Jakarta-Bandung Diperpanjang Jadi 80 Tahun

KCIC Minta Masa Konsesi Kereta Cepat Jakarta-Bandung Diperpanjang Jadi 80 Tahun

Whats New
Harga Kedelai Masih Mahal, Zulhas Minta Bulog Impor 350.000 Ton dari AS

Harga Kedelai Masih Mahal, Zulhas Minta Bulog Impor 350.000 Ton dari AS

Whats New
BI Bantah Tolak Sistem Bayar Tol Tanpa Berhenti

BI Bantah Tolak Sistem Bayar Tol Tanpa Berhenti

Whats New
Cek Langsung Seleksi PPPK Nakes, Menteri PANRB Pastikan Tidak Ada Joki Tes

Cek Langsung Seleksi PPPK Nakes, Menteri PANRB Pastikan Tidak Ada Joki Tes

Whats New
Kementerian PUPR: Uji Coba Sistem Bayar Tol Tanpa Berhenti Ditargetkan Mulai 1 Juni 2023

Kementerian PUPR: Uji Coba Sistem Bayar Tol Tanpa Berhenti Ditargetkan Mulai 1 Juni 2023

Whats New
Sebut Harga Ayam Terlalu Murah, Mendag Zulhas: Bisa Buat Pengusaha Ternak Bangkrut

Sebut Harga Ayam Terlalu Murah, Mendag Zulhas: Bisa Buat Pengusaha Ternak Bangkrut

Whats New
Marak Penipuan Mengatasnamakan Kurir Ekspedisi, BRI Imbau Tidak Sembarang Mengunduh File

Marak Penipuan Mengatasnamakan Kurir Ekspedisi, BRI Imbau Tidak Sembarang Mengunduh File

Whats New
ARB Berjilid-jilid Berlanjut, Saham GOTO Kini Setara Rp 100 Per Lembar

ARB Berjilid-jilid Berlanjut, Saham GOTO Kini Setara Rp 100 Per Lembar

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.