Mudik Lebaran, Kemenhub Targetkan KA Bogor-Sukabumi Kembali Beroperasi Pekan Depan

Kompas.com - 04/04/2022, 11:40 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menargetkan pelayanan kereta api Bogor–Sukabumi kembali beroperasi pada pekan depan.

Setelah melakukan inspeksi uji coba pengoperasian jalur ganda kereta api Bogor di Stasiun Paledang–Stasiun Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, kereta api Bogor–Sukabumi ini telah banyak melayani pergerakan masyarakat maupun barang.

"Oleh karenanya, kami membangun jalur ganda dan melakukan sejumlah rekayasa guna mengurangi ketinggian jalur kereta, agar kapasitas bertambah dan kecepatannya meningkat," ujarnya dalam keterangan resmi, Minggu (3/4/2022).

Baca juga: Persiapan Mudik Lebaran, Simak Cara Pesan Tiket Kereta Api Online via KAI Access

Dia melanjutkan, setelah membangun jalur ganda, Kemenhub akan membangun atau merevitalitasi stasiun-stasiun yang melayani lintas Bogor-Sukabumi dengan konsep heritage.

Hal ini bertujuan agar bisa menjadi daya tarik wisata bagi masyarakat di Jakarta, Bogor, Sukabumi, dan sekitarnya.

"Di kawasan Cicurug ini sejarahnya dulu adalah pusatnya para seniman. Jadi kami ingin mengembangkan stasiun ini sekaligus akan mewadahi karya-karya para seniman seperti lukisan di kayu jati, dan lain sebagainya," ucapnya.

Pembangunan jalur ganda Bogor-Cicurug-Sukabumi merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) dengan pembiayaan yang berasal dari Surat Berharga Syariah Nasional dan APBN multiyears per tahun jamak.

Adapun lintasan jalur ganda Bogor - Sukabumi dengan total sepanjang 57,650 kilometer spoor ini telah selesai dikerjakan sepanjang 26,6 kilometer spoor pada segmen Paledang BogorCicurug.

Sedangkan untuk segmen parsial Cicurug – Sukabumi dengan total sekitar 31,05 kilometer spoor rencananya akan dikerjakan pada tahun ini.

Kehadiran kereta api Bogor–Sukabumi yang nantinya akan dioperasikan oleh PT KAI ini, akan memangkas waktu tempuh perjalanan dari yang semula lebih dari 100 menit menjadi sekitar 80 menit.

Selain itu, jalur ganda ini meningkatkan frekuensi kereta api penumpang dari 6 trip menjadi 12 trip dan frekuensi kerea api barang dari 2 trip menjadi 8 trip. Selain itu, juga dapat meningkatkan jumlah rangkaian dari 6 menjadi 8 rangkaian.

Baca juga: KA Cikuray Garut-Pasarsenen PP Mulai Beroperasi, Ini Harga Tiketnya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.