Putin: Beli Gas Rusia Harus Bayar Dalam Rubel Mulai 1 April 2022

Kompas.com - 01/04/2022, 07:00 WIB
Penulis Kiki Safitri
|

 

Rusia diprediksi alami inflasi 20 persen

Mengutip Washington Post, mata uang rubel mulai naik menguat kembali, ke level 84 per dollar AS, setelah sebelumnya babak belur akibat invasi yang dilakukan Rusia terhadap Ukraina pada 24 Februari 2022 lalu.

Rubel sempat jatuh ke level 120 per dollar AS, setelah sebelumnya ada di posisi 80 per dollar AS saat itu.

Banyak ekonom yang memprediksi Rusia akan mencapai inflasi 20 persen di tahun ini, setelah ekonomi Rusia mengalami banyak kesulitan, dan kesulitan juga akan meningkat, diikuti oleh produk domestik bruto akan menyusut 15 persen.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.