Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Anggota Dewan Komisioner OJK Dimulai Hari Ini

Kompas.com - 06/04/2022, 06:46 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Rapat pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah memutuskan untuk menggelar proses uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test calon Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada hari ini, Rabu (6/4/2022) dan Kamis (7/4/2022).

Hal itu dibenarkan oleh Anggota Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun. Ia mengatakan, rencananya fit and proper test calon Anggota Dewan Komisioner OJK akan digelar secara terbuka untuk publik, mengingat proses tersebut berkaitan dengan uji publik.

"Tapi biasanya tergantung kepada (keputusan) rapat akan dibuka atau tertutup. Tapi biasanya kalau urusan fit and proper dilakukan secara terbuka," ujar dia kepada Kompas.com, Selasa (5/4/2022).

Baca juga: BLT UMKM 2022 Bakal Cair, Ini Besarannya

Adapun proses pemilihan akan dilakukan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan. Sehingga, skema pemilihan tidak bisa ditentukan oleh DPR.

Terkait dengan proses pengambilan keputusan, nantinya akan dibahas dalam rapat internal Komisi XI DPR. Dalam rapat tersebut akan ditentukan pengambilan keputusan dilakukan berdasarkan voting atau musyawarah mufakat.

"Nama-nama terpilih juga tergantung hasil uji fit and proper yang akan dilakukan pada hari Rabu dan Kamis," kata Misbakhun.

Lebih lanjut ia menyebutkan, DPR akan mencari calon Dewan Komisioner OJK yang memiliki kapabilitas terbaik di masing-masing sektor. Ini juga dibarengi dengan kepemimpinan calon anggota.

"Kita mencari orang-orang yang terbaik di sana, bagaimana mengatasi permaslaahan yang ada, masalah leadership, knowledge, kemudian pemahaman mereka terhadap aturan-aturan yang ada di OJK itu sendiri, yang ada di UU OJK, mengenai tanggung jawab, kewenangan, kemudian hak-hak yang dijalankan OJK," tutur Misbakhun.

Baca juga: Kemenkeu: Jika Target Penurunan Emisi Tak Tercapai, Ekonomi RI Bisa Turun 3,5 Persen

"Termasuk bagaimana mengembangkan OJK ke depan, sebagai lembaga yang semakin kuat, dikenal masyarakat, dan manfaatnya bisa dirasakan stakeholders bangsa," tambahnya.

Sementara itu, Anggota DPR Komisi XI Kamrussamad menilai, tujuh nama yang terpilih sebagai Dewan Komisioner OJK akan memiliki tugas berat melanjutkan kerja-kerja sudah dijalankan dan diraih pimpinan OJK dua periode sebelumnya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Indonesia Punya 4 Kekuatan untuk Menghadapi Ketidakpastian Global, Apa Saja?

Indonesia Punya 4 Kekuatan untuk Menghadapi Ketidakpastian Global, Apa Saja?

Whats New
Harga Minyak Mentah Dunia Menguat, Ini Penyebabnya

Harga Minyak Mentah Dunia Menguat, Ini Penyebabnya

Whats New
Lowongan Kerja BUMN PT LPP Agro Nusantara untuk S1 Psikologi, Ini Syaratnya

Lowongan Kerja BUMN PT LPP Agro Nusantara untuk S1 Psikologi, Ini Syaratnya

Work Smart
Aplikasi dan Medsos Pemerintah Bejibun, tapi Tidak Optimal

Aplikasi dan Medsos Pemerintah Bejibun, tapi Tidak Optimal

Whats New
Restrukturisasi dan Bersih-bersih di BUMN Harus Jadi Program Berkelanjutan

Restrukturisasi dan Bersih-bersih di BUMN Harus Jadi Program Berkelanjutan

Whats New
Simak Proyeksi Pergerakan IHSG Pasca Hari Kemerdekaan RI

Simak Proyeksi Pergerakan IHSG Pasca Hari Kemerdekaan RI

Whats New
Ini Cara Mengelola Pengeluaran untuk Mahasiswa Agar Uang Bulanan Tidak Cepat Habis

Ini Cara Mengelola Pengeluaran untuk Mahasiswa Agar Uang Bulanan Tidak Cepat Habis

Spend Smart
[POPULER MONEY] Harga Terbaru Pertalite | Segini Harga Pertalite Jika Tak Disubsidi Pemerintah

[POPULER MONEY] Harga Terbaru Pertalite | Segini Harga Pertalite Jika Tak Disubsidi Pemerintah

Whats New
Perusahaan Konsultan IT Asal AS Bidik Pasar 'Cloud Computing' di RI

Perusahaan Konsultan IT Asal AS Bidik Pasar "Cloud Computing" di RI

Whats New
Dekati UMKM, PT Pos Buka 7.700 'Drop Point' PosAja di 500 Kabupaten dan Kota

Dekati UMKM, PT Pos Buka 7.700 "Drop Point" PosAja di 500 Kabupaten dan Kota

Whats New
Mengapa Adopsi Komputasi Awan Penting untuk Transformasi Digital Perusahaan di Indonesia?

Mengapa Adopsi Komputasi Awan Penting untuk Transformasi Digital Perusahaan di Indonesia?

Whats New
Pemerintah Dinilai Perlu Tolak Intervensi Asing soal Kebijakan Industri Rokok

Pemerintah Dinilai Perlu Tolak Intervensi Asing soal Kebijakan Industri Rokok

Rilis
Genjot Produksi Jagung, Kementan Gandeng Bayer Indonesia

Genjot Produksi Jagung, Kementan Gandeng Bayer Indonesia

Whats New
Pertamina Kembangkan Teknologi Diesel Biohidrokarbon dan Bioavtur

Pertamina Kembangkan Teknologi Diesel Biohidrokarbon dan Bioavtur

Whats New
HUT Ke-77 RI, Menkominfo Sebut Digitalisasi Kunci Pemulihan Ekonomi

HUT Ke-77 RI, Menkominfo Sebut Digitalisasi Kunci Pemulihan Ekonomi

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.