Nilai Aset Industri Keuangan Non-bank di Indonesia Capai Rp 2.839 Triliun

Kompas.com - 28/03/2022, 14:36 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan ada pertumbuhan dalam industri keuangan non-bank (IKNB) sampai Desember 2021.

Dikutip dari Antara, Kepala Eksekutif pengawas industri keuangan non-bank (IKNB) OJK Riswinandi Idris mencatat aset IKNB tumbuh 7,71 persen secara tahunan pada Desember 2021.

"Sejak 2017 aset IKNB tumbuh dari sekitar Rp 2.200 triliun menjadi Rp 2.839 trliliun di akhir 2021. Pertumbuhan aset IKNB di Desember 2021 tercatat sebesar 7,71 persen year on year," kata Riswinandi, seperti dikutip Kompas.com, Senin (28/3/2022).

Baca juga: Viral Video Penumpang Merokok di Toilet Kereta, Ini Penjelasan PT KAI

Ia mengatakan, pertumbuhan investasi IKNB pada Desember 2021 tercatat sebesar 8,53 persen year on year. Sementara, nilai investasi IKNB sejak 2018 tercatat naik dari sekitar Rp 1.000 triliun menjadi Rp 1.724 triliun di akhir 2021.

Ia memerinci, secara sektoral, sejak 2017 aset asuransi meningkat dari Rp 832 triliun menjadi Rp 982,8 triliun.

Sedangkan aset lembaga pembiayaan meningkat dari Rp 556,9 triliun menjadi Rp 583,5 trilliun, dan aset dana pensiun meningkat dari Rp 262,3 triliun menjadi Rp 329,6 triliun pada tahun 2021.

OJK melakukan transformasi IKNB sejak 2018 setelah melihat hasil evaluasi pengaturan dan pengawasan IKNB yang masih kurang dibanding dengan industri perbankan dan pasar modal.

Baca juga: Mencicipi Gurihnya Bisnis Oyster Beromzet Miliaran Rupiah

Riswinandi menjelaskan, tahapan transformasi IKNB meliputi penguatan regulasi manajemen risiko, penyempurnaan mekanisme penilaian tingkat kesehatan IKBN, penegasan status pengawasan, dan penguatan aturan per sektor termasuk penyempurnaan regulasi fintech peer to peer lending.

OJK juga akan memperkuat infrastruktur pengawasan IKNB melalui pemanfaatkan teknologi digital di bidang supervisiory technology (suptech) dan regulatory technology (regtech) dengan membangun aplikasi perizinan, aplikasi pelaporan, dan aplikasi pengawasan.

"Ke depan, OJK telah menyiapkan lanjutan program transformasi IKNB di bidang pengaturan, pengawasan, pengembangan infrastruktur, dan pilar penataan organisasi IKBN," kata dia.

Baca juga: Mana Lebih Murah, Minyak Goreng di Indomaret atau Alfamart? Berikut Rinciannya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Antara


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.