Kompas.com - 29/03/2022, 18:23 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - PT KAI (Persero) siapkan 4,7 juta tempat duduk untuk antisipasi lonjakan penumpang selama periode mudik Lebaran 2022.

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT KAI (Persero) Salusra Wijaya mengatakan akan ada rata-rata 216.608 tempat duduk per hari untuk para pemudik.

"Kami menyediakan jumlah perjalanan kereta api reguler ada 366 dengan tambahan untuk Lebaran sebanyak 45 perjalanan. Jadi total ada 411 jumlah perjalanan kereta api. Rata-rata ada 216.608 tempat duduk per hari," ujar dia dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VI DPR RI Selasa (29/3/2022).

Baca juga: 8 Produsen Besar Diduga sebagai Kartel Minyak Goreng

PT KAI sendiri akan menyediakan angkutan Lebaran selama 22 hari, yakni sejak 22 April 2022 sampai dengan 13 Mei 2022.

Ia memerinci terdapat 459 lokomotif siap operasi untuk posko langsir maupun cadangan. Hal tersebut ditambah dengan 1.605 gerbong kereta api siap operasi, dengan cadangan 154 gerbong.

Ia memprediksi puncak arus mudik dengan kereta api terjadi pada tanggal 30 April 2022 dan 1 Mei 2022. Sedangkan arus balik Lebaran diprediksi terjadi pada 7 Mei 2022 dan 8 Mei 2022.

Dalam periode tersebut, KAI memprediksi ada 218.942 tempat duduk per hari yang akan digunakan. Kendati demikian, pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk tetap memperhatikan peraturan yang masih berlaku.

Baca juga: Menhub Temukan Banyak Sopir Bus AKAP di Kampung Rambutan Idap Darah Tinggi

"Sekarang sudah dapat melakukan perjalanan, tidak perlu menggunakan antigen untuk mereka yang sudah dua kali melakukan vaksin atau mendapatkan booster. Sementara, untuk yang satu kali (vaksin) tetap harus melakukan antigen atau PCR. Sedangkan, anak kecil di bawah 6 tahun sudah diperbolehkan juga, dengan pendamping," kata Salusra.

Di samping itu, ia menjelaskan dokumen tambahan seperti kartu vaksin dan aplikasi Peduli Lindungi tetap harus diperlihatkan oleh penumpang sebelum melakukan perjalanan.

PT KAI juga tetap menyediakan alat kesehatan seperti masker N95 dan tisu basah selama perjalanan.

"Prokes tidak dihilangkan. Namun, standar minimum prokes tetap kami jalankan sesuai dengan peraturan Kementerian Perhubungan maupun Satgas Covid tahun 2022," ucap dia.

Baca juga: Jelang Mudik, ASDP Andalkan Sistem Tiket Elektronik untuk Urai Antrean di Pelabuhan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.