Ekspor Kena Tarif PPN 0 Persen, Bukan Berarti Bebas PPN, Kok Bisa?

Kompas.com - 24/03/2022, 14:27 WIB


KOMPAS.com – Kenaikan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 11 persen berlaku mulai 1 April 2022. Meski demikian, terdapat sejumlah ketentuan yang mengatur pemberlakuan tarif PPN 0 persen.

Ketentuan tersebut mengacu pada Undang-Undang No 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP) yang disahkan pada 7 Oktober tahun 2021.

Aturan tersebut merevisi sejumlah poin yang sebelumnya diatur dalam UU Nomor 42 Tahun 2009 tentang Perubahan Ketiga Atas UU Nomor 8 Tahun 1983 tentang Pajak Pertambahan Nilai Barang dan Jasa dan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah.

Baca juga: Apa dan Siapa Saja yang Terkena Pungutan PPN?

Salah satu poin utama yang direvisi adalah mengenai tarif PPN. Secara spesifik, ketentuan tarif PPN diatur dalam Pasal 7 UU HPP.

Perincian tarif PPN terbaru

Berdasarkan Pasal 7 Ayat (1) UU HPP, tarif Pajak Pertambahan Nilai yaitu:

  • Sebesar 11 persen yang mulai berlaku pada tanggal 1 April 2022.
  • Sebesar 12 persen yang mulai berlaku paling lambat pada tanggal 1 Januari2025.

Tarif PPN sebagaimana ketentuan di atas dapat diubah menjadi paling rendah 5 persen dan paling tinggi 15 persen, sebagamana dimandatkan Pasal 7 Ayat (3).

Baca juga: Cek Lagi, Ini Daftar Barang dan Jasa Tidak Kena PPN

Adapun Pasal 7 Ayat (4) menyebut, perubahan tarif PPN diatur dengan Peraturan Pemerintah setelah disampaikan oleh Pemerintah kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk dibahas dan disepakati dalam penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.

Sementara itu pada Pasal 7 Ayat (2) UU HPP, disebutkan bahwa tarif PPN sebesar 0 persen diterapkan atas:

  • Ekspor Barang Kena Pajak Berwujud.
  • Ekspor Barang Kena Pajak Tidak Berwujud.
  • Ekspor Jasa Kena Pajak.

Bukan berarti ekspor barang dan jasa bebas dari PPN

Meski tarif PPN 0 persen berlaku untuk kegiatan ekspor seperti yang disebutkan Pasal 7 Ayat (2) UU HPP, bukan berarti ekspor barang dan jasa bisa bebas dari PPN.

Baca juga: Mengenal Apa Itu PPN yang Tarifnya Naik Mulai 1 April 2022

Hal tersebut ditegaskan pada bab penjelasan atas UU HPP, khususnya pada penjelasan Pasal 7 Ayat (2) regulasi tersebut.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.