PLN Terjunkan 47.090 Personel di 1.500 Posko Siaga Selama Ramadhan

Kompas.com - 04/04/2022, 13:36 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - PT PLN (Persero) melakukan sejumlah langkah untuk memastikan pasokan listrik aman selama Ramadhan. Perseroan telah menyiagakan peralatan tambahan untuk memaksimalkan pasokan listrik, serta menyiapkan personel di lapangan.

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan CSR PLN Agung Murdifi mengatakan, PLN tak hanya memaksimalkan operasional pembangkit listrik eksisting, tetapi juga menyiapkan suplai cadangan dengan menyediakan uninterruptible power supply (UPS), trafo mobile, hingga genset.

Selain itu, sebanyak 47.090 personel diterjunkan di 1.500 posko siaga yang tersebar di seluruh Indonesia, dengan melakukan sistem piket bagi petugas operasional selama 24 jam untuk menjaga keandalan pasokan listrik.

Baca juga: Industri Otomotif Indonesia Diprediksi Kembali Bangkit Tahun Ini

"Agar masyarakat lebih tenang dan nyaman menjalankan ibadah, kami telah menyiagakan puluhan ribu petugas untuk melayani kebutuhan listrik seluruh pelanggan," ujar Agung dalam keterangan tertulisnya, Senin (4/4/2022).

Ia merinci, untuk di wilayah Sumatera, PLN menyiagakan total 12.743 personel, sedangkan untuk di Kalimantan terdapat 4.141 personel. Pasokan listrik juga diperkuat 40 UPS, 325 UGB trafo mobile, dan 475 unit genset yang tersebar di wilayah Sumatera dan Kalimantan.

Sedangkan untuk wilayah Jawa, Madura, dan Bali, PLN menyiapkan 939 posko siaga dengan 18.921 personel. PLN juga menyiapkan 2.329 unit mobil pelayanan teknik dan 918 unit pasokan listrik tambahan melalui UPS dan genset maupun trafo mobile.

Sementara untuk wilayah Sulawesi, Maluku, Papua, dan Nusa Tenggara, PLN membuka 491 posko dengan personel siaga sebanyak 11.285 orang. Selain itu, perusahaan juga menyiapkan 722 unit alat pendukung pasokan listrik seperti UPS, genset dan trafo mobile.

Baca juga: Tahan Harga Pertalite Tak Naik, Kemenkeu: Minyak Bumi Memang Memberatkan...

Agung mengatakan, PLN memastikan tidak melakukan pemeliharaan maupun pekerjaan konstruksi selama masa siaga agar pasokan listrik ke masyarakat tidak mengalami gangguan.

Pada periode Siaga Ramadan ini, PLN juga menyiagakan piket di pembangkitan, transmisi dan distribusi, serta melaporkan kondisi kelistrikan secara berkala kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

"Dengan kesiapan ini, harapannya seluruh masyarakat mampu menjalankan ibadah selama bulan Ramadan ini dengan khusyuk. Kami memastikan seluruh masyarakat mendapatkan pasokan listrik yang andal," tutup dia.

Baca juga: BI Siapkan Uang Tunai Rp Rp 175,2 triliun Selama Periode Ramadhan dan Lebaran 2022

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.