Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Minyak Goreng Curah Mulai Langka, APPSI: Lebih Baik Distribusi Dilakukan Pemerintah

Kompas.com - 25/03/2022, 18:47 WIB
Agustinus Rangga Respati,
Yoga Sukmana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) mengungkapkan bahwa minyak goreng curah mulai langka di sejumlah daerah.

Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat APPSI Sudaryono mengatakan, proses distribusi minyak goreng curah seharusnya diserahkan kepada negara.

"Lebih baik sekarang diputuskan, proses distribusinya dilakukan oleh negara (pemerintah), karena ini sudah masif terjadi kelangkaannya," kata dia kepada Kompas.com Jumat (25/3/2022).

Baca juga: Minyak Goreng Curah Mulai Langka, Pedagang Pasar Ungkap Penyebabnya

Ia menambahkan, pemerintah dapat menunjuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk melaksanakan dsitribusi minyak goreng curah.

Menurut dia, saat proses distribusi dipegang oleh pemerintah, maka minyak goreng akan lebih mudah dilacak ketika terjadi penyelewengan.

Namun demikian, ia mengatakan pemeritah juga tidak memiliki tangki yang digunakan untuk distribusi minyak goreng curah. Padahal keterbatasan angkutan distribusi ini yang menurut dia jadi salah satu biang keladi kelangkaan minyak goreng curah di pasaran saat ini.

Selain itu, ia juga berharap agar minyak goreng kemasan yang harganya telah diserahkan ke mekanisme pasar juga didistribusikan ke pasar tradisional dan pegadang kecil.

Baca juga: Pedagang Pasar: Menyakitkan, Harga Minyak Goreng Curah Masih Rp 20.000 Per Liter

Berdasarkan keterangan Sudaryono, pedagang membeli harga minyak goreng curah Rp 13.000 per liter. Sementara, pedagang diminta menjual dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) pemerintah sebesar Rp 14.000 per liter.

Sebagai informasi, dalam rapat koordinasi bersama Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, dan Satgas Pangan, Senin (21/3/2022) dilaporkan, sudah ada 42 produsen yang mendaftar sebagai pemasok minyak goreng curah dengan HET Rp 14.000.

Jumlah tersebut diklaim mampu memenuhi kebutuhan minyak goreng curah yang sebanyak 7 ton per hari.

Baca juga: Ini Dalih Mendag Belum Membongkar Nama Tersangka Mafia Minyak Goreng

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com