Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pasar e-Commerce dan FMCG Meningkat, Bisnis Logistik Indonesia Ikut Terangkat

Kompas.com - 28/03/2022, 19:52 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Nirvana Wastu Pratama dan CRE Asia Pte. Ltd. (CRE Asia) mengumumkan pendirian perusahaan patungan pada bidang prasarana logistik modern (big box logistic) di Indonesia.

Untuk perusahaan patungan baru ini akan dipimpin Bonny Setiawan sebagai CEO. 

Timothy Daly, CEO PT Nirvana Wastu Pratama mengatakan, hal yang mendasari kerja sama NWP dan CRE Asia adalah soal ketersedian prasarana logistik modern di Indonesia saat ini masih belum mencukupi, sementara permintaan logistik terus meningkat. 

Perluasan perdagangan omnichannel dipercaya menjadi penyebab meningkatnya permintaan logistik, terutama dari dunia ritel.

Baca juga: Tingkatkan Daya Saing Logistik RI, Menhub Minta Pelaku Bisnis Pelayaran Buka Rute Internasional

 

Selain itu, lanjut Timothy, peluang sewa dari perusahaan logistik pihak ketiga (third-party logistics companies/3PL), dan perusahaan FMCG (fast-moving consumer goods company) juga terus meningkat.

Ia menambahkan, saat ini pasokan gudang di Indonesia berada di belakang negara mitra industrinya, China dan Jepang, yang masing-masing memiliki 10-40 kali luas gudang per kapita dibandingkan dengan Indonesia.

"Tren omni-commerce yang berkelanjutan secara global juga menjadi faktur utama pencetusnya, dan kami melihat sinergi yang strategis pada Joint Venture ini, dimana di
dalamnya terdapat pusat pengiriminan last-mile dan platform ritel berbasis komunitas yang terus berkembang,” kata Timothy Daly melalui rilis, Senin (28/3/2022). 

Baca juga: Lewat Aplikasi Ini, Pelaku UMKM Bisa Jalankan Bisnis Logistik

“Keputusan untuk berinvestasi ke pasar prasarana logistik Indonesia sudah tidak diragukan lagi. Ini merupakan peluang yang signifikan untuk mengembangkan aset logistik berkualitas tinggi untuk melayani perusahaan dengan permintaan yang terus meningkat termasuk operator e-commerce dan FMCG," tambah Bonny Setiawan. 

Sebagai informasi, PT Nirvana Wastu Pratama didirikan pada 2015 sebagai perusahaan patungan antara Warburg Pincus dan PT City Retail Developments Tbk (NIRO).

Perseroan memungkinkan transaksi perdagangan daring melalui fasilitas logistik jarak jauh (last-mile logistics) dan pusat distribusi, serta transaksi perdangan secara tatap muka melalui jaringan independen terbesar dari pusat ritel modern berbasis komunitas di Indonesia.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BERITA FOTO: Sri Mulyani Optimis Pertumbuhan Ekonomi RI di Atas 5 Persen

BERITA FOTO: Sri Mulyani Optimis Pertumbuhan Ekonomi RI di Atas 5 Persen

Whats New
Ada Isu Biaya Haji Naik, Pegadaian Tawarkan Produk Pembiayaan Arrum Haji

Ada Isu Biaya Haji Naik, Pegadaian Tawarkan Produk Pembiayaan Arrum Haji

Rilis
Cara Daftar BBM Subsidi Pertamina Tanpa Aplikasi dan Syaratnya

Cara Daftar BBM Subsidi Pertamina Tanpa Aplikasi dan Syaratnya

Work Smart
BERITA FOTO: Fasilitas Data Center Area31 Resmi Beroperasi

BERITA FOTO: Fasilitas Data Center Area31 Resmi Beroperasi

Whats New
PUPR Kebut Pembangunan Akses Jalan di Labuan Bajo Sebelum Pelaksanaan ASEAN Summit

PUPR Kebut Pembangunan Akses Jalan di Labuan Bajo Sebelum Pelaksanaan ASEAN Summit

Rilis
IFG Targetkan Proses Migrasi Polis Jiwasraya Bisa Rampung Tahun Ini

IFG Targetkan Proses Migrasi Polis Jiwasraya Bisa Rampung Tahun Ini

Whats New
Imbas Merosotnya Bisnis Penjualan Ventilator, Philips akan PHK 6.000 Karyawannya

Imbas Merosotnya Bisnis Penjualan Ventilator, Philips akan PHK 6.000 Karyawannya

Whats New
Sri Mulyani Yakin Ekonomi RI Tetap Kuat meski IMF Pangkas Proyeksi Pertumbuhan

Sri Mulyani Yakin Ekonomi RI Tetap Kuat meski IMF Pangkas Proyeksi Pertumbuhan

Whats New
Menteri Teten: Inkubator Wirausaha Penting untuk Mengembangkan Usaha

Menteri Teten: Inkubator Wirausaha Penting untuk Mengembangkan Usaha

Whats New
Pastikan Ketersediaan Beras Aman, Mentan SYL: Januari-Maret Ada Overstock 3 Juta Ton

Pastikan Ketersediaan Beras Aman, Mentan SYL: Januari-Maret Ada Overstock 3 Juta Ton

Whats New
Kelanjutan Kasus Wanaartha Life, 600 Nasabah yang Mewakili 1.400 Polis Sudah Daftar ke Tim Likuidasi

Kelanjutan Kasus Wanaartha Life, 600 Nasabah yang Mewakili 1.400 Polis Sudah Daftar ke Tim Likuidasi

Whats New
Minyakita Langka, ID Food Minta Produsen Genjot Produksi

Minyakita Langka, ID Food Minta Produsen Genjot Produksi

Whats New
Bank Mandiri Salurkan Kredit Rp 1.202 Triliun di 2022, Paling Banyak Segmen Korporasi

Bank Mandiri Salurkan Kredit Rp 1.202 Triliun di 2022, Paling Banyak Segmen Korporasi

Whats New
Papan Pemantauan Khusus akan Meluncur Tahun Ini

Papan Pemantauan Khusus akan Meluncur Tahun Ini

Whats New
Dipanggil Jokowi ke Istana, Buwas: Bahas Harga Beras, Bukan 'Reshuffle'

Dipanggil Jokowi ke Istana, Buwas: Bahas Harga Beras, Bukan "Reshuffle"

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+