Kompas.com - 25/03/2022, 12:45 WIB


JAKARTA, KOMPAS.com – Pada penutupan sesi I perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona merah pada Jumat (25/3/2022). Hal ini berbeda dengan rupiah di pasar spot yang menguat.

Melansir RTI, pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG berada pada level 6.989,12 atau turun 60,56 poin atau 0,86 persen dibandingkan penutupan sebelumnya di level 7.049,68.

Sementara itu, terdapat 195 saham yang hijau, 305 saham merah dan 175 saham lainya stagnan. Jumlah transaksi siang ini mencapai Rp 7,5 triliun dengan volume 15,4 miliar saham.

Baca juga: Rupiah Melaju Pagi Ini, IHSG Tertatih

Siang ini, Telkom Indonesia (TLKM) catatkan aksi jual bersih tertinggi sebesar Rp 41,2 miliar. Saham TLKM melemah 1,3 persen di level Rp 4.500 per saham. Adapun volume perdagangan TLKM mencapai 46,3 juta saham dengan total transaksi Rp 208,4 miliar.

Net sell asing tertinggi juga dicatatkan oleh Indofood CBP Sukses Makmur (ICBP) sebesar Rp 18 miliar. ICBP siang ini turun 1,6 persen di level Rp 7.425 per saham. ICBP mecatatkan total transaksi Rp 48 miliar dengan volume 6,4 juta saham.

Menyusul saham Japfa (JPFA) yang juga catatkan aksi jual bersih tertinggi selanjutnya, sebesar Rp 9,9 miliar. JPFA siang terkoreksi 0,6 persen di level Rp 1.605 per saham. Total transaksi JPFA siang ini mencapai Rp 20,2 miliar dengan volume 12,5 juta saham.

Aksi beli bersih tertinggi siang ini antara lain Bank Mandiri (BMRI) dan Vale Indonesia (INCO) masing-masing sebesar Rp 111,5 miliar dan Rp 45,6 miliar. BMRI siang ini melemah 1,26 di level Rp 7.825 per saham, sementara INCO naik 1,1 di level Rp 6.850 per saham.

Baca juga: Ramai Emiten Tebar Dividen, IHSG Bakal Cetak Rekor Lagi?

Losers siang ini antara lain, Bukalapak (BUKA) yang ambles 6,06 persen di level Rp 310 per saham, Bank Jago (ARTO) turun 3,2 persen di posisi Rp 14.350 per saham, dan Astra International (ASII) di level Rp 6.400 per saham atau terkoreksi 2,6 persen.

Gainers siang ini antara lain, AKR Corporindo (AKRA) yang melesat 5,6 persen di level Rp 930 per saham. Kemudian, Matahari Putra Prima (MPPA) yang melonjak 4,4 persen di posisi 420 per saham, dan Indo Tambangraya Megah (ITMG) yang menguat 2,2 persen pada posisi Rp 28.425 per saham.

Bursa Asia mixed dengan penurunan Shanghai Komposit 0,83 persen, dan Hang Seng Hong Kong 2,18 persen. Sementara itu, Nikkei menguat 0,04 persen, dan Strait Times naik 0,4 persen.

Berdasarkan Bloomberg, rupiah pada tengah siang ini bergerak menguat. Pukul 12.07 WIB mata uang garuda berada di level Rp 14.338 per dollar AS atau naik 14 poin (0,09 persen) dibanding sebelumnya Rp 14.352 per dollar AS.

Baca juga: Harga Minyak Dunia Anjlok Dipicu Uni Eropa yang Terpecah Soal Embargo Rusia

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.