Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Penukaran Uang Baru di BI untuk 'Angpau' Lebaran via Online

Kompas.com - Diperbarui 05/04/2022, 14:32 WIB
Muhammad Idris

Penulis

KOMPAS.com - Kebutuhan penukaran uang baru, terutama dengan lembar kertas, selalu melonjak mendekati Hari Raya Idul Fitri. Penggunaan uang baru memang sudah jadi tradisi dalam bagi-bagi angpau kepada sanak saudara di Tanah Air. Tempat penukaran uang baru pun bermunculan bak jamur di musim hujan. 

Tahun ini, Bank Indonesia (BI) kembali membuka layanan kas keliling penukaran uang baru untuk nominal receh atau pecahan kecil untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode Ramadan dan Lebaran 2022 (penukaran uang baru 2022).

Masyarakat dapat menukarkan uang receh yang disediakan BI melalui mobil kas keliling. Pendaftaran pemesanan atau penukaran uang baru ini kini bisa dilakukan secara online.

Untuk memudahkan masyarakat, tempat penukaran uang baru terdekat juga disebar di banyak daerah. BI menyediakan 5.013 titik penukaran, meliputi 453 titik penukaran di wilayah Jabodebek dan 4.560 di luar wilayah Jabodebek. Layanan penukaran uang receh dapat diakses masyarakat mulai 4 hingga 29 April 2022.

Baca juga: Apa Itu Pencucian Uang atau Money Laundering?

Setiap orang dapat menukarkan maksimal Rp 3,8 juta, terdiri dari 100 lembar pecahan Rp 20 ribu, 100 lembar pecahan Rp 10 ribu, 100 lembar pecahan Rp 5.000, 100 lembar pecahan Rp 2.000, dan 100 lembar pecahan Rp 1.000.

Dikutip dari keterangan resmi BI, berikut tahapan penukaran uang baru atau pemesanan uang receh baru via online:

  • Siapkan KTP
  • Buka laman pintar.bi.go.id
  • Pilih menu penukaran "Uang Rupiah melalui Kas Keliling"
  • Pilih provinsi penukaran uang melalui kas keliling terdekat, lalu klik "Lihat Lokasi"
  • Pilih lokasi dan tanggal jadwal penukaran uang baru di Bank Indonesia sesuai kuota yang tersedia
  • Lakukan pengisian data pemesanan seperti nama, NIK, nomor telepon, dan email
  • Mengisi jumlah lembar uang baru yang diinginkan
  • Selesaikan pesanan dan simpan atau cetak bukti pemesanan

Ketentuan pemesanan atau penukaran uang baru di kas keliling BI via online:

  • Pemesanan dapat dilakukan sesuai jumlah juota pemesanan yang tersedia
  • Pemesanan dapat dilakukan mulai H-7 sebelum jadwal penukaran
  • Pemesanan dengan NIK KTP yang sama dapat dilakukan apabila pemesanan sebelumnya telah tersedia.

Ketentuan uang yang dapat ditukarkan:

  • Pada saat ini, jenis pecahan uang Rupiah yang dapat diperoleh masyarakat melalui penukaran kas keliling adalah uang Rupiah kertas pecahan Rp 20.000, Rp 10.000, Rp 5.000, Rp 2.000, dan Rp 1.000.
  • Jumlah uang Rupiah yang dapat diperoleh masyarakat melalui kas keliling tidak lebih dan tidak kurang dari 100 lembar untuk setiap pecahan Rp 20.000, Rp 10.000, Rp 5.000, Rp2.000, dan Rp 1.000.

Baca juga: Prosedur Cara Menukarkan Uang Rusak ke Bank Indonesia

Syarat penukaran uang baru di Bank Indonesia:

  • Penukaran hanya dapat dilakukan pada tanggal, lokasi, dan waktu yang tertera pada bukti pemesanan.
  • Penukar wajib membawa bukti pemesanan layanan penukaran kas keliling dalam bentuk digital/cetak.
  • Masyarakat yang akan menukarkan uang Rupiah harus terlebih dahulu memilah dan mengemas uang Rupiah yang ditukarkan.
  • Uang Rupiah dipilah menurut jenis pecahan dan tahun emisi, disusun searah, dan dipisahkan antara uang Rupiah yang masih layak edar dengan uang Rupiah tidak layak edar.
  • Tidak menggunakan selotip, perekat, lakban, atau steples untuk mengelompokkan atau menggabungkan uang Rupiah.
  • Bank Indonesia memberikan penggantian kepada masyarakat yang menukarkan uang Rupiah sebesar nilai nominal uang Rupiah yang ditukarkan dalam pecahan dan tahun emisi yang sama atau berbeda.
  • Penggantian terhadap uang Rupiah diberikan sepanjang ciri uang Rupiah dapat dikenali keasliannya.
  • Sebelum melakukan penukaran melalui kas keliling pada tanggal yang tertera pada bukti pemesanan, NIK-KTP tidak dapat digunakan untuk melakukan pemesanan baru layanan penukaran kas keliling. NIK-KTP dapat digunakan kembali untuk melakukan pemesanan penukaran melalui kas keliling setelah tanggal yang tertera pada bukti pemesanan.
  • Pada saat melakukan penukaran, penukar dalam keadaan sehat serta menerapkan protokol kesehatan dalam rangka pencegahan penularan Covid-19.

Simak penukaran uang baru dan tempat penukaran uang baru dan tempat penukaran uang baru terdekat dan penukaran uang baru 2022 dan jadwal penukaran uang baru di Bank Indonesia. KOMPAS.COM/ASIP HASANI Simak penukaran uang baru dan tempat penukaran uang baru dan tempat penukaran uang baru terdekat dan penukaran uang baru 2022 dan jadwal penukaran uang baru di Bank Indonesia.

Agar tak mengantre, penukaran uang baru ini sebaiknya dilakukan via online. Tempat penukaran uang baru juga tersebar melalui mobil keliling. Setelah mendapatkan bukti pesanan, perhatikan dengan cermat jadwal penukaran uang baru di Bank Indonesia dan pemilihan tempat penukaran uang baru terdekat yang dipilih.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda

Terkini Lainnya

Menyikapi Situasi Perekonomian Global

Menyikapi Situasi Perekonomian Global

Whats New
Gaji Pekerja di IKN Bebas Pajak Penghasilan, Minat Pindah?

Gaji Pekerja di IKN Bebas Pajak Penghasilan, Minat Pindah?

Whats New
Waspada, Modus Penipuan Keuangan Meningkat Jelang Libur Akhir Tahun

Waspada, Modus Penipuan Keuangan Meningkat Jelang Libur Akhir Tahun

Whats New
5 Daerah di Jawa Barat dengan UMR 2024 Tertinggi

5 Daerah di Jawa Barat dengan UMR 2024 Tertinggi

Whats New
Zurich Targetkan Pendapatan dari Premi Asuransi Tumbuh 'Double Digit' pada 2024

Zurich Targetkan Pendapatan dari Premi Asuransi Tumbuh "Double Digit" pada 2024

Whats New
LPEI dan Pemprov Sumbar Berkolaborasi Tingkatkan Ekspor Produk-produk Daerah

LPEI dan Pemprov Sumbar Berkolaborasi Tingkatkan Ekspor Produk-produk Daerah

Whats New
Erick Thohir Sebut Rencana Merger Angkasa Pura I dan II Butuh 3 Bulan

Erick Thohir Sebut Rencana Merger Angkasa Pura I dan II Butuh 3 Bulan

Whats New
Daftar UMR di 27 Kabupaten/Kota Jawa Barat Berlaku per 1 Januari 2024

Daftar UMR di 27 Kabupaten/Kota Jawa Barat Berlaku per 1 Januari 2024

Whats New
OJK: Kredit Perbankan Tumbuh, Tembus Rp 6.902 Triliun per Oktober 2023

OJK: Kredit Perbankan Tumbuh, Tembus Rp 6.902 Triliun per Oktober 2023

Whats New
Terbesar di Asia Tenggara, Nilai Ekonomi Digital Indonesia Tembus Rp 1.266 Triliun

Terbesar di Asia Tenggara, Nilai Ekonomi Digital Indonesia Tembus Rp 1.266 Triliun

Whats New
Di Balik Rencana Merger TikTok dan GoTo, Kepemilikan Data dan 'Traffic' Jadi Perhatian

Di Balik Rencana Merger TikTok dan GoTo, Kepemilikan Data dan "Traffic" Jadi Perhatian

Whats New
Riset Sleekflow, 72 Persen Konsumen Lebih Suka Belanja 'Online' karena Lebih Murah

Riset Sleekflow, 72 Persen Konsumen Lebih Suka Belanja "Online" karena Lebih Murah

Whats New
Sensus Pertanian 2023:  Petani Menua, Upah Kecil, dan Produktivitas Turun

Sensus Pertanian 2023: Petani Menua, Upah Kecil, dan Produktivitas Turun

Whats New
Terdampak Longsor, Jalur Kereta antara Stasiun Karanggandul-Karangsari Dilalui dengan Kecepatan Terbatas

Terdampak Longsor, Jalur Kereta antara Stasiun Karanggandul-Karangsari Dilalui dengan Kecepatan Terbatas

Whats New
Lanskap Startup Asia Tenggara: Awal Kelesuan atau Potensi Menjanjikan?

Lanskap Startup Asia Tenggara: Awal Kelesuan atau Potensi Menjanjikan?

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com